Detail Galeri

WARGA ROTE NDAO DUKUNG K-SIGN, PEMBANGUNAN BERJALAN BERSAMA MASYARAKAT

Dukungan masyarakat menjadi energi penting dalam melanjutkan pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) Zona I Tahap 2 di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur.

 

Hal tersebut mengemuka dalam Konsultasi Publik Rencana Pembangunan K-SIGN Zona I Tahap 2, Jumat (7/8/2026), di Desa Lakamola, Kecamatan Rote Timur. Tahap 2 mencakup kebutuhan lahan sekitar 1.041 hektare yang tersebar di Desa Serubeba, Desa Matasio, dan Desa Lakamola.

 

Masyarakat menyatakan dukungannya terhadap pembangunan K-SIGN karena melihat peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, dan berkembangnya usaha masyarakat lokal.

 

Namun, dukungan tersebut berjalan beriringan dengan harapan agar hak masyarakat pemilik lahan tetap menjadi perhatian utama, mulai dari transparansi pendataan, kepastian kepemilikan, penilaian tanah dan tanaman produktif, hingga pembayaran ganti kerugian sesuai ketentuan.

 

KKP memastikan proses pengadaan tanah dilakukan secara bertahap, transparan, dan sesuai aturan. Penilaian bidang tanah dan aset akan dilakukan oleh KJPP sebagai lembaga independen, sementara pelibatan tenaga kerja lokal akan terus didorong sesuai kompetensi masyarakat.

 

K-SIGN bukan sekadar pembangunan tambak garam. Lebih dari itu, K-SIGN diharapkan menjadi penggerak ekonomi baru Rote Ndao, memperkuat industri garam nasional, membuka lapangan kerja, serta menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.

 

Dari Rote Ndao, garam untuk kemandirian nasional, kesejahteraan untuk masyarakat.

Semua Foto Kegiatan
Logo Logo
Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan

JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat

Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293

Email: humas.kkp@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Media Sosial

Pengunjung

1 2
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia

POST Forms