Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

PERPUSTAKAAN
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Dorong Lahirnya Wirausaha Baru di Sektor Perikanan, Archivelago Selenggarakan Diskusi Kewirausahaan

 

JAKARTA - Guna menyosialisasikan program bantuan permodalan usaha perikanan dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), Diskusi Kewirausahaan diselenggarakan di Archivelago Indonesia Marine Library, Selasa (26/2).

 

Dengan menghadirkan narasumber yang merupakan pakar di bidangnya yaitu Direktur LPMUKP, Syarif Syahrial; owner CV Baroka Mitra Sejahtera dan CEO Madanifood, Mumfaizin; serta penerima bantuan permodalan usaha awal dari LPMUKP, Bintang Bimaputra, kegiatan tersebut diikuti oleh 36 (tiga puluh enam) peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa; fresh graduate dari jurusan kelautan dan perikanan; serta wirausaha di sektor kelautan dan perikanan.

 

Secara garis besar, materi yang dibahas dalam acara yang dibuka oleh Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri ini meliputi analisis usaha pengolahan produk perikanan; manajemen usaha pengolahan produk perikanan dan pemasaran; serta sharing bersama penerima bantuan permodalan usaha awal dari LPMUKP.

 

Dalam sambutannya, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri menegaskan bahwa penyelenggaraan acara ini adalah sebagai wadah untuk mempertemukan baik pelaku usaha, maupun yang berkeinginan untuk membuka usaha di sektor perikanan dengan LPMUKP sehingga mempermudah akses terhadap permodalan.

 

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala LPMUKP juga menyampaikan bahwa menumbuhkan wirausaha baru merupakan faktor strategis dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa dan pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu menciptakan wirausaha terdidik merupakan suatu kebutuhan sektor kelautan dan perikanan di saat sekarang dan masa akan datang.

 

“Punya knowledge tapi nggak punya jaminan. Makanya harus ada program khusus untuk menumbuhkan wirausaha baru. Tambahan angkatan kerja baru dan lapangan kerja baru nggak seimbang. Jadi itulah program ini lahir, ‘new entrepreneurship’,” ujarnya.

 

Program ‘new entrepreneurship’ tersebut diharapkan dapat mendukung pendidikan vokasi bagi para angkatan kerja muda hasil pendidikan dari jenjang Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk mempersiapkan tenaga yang dapat menetapkan keahlian dan ketrampilan di bidangnya, serta mampu bersaing secara global.

 

Bintang Bimaputra, sebagai salah satu penerima permodalan melalui program yang dimulai pada tahun 2017 tersebut merupakan founder dari kelompok usaha yang bergerak sebagai penyedia produk perikanan berbasis aplikasi dan website, Nalayan.id. Platform ini bertujuan untuk semakin memudahkan masyarakat untuk membeli hasil laut. Selain itu, misi lain yang dibawa oleh lulusan Prodi Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran ini adalah edukasi kepada masyarakat akan kandungan gizi hasil laut yang baik bagi tubuh.

 

“Dengan bisnis ini, saya akan menggetarkan lautan,” tegasnya.

 

Selain diskusi, pada akhir acara juga digelar coaching clinic bantuan pinjaman usaha dari LPMUKP dan kiat-kiat menjadi wirausaha di sektor perikanan oleh Mumfaizin.

 

Menurut pelaku usaha yang bergerak di bidang olahan ikan dan hasil laut tersebut, menyediakan produk yang diperlukan pasar dengan kemasan elegan merupakan salah satu peluang bisnis. Salah satu contohnya adalah ikan pindang.

 

Kemudian ketika ditanya mengenai aset yang dimiliki, ia menjelaskan bahwa masih banyak aset yang dibangun pemerintah yang masih bisa dimanfaatkan, contohnya adalah pabrik-pabrik yang masih iddle. Namun menurut dia, intangible asset adalah yang terpenting.

 

“Aset saya intangible asset, aset yang tidak kelihatan. Itu yang saya bangun. Saya punya jejaring. Jejaring kami punya trust ke kami. Jangan sekali kali berpikir kalo aset itu selalu pabrik, truk berpendingin berapa unit. Tidak usah. Modal trust itulah yang akan mendatangkan aset-aset lainnya,” tandasnya.

 

 

Materi Diskusi Kewirausahaan dapat diunduh di bit.ly/archivelago26319

adminperpustakaan   26 Maret 2019   Dilihat : 2872



Artikel Terkait: