Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

LOKA PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT SORONG
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
ARLINDO, Fenomena Arus antar Samudera sebagai Katalis Keanekaragaman Hayati Laut Indonesia

 

Arus Lintas Indonesia adalah fenomena oseanografi yang merupakan bagian dari siklus arus antar samudera yang mengelilingi dunia dimana sumber dan massa air yang dibangkitkannya berasal dari samudera pasifik dan menuju samudera hindia. Karena letak Indonesia berada pada persimpangan yang dilewati dua samudera besar tersebut, maka dinamika arus yang terjadi telah mengindikasikan pengaruhnya pada kondisi biologis di perairan Indonesia. Arus inilah yang kemudian dikenal dengan nama ARLINDO atau Arus Lintas Indonesia.

 

Lalu bagaimana dampaknya bagi Indonesia? Tentu saja distribusi bermacam unsur biologis yang berasal dari dua samudera besar ini pada keanekaragaman hayati laut kita menjadi lebih kaya dibandingkan dengan komposisi biologis di wilayah laut lainnya khususnya pada area temperate.

 

 

(sumber: http://national-oceanographic.com/article/mengenal-arus-lintas-indonesia-arlindo)

 

Dengan berbagai faktor yang mempengaruhi fenomena Arlindo ini, seperti keberadaan selat serta pulau-pulau di lautan nusantara, arus khatulistiwa, angin moonson tenggara, angin moonson barat laut,  gradien tekanan, suhu air laut hingga gaya Coriolis telah menjadikan lautan Indonesia sebagai khazanah berkumpulnya dari dua sumber hayati laut di samudera pasifik dan samudera hindia. Sebagai contoh yaitu, jenis karang dengan sebaran terbatas dan merupakan share stock dari Samudera Hindia dan Samudera Pasifik juga ditemukan di perairan Indonesia seperti Acropora kasuarini, Acropora rudis dan Acropora turtuosa. Dari sisi perikanan, arus lintas samudera ini pun berperan dalam fenomena ruaya kelompok ikan Pelagis besar yang bersifat oseanik dan bernilai ekonomis penting seperti tuna, cakalang tongkol, tenggiri, hiu, marlin dan layaran dimana mempunyai sifat migrasi jauh (highly migratory species) sehingga menjadikan laut nusantara yang dilewati arus dua samudera ini memiliki keanekaragaman spesies yang tinggi. Begitu juga dengan keanekaragaman kelompok mamalia laut bersifat pelagis (besar) seperti lumba-lumba dan paus dimana pola migrasinya terakomodir oleh arus ARLINDO ini.

 

Kemudian beralih pada skala yang lebih luas, sebuah ekosistem. Ekosistem dapat diartikan sebagai suatu hubungan timbal balik atau saling ketergantungan antar komponen-komponen bersifat biotik maupun abiotik. Dampaknya adalah, jika terdapat sedikit saja perubahan atau kerusakan yang menimpa pada salah satu unsur di dalam ekosistem tersebut maka akan menimpa juga pada unsur lainnya. Sehingga efek domino pun akan terjadi dimana selain ketidakseimbangan internal ekosistem, antar ekosistem didekatnya pun akan terganggu hingga terus menerus pada skala yang jauh lebih besar lagi. Seperti pada contoh kegiatan sosial ekonomi manusia baik langsung maupun tidak langsung yang memanfaatkan area ekosistem tersebut.

 

Dalam kaitannya ARLINDO sebagai faktor yang mempengaruhi angka keanekaragaman hayati ekosistem laut di Indonesia, dapat dijelaskan bahwa suatu ekosistem lautan pada dasarnya adalah merupakan sebuah tempat hidup dari berbagai macam spesies organisme baik yang tinggal di daratan, pesisir maupun di dalam laut. Bila dilihat secara zonasi, dimulai dari pesisir hingga ke lautan ekosistem ini terdiri atas ekosistem mangrove, ekosistem padang lamun, ekosistem terumbu karang, ekosistem estuaria hingga ekosistem laut dalam yang terisi oleh berbagai organisme hewan dan tumbuhan tingkat rendah maupun tingkat tinggi. Organisme-organisme inilah yang oleh pengaruh arus Arlinndo tersebut terdistribusi mulai dari fase telur, juvenil hingga proses migrasi pada level dewasa. Dengan demikian, tidak mengherankan jika keanekaragaman hayati laut di Nusantara merupakan yang tertinggi di dunia selain terbantukan oleh zonasi tropis yang dikenal sangat mendukung dalam perkembangan biota, Arlindo pun memiliki peran yang kuat dalam menciptakan suatu gambaran keanekaragaman hayati yang tinggi di lautan Indonesia. [FAP/LPSPL Sorong]

 

lpsplsorong   18 Oktober 2021   Dilihat : 6016



Artikel Terkait: