Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

DIREKTORAT PERENCANAAN RUANG LAUT
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional (RZ KSN) Kawasan Perkotaan Gerbangkertosusila

cover laporan gbk

Kawasan Gerbangkertosusila merupakan wilayah Metropolitan terbesar kedua di Indonesia yang berpusat di Surabaya. Kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan (Gerbangkertosusila) merupakan salah satu Kawasan Strategis Nasional (KSN) di Pulau Jawa yang memiliki peran yang sangat penting. KSN Gerbangkertosusila di wilayah darat ditetapkan berdasarkan PP No.13 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional. Menurut Perda Provinsi Jawa Timur No.4 Tahun 1996 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)  Provinsi Jawa Timur dan PP No.47 Tahun 1996 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nasional, perannya adalah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan antar Daerah.

 

Gerbangkertosusila mencakup 7 (tujuh) wilayah administrasi, 6 (enam) di antaranya berada di Pulau Jawa, sedangkan 1 (satu) di Pulau Madura. Kabupaten/kota yang masuk ke kawasan Gerbankertosusilo adalah Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan. Luas wilayah Gerbangkertosusila adalah 5.925,843 km2  (592.584 ha)  dengan total jumlah penduduk sekitar 9.115.485 jiwa (Tahun 2010). Sedangkan kawasan Gerbangkertosusila yang memiliki perairan/ berada di wilayah pesisir, meliputi 5 (lima) kab/kota: Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Lamongan.

 

Disamping potensinya yang begitu besar, pada Kawasan Gerbangkertosusila terdapt isu-isu nasional, diantaranya banyaknya reklamasi untuk kepentingan pelabuhan dan industri, Tingginya alih fungsi lahan dan adanya pemanfaatan ruang yang tidak memenuhi ketentuan teknis, menyempitnya area penangkapan ikan nelayan tradisional akibat pemanfaatan alur untuk tambat labuh alur laut pelayaran nasional dan internasional, perubahan luas wilayah laut dan perbatasan laut antara Kabupaten Gresik dan Kabupaten Bangkalan akibat menyempitnya wilayah laut Selat Madura, dan penyempitan alur laut akibat sedimentasi dan pembangunan rencana pelabuhan baru (Teluk Lamong, Gresik, Socah).

 

Wilayah perairan Gerbangkertosusila yang berada di kawasan Selat Madura memiliki potensi pengembangan kelautan dan perikanan yang besar. Penataan ruang laut/zonasi Kawasan Gerbangkertosusila diperlukan guna mengoptimalkan potensi pengembangan perairan Kawasan Gerbangkertosusila.  Selain itu, Rencana tata ruang laut/zonasi ini diperlukan untuk memberikan kepastian hukum dan meminimalisir konflik pemanfaatan ruang laut.

 

Sesuai dengan Undang Undang No. 32 Tahun 2014 pasal 43 ayat (4), yang menyatakan bahwa Perencanaan  zonasi kawasan  Laut merupakan perencanaan untuk menghasilkan rencana zonasi kawasan strategis nasional,  rencana zonasi kawasan strategis nasional tertentu, dan rencana zonasi kawasan antarwilayah. Rencana  zonasi kawasan strategis nasional (KSN) merupakan rencana yang disusun untuk menentukan arahan pemanfaatan ruang kawasan strategis nasional. Kawasan Gerbangkertosusila yang merupakan Kawasan Strategis Nasional dan Kawasan Antar Wilayah menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.

 

Sebagai mana yang diamanatkan dalam PP No 13 Tahun 2017 kawasan Gerbangkertosusila ditetapkan sebagai salah satu KSN. Wilayah Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan) merupakan salah satu kawasan yang menjadi pusat perekonomian dan transportasi di Jawa Timur. Kawasan ini telah didukung dengan infrastruktur yang lengkap, mulai dari jaringan jalan dan kereta api nasional, pelabuhan dan bandar udara bertaraf internasional. Selain itu, kawasan lautnya merupakan salah satu alur pelayaran terpadat di Indonesia. Oleh karena itu, kawasan Gerbangkertosusila memegang peranan penting sebagai pusat kegiatan ekonomi bagi wilayah Indonesia Bagian Timur. Selanjutnya dapat dijelaskan pula bahwa kawasan Gerbangkertosusila dimaksudkan untuk menjadi pusat pertumbuhan global yang berkelanjutan melalui penciptaan logistik dan jendela ekonomi dunia, serta area metropolitan yang cerdas dan hijau (smart and green metropolitan area) (Pamungkas et.al, 2017).

 

Berdasarkan kondisi tersebut, maka Direktorat Perencanaan Ruang Laut pada Tahun Anggaran 2018 melaksanakan kegiatan Penyusunan Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional (RZ KSN) Gerbangkertosusila.

 

Sumber:

https://surajis.wordpress.com/2019/01/28/rencana-zonasi-kawasan-strategis-nasional-rz-ksn-kawasan-perkotaan-gerbangkertosusila/

Direktorat Perencanaan Ruang Laut   28 Januari 2019   Dilihat : 4605



Artikel Terkait: