Balai Pelatihan Masyarakat Kelautan dan Perikanan Depok merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan yang memiliki perjalanan sejarah panjang dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia sektor kelautan dan perikanan.
Kelembagaan ini berawal dari institusi penelitian perikanan darat yang menjadi salah satu pionir pengembangan teknologi perikanan di Indonesia. Dalam perkembangannya, lembaga ini mengalami berbagai transformasi organisasi hingga menjadi pusat pengembangan teknologi budidaya ikan hias yang kemudian diarahkan untuk mendukung peningkatan kompetensi masyarakat kelautan dan perikanan melalui kegiatan pelatihan.
Sejarah kelembagaan dimulai pada tahun 1957 dengan berdirinya Lembaga Penelitian Perikanan Darat sebagai salah satu lembaga awal yang melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi perikanan perairan darat.
Lembaga ini menjadi fondasi awal pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi perikanan air tawar di Indonesia.
Pada tahun 1963, nomenklatur organisasi berubah menjadi Balai Penyelidikan Perikanan Darat.
Perubahan tersebut memperkuat fungsi lembaga dalam pelaksanaan kajian, penyelidikan, dan pengembangan teknologi perikanan darat.
Pada tahun 1975, kelembagaan kembali berubah menjadi Pusat Percobaan Perikanan Darat dengan fokus pada pengujian teknologi, inovasi, dan penerapan hasil penelitian perikanan.
Pada tahun 1980, organisasi berubah menjadi Balai Penelitian Perikanan Darat sebagai bagian dari penguatan kegiatan penelitian perikanan nasional.
Pada tahun 1984, lembaga berubah menjadi Balai Penelitian Perikanan Air Tawar dengan penekanan pada pengembangan teknologi dan pengelolaan sumber daya perikanan air tawar.
Pada tahun 1985 dibentuk Sub Balai Penelitian Perikanan Air Tawar sebagai bagian dari pengembangan struktur organisasi penelitian perikanan.
Pada tahun 1995, organisasi berubah menjadi Instalasi Penelitian Perikanan Air Tawar.
Sejalan dengan berkembangnya potensi ekonomi ikan hias, pada tahun 2002 kelembagaan diarahkan menjadi:
Instalasi Riset Budidaya Ikan Hias Air Tawar
dengan fokus pengembangan teknologi budidaya ikan hias.
Pada tahun 2005, nomenklatur berubah menjadi:
Loka Riset Budidaya Ikan Hias Air Tawar
dengan mandat mengembangkan teknologi produksi ikan hias air tawar.
Pada tahun 2009, organisasi berkembang menjadi:
Balai Riset Budidaya Ikan Hias (BRBIH)
yang menjadi pusat unggulan penelitian dan inovasi teknologi budidaya ikan hias.
Pada tahun 2011, nomenklatur kembali berubah menjadi:
Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Ikan Hias
dan selanjutnya pada tahun 2017 kembali menjadi:
Balai Riset Budidaya Ikan Hias (BRBIH) Depok
BRBIH Depok berperan dalam menghasilkan inovasi teknologi budidaya ikan hias meliputi:
Sejalan dengan transformasi kelembagaan Unit Pelaksana Teknis pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, BRBIH Depok berubah menjadi:
BPMKP Depok merupakan UPT Pelatihan Kelautan dan Perikanan yang bertugas meningkatkan kompetensi masyarakat melalui penyelenggaraan pelatihan berbasis kebutuhan sektor kelautan dan perikanan.
Transformasi ini memanfaatkan pengalaman panjang BRBIH Depok dalam teknologi ikan hias sebagai basis materi pelatihan bagi:
Balai Pelatihan Masyarakat Kelautan dan Perikanan Depok mempunyai tugas:
Melaksanakan pelatihan masyarakat kelautan dan perikanan.
Dalam melaksanakan tugas tersebut, BPMKP Depok menyelenggarakan fungsi:
"Menjadi pusat pelatihan masyarakat kelautan dan perikanan yang profesional, inovatif, dan berdaya saing berbasis teknologi budidaya berkelanjutan."
JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat
Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293
Email: humas.kkp@kkp.go.id
Call Center KKP: 141