Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

LOKA PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT SORONG
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Kronologi Penemuan Bangkai Penyu Kota Sorong

Seekor penyu berukuran cukup besar ditemukan mati terdampar di pesisir Politeknik Kelautan dan Perikanan (POLTEK-KP) Sorong pada hari Jumat, 14 Juni 2019, sekitar pukul 13.00 Wit. Kejadian tersebut pertama kali disaksikan oleh anak-anak yang tengah bermain di pantai. Hal tersebut kemudian dilaporkan kepada Dosen Poltek-KP Sorong, yang kemudian berupaya menarik penyu tersebut ke pantai serta melaporkannya ke Loka PSPL Sorong melalui pesan singkat Whatsapp messenger pada pukul 13.50 WIT.

 

Laporan tersebut segera direspon cepat oleh Kepala Loka PSPL Sorong dengan menugaskan tim reaksi cepat penanganan mamalia laut dan jenis ikan dilindungi untuk segera menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak POLTEK KP Sorong. Tim Loka PSPL Sorong tiba dilokasi kejadian pada pukul 14.45 Wit, dan melakukan pengecekan awal kondisi penyu dan mengambil data morfomoteri penyu tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan diketahui penyu yang mati berasal dari jenis penyu hijau (chelonia mydas), berjenis kelamin jantan dengan panjang karapas 96 cm dan lebar karapas 85 cm. Tim Loka PSPL Sorong menduga penyebab kematian penyu karena terkena baling-baling perahu atau kapal karena pada bagian atas karapas penyu terdapat luka sayatan cukup dalam yang melebar pada karapas (± 50 cm).

 

Setelah berkoordinasi dengan pihak POLTEK KP Sorong, bangkai penyu hijau tersebut kemudian dikubur di pantai POLTEK KP Sorong pada posisi koordinat 131°14'01,9" BT dan 00°49'48,5" LS. Tim reaksi cepat Loka PSPL Sorong kemudan melakukan sosialisasi kepada beberapa warga yang menyaksikan proses penanganan hingga penguburan penyu, bahwa dari 7 jenis penyu yang ada di dunia, 6 jenis diantaranya dapat ditemukan di Indonesia. Semua jenis penyu yang ditemukan di Indonesia semuanya merupakan jenis satwa yang dilindungi berdasarkan Permen-LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20//MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Yang Di lindungi. Disampaikan juga bahwa jenis penyu jantan umumnya tidak pernah naik ke darat/pesisir, yang naik kedarat adalah jenis penyu betina pada saat akan bertelur.

 

 

lpsplsorong   14 Juni 2019   Dilihat : 268



Artikel Terkait: