Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

LOKA PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT SORONG
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Mengenal Lebih Dekat Ikan Terubuk (Tenualosa macrura, Tenuolosa illisha)

Screen Shot 2020-08-31 at 10.58.13 AM

Tabel.Perbedaan Ikan Terubuk (Tenualosa macrura) dan Ikan Terubuk (Tenuolosa illisha)

 

Ikan terubuk bernama ilmiah: Tenualosa macrura dan Tenuolosa Illisha merupakan ikan pelagis kecil dari famili Clupeidae sebagai dua dari lima spesies yang dijumpai di dunia. Penghuni perairan estuarin (dekat dengan muara sungaiperairan transisi antara air laut dan sungai) sebagai sumber daya ikan yang dapat diperbaharui dengan dimanfaatkan daging dan telurnya. Menjadi primadona serta kebanggaan indonesia, khususnya di wilayah Riau karena memiliki nilai ekonomis tinggi terutama telurnya dengan wilayah habitat hidupnya spesifik sehingga harus dikelola serta dimanfaatkan secara lestari untuk keberlanjutan dan keberadaannya.

 

Salah satu Prioritas Konservasi Jenis Ikan dengan Jangka Waktu 2015 – 2019, Ikan Terubuk termasuk jenis ikan yang melakukan pemijahan sepanjang tahun di sekitar muara Sungai Siak dan Labuan Bilik, Sumatera Utara bisa menghasilkan 60-200 ribu sekali bertelur dengan memiliki Pola hidup yang cukup unik yakni ikan terubuk besar hidup di laut, namun saat pemijahan berpindah/migrasi ke muara untuk memijah, setelah anak terubuk berumur 30 hari, ikan terubuk kecil akan ke laut dan kembali lagi ke muara untuk memijah seperti induk mereka lakukan, selain itu mempunyai ikan terubuk memiliki sifat hermaprodit proandri atau berjenis kelamin ganda yang menjalani siklus hidup dalam waktu kurang dari dua tahun (18 bulan). Pada tahun pertama kehidupannya akan dilalui sebagai jantan (disebut pias/pale) dan pada tahun kedua akan berganti kelamin menjadi betina (sebagai terubuk).

 

Kondisi populasi ikan terubuk sekarang mengalami penurunan, hal tersebut dimungkinkan karena: a. Data tentang status populasi ikan belum diketahui secara pasti, b. Penangkapan dengan mengunakan alat yang tidak selektif, c. Penangkapan di muara saat memijah, karena nilai harga jual telur ikan terubuk yang tinggi menjadi daya tarik masyarakat untuk menangkap, namun potensi 60-200 ribu akan hilang dan mengancam populasi dan kelestarian d. Penangkapan ikan yang berlebih (Over Fishing) saat ikan beruaya atau mencari makan.

 

Bentuk upaya dalam menyelamatkan keberadaan ikan terubuk dari kepunahan adalah dengan diterbitkannya KepmenKP nomor KEP. 59/MEN/2011 tanggal 12 Oktober 2011, tentang Penetapan Status Perlindungan terbatas jenis ikan Terubuk (Tenualosa macrura) yang memperkuat PerBup Bengkalis nomor 15 tahun 2010 tanggal 20 Juli 2010, tentang Suaka Perikanan Ikan Terubuk di Kabupaten Bengkalis. Sebagai antisipasi pemekaran wilayah Bengkalis dikeluarkanlah PerGub nomor 78 tahun 2012 tanggal 28 Desember 2012 tentang Suaka perikanan ikan terubuk (Tenualosa macrura) di Provinsi Riau yang mencakup wilayah Kabupaten Siak, Meranti dan Bengkalis.

 

Dengan maksud ketetapan bahwa perlindungan terbatas, untuk periode waktu dan lokasi penangkapan yakni larangan penangkapan saat pemijahan pada bulan terang di bulan Agustus – November setiap tanggal 13, 14, 15, 16 kalender Hijriah dan penangkapan saat pemijahan bulan gelap pada setiap 28, 29, 30 dan 1 kalender Hijriah, dengan lokasi sepanjang jalur pemijahan.

 

KepmenKP nomor 43/KepmenKP/2016 tanggal 2 Agustus 2016, tentang Penetapan Status Perlindungan terbatas untuk waktu tertentu ikan Terubuk (Tenualosa illisha) dengan maksud adalah larangan penangkapan Ikan Terubuk saat pemijahan selama enam hari saat peralihan bulan gelap ke bulan terang Januari – April tanggal 5, 6, 7, 8, 9, 10 kalender hijriah dan larangan penangkapan saat peralihan bulan terang ke bulan gelap tanggal 20, 21, 22, 23, 24, 25 bulan hijriah setiap tahunnya. [IS/LPSPLSorong]

 

Daftar Pustaka

 

2015.Afrizal."Ikan Khas Riau, Terubuk, Bakal Tinggal". Tribunpekanbaru.com.

[Link aksees : https://pekanbaru.tribunnews.com/2015/01/30/ikan-khas-riau-terubuk-bakal-tinggal-nama]

lpsplsorong   31 Agustus 2020   Dilihat : 1596



Artikel Terkait: