Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

LOKA PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT SORONG
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  

LABI-LABI (Dogania Subplana )


 

pig-nosed-turtle-2 

 

DESKRIPSI

Labi - Labi merupakan ikan dengan jenis kura-kura berpunggung (cangkang) lunak yang merupakan anggota suku Trionychidae. Kura-kura ini disebut berpunggung lunak karena sebagian perisainya terdiri dari tulang rawan dan tempurung punggungnya (karapas) dilapisi oleh kulit tebal yang licin. Penyebutan labi - labi di tiap-tiap daerah di Indonesia berbeda-beda. Untuk daerah Pasudan - Jawa Barat disebut denan Kuya, Minangkabau - Sumatera Barat disebut labi, dan untuk daerah Kalimantan disebut dengan bidawang. Diluar Indonesia, hewan ini dikenal dengan nama Asiatic softshell trutle atau common softshell turtle. Namun secara umum, namanya dikenal dengan labi - labi atau bulus.

 

KLASIFIKASI

 

Kingdom : Animalia

 

Phylum : Chordata

 

Class : Reptilia

 

Order : Testudines

 

Family : Trionychidae

 

Genus : Dogania

 

Species : Dogania Suplana

 

DISTRIBUSI

Myanmar (Burma) , Pulau Mergui, Thailand (Phuket), Malaysia Barat (Pulau Tioman), Indonesia (Pulau Jawa, Sumatera, Borneo, Singkep, Natuna Besar), Singapur, Filipina

 

SIKLUS HIDUP

Siklus hidup labi-labi hampir sama dengan reptil lainnya, yakni dari telur menetas menjadi larva, kemudian berubah menjadi tukik, selanjutnya menjadi labi-labi remaja, dewasa dan kemudian melakukan perkawinan serta menetaskan telur untuk melanjutkan keturunannya.Hampir seluruh siklus hidup labi-labi berada di air tawar, kecuali pada saat akan bertelur, labi-labi akan naik ke darat. Labi-labi bisa hidup pada iklim yang berbeda, dari musim panas, dingin, semi, hingga musim gugur. Labi-labi termasuk hewan berdarah dingin (Poikilotherm), yang artinya suhu tubuhnya tidak tetap, namun berubah-ubah mengikuti suhu lingkungan di sekitarnya. Perubahan lingkungan dapat mempengaruhi aktivitas hewan ini. Pada suhu yang tinggi, labi-labi bersifat lebih aktif dan sebaliknya, pada suhu rendah bersifat kurang aktif. Habitat hidupnya, labi-labi lebih menyukai perairan yang tergenang dengan dasar perairan berpasir dan sedikit berlumpur. Kebiasaan hidupnya tinggal didasar perairan, kadang-kadang menampakan diri di atas batu-batuan atau bagian yang tidak terendam air untuk berjemur.

 

MORFOLOGI

Bentuk tubuh labi-labi umumnya berbentuk oval atau agak lonjong, pipih dan tanpa sisik. Bentuk tubuh yang demikian itu disebut theca. Karapas dan plastron atau bagian bawah tubuh yang tidak tertutup cangkang, terbungkus oleh kulit yang liat. Disisi belakang dari karapas terdapat pelebaran pipih yang bentuknya membulat mengikuti bentuk karapas bagian belakang dengan tekstur seperti tulang rawan (cartilago). hidungnya memanjang membentuk tabung seperti belalai, diatas punggung terdapat guratan-guratan memanjang tidak teratur dengan garis punggung (dorsal) agak nyata. Sepasang tungkai kaki depannya masing-masing berkuku tiga buah dan berselaput renang. Dengan dua pasang tungkai tersebut, labi-labi dapat berenang dengan cepat karena selaput renangnya cukup besar dan bisa berlari di daratan. Labi-labi pada umumnya memiliki warna abu-abu kehitaman seperti lumpur. Kadang-kadang terdapat satu atau dua pasang bentuk bundar warna hitam di kiri dan kanan punggungnya. Bagian plastron atau sisi bawah labi-labi pada umumnya berwarna putih pucat sampai kemerahan. Hewan ini tidak bergigi, tetapi rahangnya sangat kuat dan tajam. Kulit tertutup oleh perisai yang berasal dari lapisan epidermis berupa zat tanduk. Bagian ventral yang disebut plastron berwarna putih susu atau kadang-kadang sampai kuning tua tergantung dari habitat dan lingkungan sekitarnya. Ada beberapa pendapat bahwa warna putih arau kuning tersebut dapat dipengaruhi oleh usia. Leher labi-labi dapat dipanjang dan dipendekkan, jika ingin melindungi dirinya, labi-labi akan memendekkan lehernya dan memasukan kepala serta tungkai-tungkainya kedalam theca. Leher labi-labi yang panjang ini dapat menyentuh karapasnya. Labi-labi bernapas menggunakan paru-paru, demikian juga dengan anak-anaknya yang baru menetas. Sepanjang hidupnya labi-labi tidak pernah mengalami perubahan alat pernapasan yang berupa paru-paru tersebut. Walaupun berada di kolam atau dalam air sakali-sekali kepala labi-labi akan muncul ke permukaan air untuk menghirup oksigen dari udara bebas. Ada beberapa jenis labi-labi yang bernapas dengan lapisan kulit tipis yang disebut membran yang menutupi karapasnya, sehingga selamanya ia dapat berada di dalam air. karena bernapas dengan paru-paru, peredaran darahnya menyerupai peredaran darah manusia. Hanya, sekat antar kedua belahan jantungnya belum sempurna, sehingga darah bersih dan darah kotor masih dapat bercampur didalam jantung.

 

STATUS PERLINDUNGAN

Statusnya masuk kedalam Appendiks II CITES dan daftar merah IUCN. Daftar merah IUCN (bahasa InggrisIUCN Red List, atau dikenal juga dengan Red Data List. IUCN Red List bertujuan memberi informasi, dan analisis mengenai status, tren, dan ancaman terhadap spesies untuk memberitahukan, dan mempercepat tindakan dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati (wikipedia.org).

 

REFERENSI

Amri, Khairul dan khairuman. Labi-labi Komoditas Perikanan Multimanfaat, Jakarta: AgroMedia Pustaka, 2006.

 

Https://id.wikipedia.org/wiki/Labi-labi_hutan