Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

LOKA KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN NASIONAL PEKANBARU
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
LKKPN Pekanbaru Rilis 207 Tukik Hasil Program Monitoring Penyu di Pulau Terluar Indonesia

[Mangkai 10/5] Kabar gembira datang dari Pulau Mangkai, salah satu pulau terluar Indonesia di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas. Sejumlah 102 telur jenis penyu hijau (Chelonia mydas) dan 105 telur jenis penyu sisik (Eretmochelys imbricata) berhasil menetas perdana pada bulan Mei 2022 di dua wilayah pantai yang menjadi site monitoring penyu. Tukik yang berhasil ditetaskan tersebut dilepasliarkan di waktu sore menjelang malam pada hari yang sama. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Monitoring Penyu di TWP Kepulauan Anambas tahun 2022. Sejumlah 207 tukik yang dirilis tersebut tercatat sebagai sarang perdana yang berhasil ditetaskan dan dirilis pada program tersebut. Hingga saat ini, pada lokasi pelaksanaan program yaitu di dua wilayah pantai Pulau Mangkai, telah dilakukan relokasi telur ke sarang semi alami sebanyak 102 sarang sejak Februari 2022.

 

 

Program ini merupakan pilot project yang diselenggarakan oleh LKKPN Pekanbaru di wilayah kerja TWP Kepulauan Anambas. Program ini sebagai wujud rencana aksi pelestarian biota dilindungi jenis penyu dalam mengatasi tingginya faktor ancaman antropogenik terhadap kelestarian penyu di Kepulauan Anambas. Selain ancaman antropogenik, telur penyu pun secara alaminya masih menjadi incaran predator, seperti biawak, kepiting, semut, dan hewan lainnya di pesisir pantai. LKKPN Pekanbaru sendiri sudah cukup berpengalaman dalam pengelolaan konservasi penyu sejak tahun 2016 di wilayah kerja TWP Pulau Pieh. Harapannya kegiatan konservasi serupa dapat terlaksana dengan baik di TWP Kepulauan Anambas dan terus berkelanjutan.

 

   

Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru   10 Mei 2022   Dilihat : 63



Artikel Terkait: