Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

LOKA PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT SORONG
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Rumah Penyu Di Maluku Utara

rumah penyu di maluku utara

 

Tanggal 21 September 2016 lalu, sekitar 200 tukik dilepaskan di perairan Tobololo. Hal ini dapat terjadi saat masyarakat setempat memiliki inisiatif mengupayakan tempat yang ramah bagi penyu untuk bertelur dan aman untuk penetasan.

 

Dengan memperhatikan fenomena yang terjadi pada pesisir perairan Tobololo, Maluku Utara, yaitu menjadi tempat bagi penyu untuk naik dan bertelur maka pada bulan Agustus 2015  dengan diinisiasi oleh Bapak Aditiawan, Pak Bahar, Pak Fan, dan Pak Slamet, masyarakat membentuk suatu kelompok pemerhati penyu dan mengupayakan untuk setiap penyu yang bertelur dapat kembali ke perairan dengan aman dan juga agar penetasan dapat terjadi maksimal.

 

Ori Ma Fala” yang artinya “Rumah Penyu” dalam bahasa daerah Ternate adalah nama dari kelompok masyarakat tersebut. Dengan nama ini diharapkan dapat merepresentasikan tujuan dan memberi informasi bahwa di Kelurahan Tobololo terdapat aktifitas upaya konservasi penyu.

 

Beranggotakan 7 orang dan dengan segala sumber daya serta keterbatasan yang dimiliki kelompok Ori Ma Fala membuat iuran anggota serta meminta dukungan pemerintah lewat Dinas kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ternate  untuk membangun bak penangkaran dan pos penjagaan.

 

Dalam musim peneluran sejak bulan Maret s/d Juni 2016, sekitar 1000 telur direlokasi dari pesisir ke sarang buatan di dalam lingkungan pos pengawasan dan berhasil menetaskan ± 700 telur. Akibat keterbatasan lokasi maka tukik yang berhasil hidup dan dilepaskan ± 200 ekor. Hal ini terjadi karena ukuran bak penangkaran yang kecil sehingga menyulitkan tukik untuk mempertahankan diri.

Upaya untuk menjadikan Tobololo sebagai rumah penyu disadari masih banyak kekurangan sehingga kelompaok Ori Ma Fala  terbuka terhadap setiap masukan dan pelajaran serta bimbingan dalam rangka pengembangan sumber daya baik tentang pengetahuan, keterampilan, dan kepekaan terhadap lingkungan.

 

Hingga saat ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku utara sementara melakukan proses pembuatan SK untuk kelompok konservasi penyu Ori Ma Fala. Diharapkan, dengan adanya kelompok Ori Ma Fala ini, dapat membantu pemerintah dan meningkatkan peran serta kesadaran masyarakat Maluku Utara, terkhususnya di Kota Ternate untuk melestarikan alam dan ikut berperan aktif dalam konservasi penyu, serta juga dapat menjadi pionir pelestarian dan konservasi jenis ikan lainnya.[JAK/LPSPLSORONG]

 

lpsplsorong   13 Februari 2019   Dilihat : 414



Artikel Terkait: