Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

LOKA KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN NASIONAL PEKANBARU
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Pantau Pemanfataan Bantuan Pemerintah, LKKPN Pekanbaru lakukan Monitoring dan Evaluasi Bantuan Pemerintah kepada KOMPAK di TWP Kepulauan Anambas

(Tarempa 25/06) Dalam rangka memantau tingkat efektivitas bantuan Pemerintah yang diserahkan kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK), LKKPN Pekanbaru melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Bantuan Pemerintah yang diserahkan kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) TWP Kepulauan Anambas. Kegiatan ini meninjau 4 KOMPAK yang telah menerima bantuan Pemerintah di Tahun 2020 dan 2021 yaitu Kelompok Masyarakat Pengawas (POKMASWAS) Desa Kiabu, Kelompok Pemandu Wisata dan Pelestari Objek Wisata (Anambas Tour), Shark Dive dan Kepiting Laut.

 

 

Pada Hari Pertama, Tim LKKPN Pekanbaru mengunjungi POKMASWAS Desa Kiabu, POKMASWAS Desa Kiabu merupakan kelompok nelayan yang mendapat bantuan dari pemerintah melalui LKKPN Pekanbaru berupa 1 unit kapal. Kapal ini digunakan untuk membantu pemantauan dalam pengelolaan kawasan konservasi seperti melakukan monitoring dengan mencatat aktifitas kapal penangkap ikan >10GT, destructive fishing, pencemaran laut, pada saat mereka melaut. Selain aktifitas pemantauan kawasan, Bantuan Pemerintah ini juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial seperti mengantar masyarakat yang sakit atau membutuhkan sarana transportasi. Kelangkaan bahan bakar minyak solar menjadi faktor paling besar dalam penghambat pelaksanaan kegiatan kelompok dalam melaksanakan kegiatan pengawasan sehingga di Tahun 2022 ini kegiatan nelayan melaut baru dilakukan dua kali, karena awal tahun dilakukan perbaikan di bagian kapal. Dalam kesempatan ini juga, Pokmaswas Desa Kiabu dan LKKPN Pekanbaru melaksanakan Patroli Bersama di wilayah Zona Inti TWP Kepulauan Anambas di sekitar perairan Desa Kiabu. Selanjutnya tim LKKPN Pekanbaru mengunjungi salah satu mitra yaitu Yayasan Bawah Anambas untuk berkoodinasi terkait persiapan penyusunan rencana kinerja kemitraan yang akan dilaksanakan di Semester 2 Tahun 2022.

 

 

 

Pada Hari Kedua, Tim LKKPN Pekanbaru mengunjungi ke Sekretariat Kelompok Pemandu Wisata dan Pelestari Objek Wisata (Anambas Tour) dan Shark Dive. Kelompok Pemandu Wisata dan Pelestari Objek Wisata mendapat bantuan pemerintah dari LKKPN Pekanbaru berupa peralatan snorkelling dan Kelompok Shark Dive mendapatkan peralatan alat selam. Azwar selaku Ketua Kelompok Anambas Tour menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan telah dimanfaatkan untuk kegiatan pariwisata di TWP Kepulauan Anambas, namun masih terkendala dengan minimnya wisatawan karena pandemi Covid-19 sehingga kegiatan rutin yang dilakukan adalah kegiatan aksi bersih pantai bersama masyarakat. Sejalan dengan Anambas Tour, Kelompok Shark Dive juga masih terbatas dalam pelaksanaan kegiatan sehingga kegiatan kelompok masih berfokus pada pembinaan anggota dalam melakukan aktifitas menyelam, namun kelompok shark dive juga sudah menjalin komunikasi dengan sekolah-sekolah disekitar terkait aktifitas menjaga terumbu karang dan larangan mengonsumsi telur penyu.

 

Pada hari ketiga, Tim LKKPN Pekanbaru mengunjungi Kelompok Kepiting Laut di Desa Belibak, kelompok ini mendapat bantuan berupa peralatan selam. Sama halnya dengan Kelompok Anambas Tour, Kelompok Kepiting Laut juga masih terbatas melakukan kegiatan penyelaman untuk wisatawan karena berkurangnya jumlah wisatawan akibat pandemi Covid-19. Kegiatan rutin kelompok ini juga berupa aksi bersih pantai yang dilakukan bersama pemerintah desa yang dilakukan setiap satu bulan sekali.

 

Dalam kesempatan ini juga, kelompok menyampaikan permasalahan dan permintaan dukungan dari LKKPN Pekanbaru seperti leaflet dan adanya papan informasi yang dapat dipasang di sekitar desa. Selain itu, Kelompok juga terus berkomitmen dalam pelibatan kegiatan pengelolaan kawasan konservasi yang dilakukan di LKKPN Pekanbaru.

Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru   27 Juni 2022   Dilihat : 35



Artikel Terkait: