Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

LOKA PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT SERANG
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
SOSIALISASI PENANAMAN MANGROVE TANDAI MULAINYA PROGRAM PEN MANGROVE DI KARAWANG

Karawang (16/09)-Dilaksanakan Sosialisasi Penanaman Mangrove di lokasi pembibitan milik Konservasi Barat Tangkolak. Sosialisasi dihadiri oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, Dinas Perikanan Kabupaten Karawang, Desa Sukakerta, dan Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II dan dari pihak masyarakat. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, Deden Solihin dari LPSPL Serang. Kemudian sambutan oleh Kepala Desa Sukakerta, Bapak H. Bukhori. Beliau menyampaikan bahwa pihak desa siap menyambut program ini, dikarenakan dulu sempat terjadi kerusakan akibat dieksploitasi. Saat ini, masyarakat penggiat mangrove di Kabupaten Karawang ikut menjaga karena semakin tingginya kesadaran masyarakat karena banyak sumberdaya yang bisa dimanfaatkan.
Kemudian masuk ke sesi pemaparan yang dipandu oleh Bapak R. Ade Komarudin, S.Pi, M.Si dari Dinas Perikanan Kabupaten Karawang selaku moderator. Pemaparan pertama oleh Kepala LPSPL Serang, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, S.T, M.Si. Beliau menyampaikan bahwa terjadi refocusing sehingga yang semula target penanaman di Jawa Barat sebesar 600 ha, berkurang menjadi 318 ha. Dampaknya juga terjadi pada kelompok masyarakat dimana rencana awal 18 ha berkurang menjadi 8 ha. Beliau juga menyampaikan kelompok memiliki komitmen yang baik dalam melaksanakan pekerjaan penanaman mangrove, karena menggunakan swakelola tipe 4 dimana pelaksanaannya dilakukan seluruhnya oleh kelompok, dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan. Dalam prosesnya, dibutuhkan kerjasama dengan para penyuluh perikanan bantu dan penyuluh kehutanan. Proses pendanaan diserahkan ke kelompok, karena padat karya sehingga harus melibatkan masyarakat sekitar. Pemberian upah akan dilaksanakan melalui mekanisme account to account yaitu upah langsung masuk ke rekening masing-masing pekerja. Kelompok diharapkan rapi secara administrasi.
Pemaparan selanjutnya oleh Ibu Dyah Ayu Dari Kepala Bidang Kelautan DKP Provinsi Jawa Barat. Beliau menyampaikan bahwa potensi laut Karawang masih sangat baik sehingga perlu tetap dijaga. Kelompok yang ada harus ada penetapannya dan diperjelas juknisnya. Potensi habitat alam masih sangat bagus salah satunya lokasi Karang Sendulang yang ada terumbu karangnya. Lokasi Desa Sukakerta diajukan menjadi desa wisata bahari karena selain ada potensi mangrove, terumbu karang, terdapat juga Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT). Pengelola bisa menyusun desa wisata akan dibuat seperti apa, juga perizinannya. Sesi selanjutnya yaitu sesi diskusi, pada kesempatan ini Bapak Irawan selaku Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II (Purwakarta, Subang, dan Karawang) menyampaikan bahwa kita harus sepakat bahwa objek kita adalah masyarakat. Pihak kehutanan juga ada program penanaman di Karawang menggunakan swakelola tipe 4, mangrove diharapkan menjadi lebih baik sehingga ekosistem pesisirnya pun bisa terjaga. Beberapa kendala yang ada di lapangan bisa dielaborasi bersama. Kedepannya harus ada koordinasi yang lebih baik lagi antara KKP dan KLHK.
Setelah itu, dilakukan pengukuhan tim penyelenggara swakelola secara simbolis oleh ketua kelompok Konservasi Barat Tangkolak kepada masing-masing tim perencanaan, pelaksana, dan pengawas. Pada kesempatan ini, Bapak Syarif Iwan Taruna Alkadrie, S.T, M.Si selaku Kepala LPSPL Serang melakukan peninjauan calon lokasi penanaman dan ketersediaan bibit milik kelompok masyarakat.

 

Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Serang   20 September 2021   Dilihat : 47



Artikel Terkait: