Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

PUSAT RISET PERIKANAN
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Pusat Riset Perikanan bekerjasama dengan The International Institute of Knowledge Management (TIIKM) dalam menyelenggarakan 8th International Conference on Fisheries and Aquaculture 2021 (ICFA 2021)

Jakarta, PURISKAN-KKP bekerjasama dengan The International Institute of Knowledge Management (TIIKM) telah menyelenggarakan 8th International Conference on Fisheries and Aquaculture 2021 (ICFA 2021) secara daring pada tanggal 19 s.d. 20 Agustus 2021.

Tujuan diselenggarakannya  ICFA 2021 adalah  menjadi Konferensi Internasional Online yang inovatif dan informatif serta mencerminkan arah Perikanan dan Budidaya dengan membahas topik “Mengelola Perikanan dan Budidaya dalam Lingkungan Normal Baru: Masalah, Tantangan, dan Peluang”.  Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat sehingga dapat menjadi platform online dalam hal  transfer  pengetahuan dan    pengalaman di bidang akuakultur sebagai salah satu upaya penguatan kegiatan akuakultur di wilayah Asia dan  Afrika.

Acara seminar ini dibuka dengan kata sambutan dari  Isanka P. Gamage (Co-Founder & Managing Director - The International Institute of Knowledge Management (TIIKM), Sri Lanka), Dr. Ravi Fotedar (Curtin University, Australia),  Dr. Krishna R. Salin (Asian Institute of Technology, Thailand), Dr. Rohana Subasinghe (Honorary Life Member of the World Aquaculture Society,Former President-Elect of the World Aquaculture Society – Asia Pacific Chapter (WAS-APC),Retired Chief of FAO Aquaculture Service, Managing Director, Future Fish, Sri Lanka), Dr. Taworn Thunjai (Deputy Director General-Department Of Fisheries, Ministry of Agriculture And Cooperatives, Thailand), Dr. Dian Oktaviani (Center for Fisheries Research, Ministry of Marine Affairs And Fisheries, Indonesia) dan Prof. Dr. Ir. Mustofa Agung Sardjono (Vice rector for Academic Affairs, Mulawarman University, Indonesia).

Keynote speaker  dalam  acara ini adalah: Dr. Albert G.J. Tacon (Technical director dari Aquahana LLC, USA yang mempresentasikan “Trend terbaru dalam akuakultur global dan produksi aquafeed”. Serta Prof. Dr. Ir. Rokmin Dahuri (Penasehat Menteri Kelautan dan Perikanan, IPB) mempersentasikan tentang “ Beberapa pendekatan dan strategi baru dalam mengembangkan subsector akuakultur yang berkelanjutan dan terukur berdasarkan penelitian dan pegembangan”.

Acara hari pertama dilanjutkan dengan pemaparan hasil-hasil  kegiatan riset yang dibagi menjadi 4 sesi meliputi  : Rebuilding Small Scale fisheries, Identify opportunities for development, Changes in fish food system –fish feeds and feeding dan  managing aquaculture while keeping safe. Pada hari pertama juga dilakukan diskusi panel tentang "Policies for Developing and Managing Aquaculture: A Dialogue" yang dimoderatori oleh Dr. Rohana Subasinghe. Dilanjutkan dengan  presentasi berjudul "Road to Reform Aquafeed in Thailand for Sustainability" oleh Dr. Bundit Yuangsoi (Associate Professor, Khon Kaen University, Thailand). Kegiatan hari pertama ditutup dengan paparan Prof. Esti Handayani Hardi (Head of Doctoral Program Department (Environmental Science), Mulawarman University, Indonesia) bertajuk "Research Activities as The Main Priority to Be a Young Professor: A New Fashion and Life Style of Lecturer.

Kegiatan seminar hari ke dua dilanjutkan  dengan pemaparan hasil-hasil riset yang dibagi menjadi 8 sesi meliputi  : Role of government and organizations in aquaculture, identify opportunities for development, changes in fish food system-fish feeds and feeding, precautionary measures to avoid negative effects, identify opportunities for development, dan rebuilding small-scales fisheries. Seminar hari ke dua juga menampilkan pemaparan dari  Prof. Bruce Glavovic (Massey University, New Zealand) tentang "Publishing Your Research in the Journal Ocean & Coastal Management", plenary speech oleh Prof. Dr. Esti Handayani Hardi, S.Pi., M.Si (Head of Doctoral Program Department (Environmental Science), Mulawarman University, Indonesia) tentang "Development of Plant Extract as a Natural Product in Shrimp Aquaculture : Antibacterial Function, Growth, Survival and Immunoprotection in the Shrimp (Penaeus monodon)" dilanjutkan dengan  plenary speech oleh Assoc. Prof. Dr. Nguyen Nhu Tri (Nong Lam University, Vietnam) tentang "An Overview of Aquaculture Development in Vietnam".

Seminar hari kedua juga diisi dengan Industrial Workshop oleh Prof. Andy Shinn (Senior Technical Support Manager (Disease Management), INVE Aquaculture, Thailand), plenary speech oleh Dr. Romi Novriadi (Director of World Aquaculture Society – Asian Pacific Chapter, Vice President of Indonesia Aquaculture Society) tentang "The Development of Sustainable and Functional Feed for Shrimp Production System" serta plenary Speech oleh Dr. Yudha Trinoegraha Adiputra (University of Lampung, Indonesia) "Recent Technology on Spiny Lobster Mariculture".

Atas kerjasama yang baik antara The International Institute of Knowledge Management (TIIKM) dengan Pusat Riset Perikanan , BRSDM KKP selama  penyelenggaraan kegiatan ICFA 2021, Pusat Riset Perikanan dianugrahi sertifikat penghargaan sebagai Academic Partner dari  8th International Conference on Fisheries and Aquaculture 2021 (ICFA 2021).

 

Beberapa partner pendukung kegiatan ICFA 2021 yaitu:

- South – South Aquaculture and Fisheries Cooperation (SSAFC)

- Thermo Fisher Scientific

- Departemen Perikanan Kementerian Pertanian dan Kerjasama, Thailand

- Universitas Mulawarman, Indonesia

- Universitas Jember, Indonesia

- Universitas Khon Kaen, Thailand

- Fakultas Perikanan, Universitas  Nong Lam, Vietnam

- Universitas Lampung, Indonesia

 

Pusat Riset Perikanan

Kontributor : Lolita Thesiana, Hatim Albasri

Admin Pusat Riset Perikanan   05 September 2021   Dilihat : 188



Artikel Terkait: