LPMUKP Dorong Kesejahteraan Nelayan Kendari Melalui Pembiayaan Tepat Sasaran bagi Koperasi Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026


Kendari – Dukungan pembiayaan dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) mendorong potensi meningkatan kapasitas usaha Koperasi Produsen Perikanan Sejahtera Abadi di Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Melalui pembiayaan tersebut, koperasi kini memiliki kapal penangkap ikan berkapasitas 30 Gross Ton (GT) serta memperkuat kegiatan pengolahan hasil perikanan yang berdampak langsung pada meningkatnya daya serap hasil tangkapan nelayan.

Tingginya biaya operasional melaut, mulai dari kebutuhan bahan bakar, hingga logistik, menjadi tantangan yang selama ini dihadapi nelayan di wilayah pesisir Kendari. Di sisi lain, akses pasar yang masih terbatas membuat harga ikan sering berfluktuasi sehingga hasil tangkapan nelayan tidak selalu terserap secara optimal, terutama ketika sedang produksi meningkat.

Melihat kondisi tersebut, LPMUKP hadir memberikan solusi melalui pembiayaan pinjaman yang disalurkan kepada Koperasi Produsen Perikanan dapat mengatasi tantangan tersebut untuk memperkuat ekonomi nelayan sehingga mereka memiliki kepastian dalam pemasaran hasil tangkapan, memperluas jaringan distribusi, serta membangun rantai pasok yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Sekretaris Koperasi Produsen Perikanan Sejahtera Abadi, Irfan Syahirfan, mengatakan bahwa dukungan pembiayaan pinjaman dari LPMUKP telah membawa perubahan nyata bagi perkembangan usaha koperasi maupun nelayan di sekitarnya.

"Sebelum mendapatkan pembiayaan dari LPMUKP, kemampuan kami dalam menyerap hasil tangkapan nelayan masih sangat terbatas. Sekarang kami sudah memiliki kapal 30 GT dan dapat membeli lebih banyak hasil tangkapan nelayan sekitar untuk kemudian diolah dan didistribusikan ke pasar yang lebih luas. Dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat nelayan sekitar karena mereka memiliki kepastian pembeli dan hasil tangkapannya tidak lagi bergantung pada pasar lokal," ujar Irfan.

Selain memperkuat armada penangkapan, koperasi juga mengembangkan unit pengolahan hasil perikanan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah produk. kini melalui proses penyortiran dan pengolahan dapat memiliki kualitas yang lebih baik dan mampu memenuhi kebutuhan berbagai segmen pasar.

Peningkatan kapasitas usaha terlihat dari volume pengolahan yang sebelumnya hanya sekitar 3 ton per hari, kini meningkat menjadi sekitar 10 ton per hari. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya kemampuan koperasi dalam menyerap hasil tangkapan nelayan sekaligus memenuhi permintaan pasar yang terus berkembang.

Perluasan pasar tersebut menjadi langkah penting dalam menciptakan kepastian usaha, menjaga stabilitas penyerapan hasil tangkapan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan di Sulawesi Tenggara.

Sumber:

Humas LPMUKP

Logo Logo
Sekretariat Jenderal

JL. Medan Merdeka Timur No.16 Jakarta Pusat

Telp. (021) 3519070 EXT. 7433 – Fax. (021) 3864293

Email: humas.kkp@kkp.go.id

Call Center KKP: 141

Media Sosial

Pengunjung

1 2
© Copyright 2026, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia

POST Forms