LPMUKP Gelar Seminar Daring Pentingnya Pencatatan Laporan Keuangan bagi Koperasi dan UMKM
Rabu, 11 Februari 2026
Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) menggelar Seminar Pentingnya Pencatatan Laporan Keuangan bagi Koperasi dan UMKM secara daring pada Selasa, 11 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para penerima pinjaman LPMUKP dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, termasuk koperasi dan pelaku UMKM sektor kelautan dan perikanan.
Seminar ini menghadirkan Tubagus Manshur, SE, Ak., M.Si., BKP., CA., ASEAN CPA., CFI., CPA, selaku Dewan Pengurus Nasional Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Tubagus menekankan pentingnya pencatatan laporan keuangan sebagai fondasi utama dalam pengelolaan usaha yang sehat dan berkelanjutan.
“Pencatatan laporan keuangan bukan hanya kewajiban administratif, tetapi menjadi alat penting bagi koperasi dan UMKM untuk mengetahui kondisi usaha, mengambil keputusan, serta meningkatkan kepercayaan lembaga pembiayaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tubagus menyampaikan berbagai materi terkait konsep dasar keuangan, prinsip tata kelola keuangan koperasi, peran pengurus koperasi, hingga regulasi serta komponen laporan keuangan UMKM. Materi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman praktis bagi para penerima pinjaman dana bergulir LPMUKP dalam mengelola keuangan usaha mereka secara tertib dan akuntabel.
Seminar ini berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang diikuti oleh pegawai internal LPMUKP dari berbagai unit kerja, serta para penerima pinjaman dana bergulir LPMUKP. Salah satunya dari peserta Koperasi dan Kelompok Pembudidaya turut mengajukan pertanyaan seputar penerapan pencatatan keuangan yang sesuai dengan karakteristik usaha perikanan, baik budidaya maupun penangkapan ikan.
“Selama ini kami masih mencatat secara sederhana. Melalui seminar ini, kami jadi lebih paham bagaimana pencatatan keuangan yang benar dan bisa membantu perkembangan usaha,” ungkap salah satu peserta dari kelompok pembudidaya ikan.
Selain itu, materi pendukung juga disampaikan oleh Ade Muthia dari Accurate, yang memaparkan berbagai modul dan fitur aplikasi pencatatan keuangan yang dapat diterapkan oleh koperasi dan UMKM penerima pinjaman dana bergulir LPMUKP. Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan sistem pencatatan digital dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan usaha.

“Pencatatan yang rapi dan berbasis sistem akan membantu pelaku usaha memantau arus kas, laporan laba rugi, hingga kesiapan usaha dalam menghadapi pengembangan skala bisnis,” jelas Ade.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta yang aktif berdiskusi mengenai penggunaan aplikasi pencatatan keuangan dalam usaha mereka, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.
Melalui seminar ini, LPMUKP berharap para penerima pinjaman dana bergulir LPMUKP dapat meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan usaha secara berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran LPMUKP yang tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga memberikan pendampingan, edukasi, dan penguatan kapasitas usaha bagi koperasi dan UMKM binaannya.
Dengan pendampingan yang berkelanjutan, LPMUKP optimistis penerima pinjaman dapat mengelola keuangan secara lebih efektif dan efisien, sehingga mampu memperkuat kinerja usaha dan mendorong pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan nasional.
Humas LPMUKP
JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat
Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293
Email: humas.kkp@kkp.go.id
Call Center KKP: 141