Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

STASIUN PSDKP PONTIANAK
DIREKTORAT JENDERAL PENGAWASAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
RAPAT KOORDINASI LINTAS INSTANSI PENGAWASAN LARANGAN OPERASIONAL ALAT PENANGKAP IKAN (API) PUKAT HELA DAN PUKAT TARIK TAHUN 2019

Pontianak,17 Juli 2019.Direktorat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan mengadakan Rapat Koordinasi Lintas Instansi untuk membahas aturan tentang larangan alat penangkap ikan (API) berupa pukat hela dan pukat tarik. Acara berlangsung di Stasiun PSDKP Pontianak, rapat ini dihadiri oleh Dinas  Kelautan dan Perikanan Kalbar, LANTAMAL,Polair Polda Sulbar, Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kubu Raya, Pelabuhan Perikanan Pantai Sei Raya, Stasiun Karantina Ikan Kelas I Supadio Pontianak, KSOP Pontianak, SUPM Pontianak, BPSPL Pontianak serta Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kalimantan Barat, Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Rapat Koordinasi ini dibuka oleh Direktur Direktorat Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Bapak Dr.Ir.Agus Priyono M.Si dan dimoderatori oleh Kepala Stasiun PSDKP Pontianak Bapak Erik Sostenes S.ST.Pi. M.Si

Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan  aturan tentang pelarangan penggunaan alat penangkap ikan pukat hela dan pukat tarik serta memberikan edukasi kepada para nelayan tentang dampak yang ditimbulkan dari penggunaan pukat hela dan pukat tarik pada jangka panjang. Selain memberikan edukasi dan sosialisasi rapat koordinasi ini juga bertujuan untuk mendengarkan aspirasi dari nelayan terkait aturan yang telah diamanatkan oleh negara. Para nelayan diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi di laut.

Berbagai keluhan yang disampaikan oleh nelayan, tentang hasil tangkapan yang lebih banyak jika menggunakan pukat hela dan pukat tarik dibandingkan dengan alat tangkap lain yang dianjurkan oleh pemerintah. Para nelayan tidak menyadari bahwa berkurangnya hasil tangkapan mereka hanya akan pada awalnya saja namun jika penggunaaan alat tangkap yang dianjurkan ini dilakukan secara kontinyu maka ketersediaan ikan di laut kita akan senantiasa terjaga dan melimpah. Diharapkan dengan kegiatan seperti ini akan tumbuh kesadaran para nelayan bahwa dengan menggunakan alat tangkap yang dianjurkan pemerintah keberlangsungan sumber daya kelautan dan perikanan akan terus lestari sehingga dapat dinikmati oleh generasi di masa akan datang.

lukman hakim   23 Juli 2019   Dilihat : 885



Artikel Terkait: