Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT PONTIANAK
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Tindak Lanjuti Penyusunan Materi Teknis Perairan Pesisir/RZWP3K Provinsi Kalimantan Selatan, BPSPL Pontianak Ikuti Asistensi

Banjarmasin (22/4) – BPSPL Pontianak ikuti Asistensi Penyusunan Materi Teknis Perairan Pesisir/RZWP3K Provinsi Kalimantan Selatan yang dilaksanakan secara daring pada (21/4) lalu, dengan melibatkan Direktorat Perencanaan Ruang Laut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Biro Tata Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan, Badan Informasi Geospasial, serta Direktorat Toponimi dan Batas Daerah (Kementerian Dalam Negeri).

 

“Provinsi Kalimantan Selatan telah secara aktif melakukan koordinasi dalam penyusunan materi teknis perairan dan pesisir. Agenda dalam rapat ini yaitu penyampaian perkembangan kegiatan penyusunan Materi Teknis Provinsi Kalimantan Selatan, perubahan-perubahan dalam Materi Teknis, dan Rencana Pelaksanaan FGD Dokumen Final (Pasal 69)”, ujar Moch. Yusuf Eko Buditomo saat membuka acara tersebut.

 

Perkembangan penyusunan Materi Teknis Provinsi Kalimantan Selatan disampaikan oleh Saleh Nasution, mewakili DKP Kalimantan Selatan. Beliau menyampaikan secara kronologis mulai dari Pembentukan tim Pokja dan tim Teknis, serta koordinasi dengan instansi dan K/L terkait pada Januari 2022; Koordinasi penyusunan RZWP3K Kalimantan Selatan pada bulan Februari 2022; Koordinasi penyepakatan perubahan muatan perairan dan pulau-pulau kecil dengan OPD Kalimantan Selatan dan Survei lapangan pada bulan Maret 2022; serta Konsutasi dan konsolidasi terkait garis pantai dengan BIG pada bulan April 2022. FGD Dokumen Final (Pasal 69) direncanakan akan dilaksanakan pada pertengahan dan akhir bulan Mei melalui Konsultasi Teknis ke KKP, dilanjutkan dengan penyampaian perubahan muatan Materi Teknis di Provinsi Kalimantan Selatan dari Tim Teknis.

 

Saat sesi Diskusi, dicapai beberapa hasil, diantaranya terkait data-data dasar agar dapat disepakati dan disinkronisasikan agar tidak terdapat overlap; dalam penyusunan Materi Teknis harus memenuhi 3 unsur yaitu aturan yang sudah diterbitkan pemerintah, data dukung teknis yang valid (dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah), dan kesepakatan yang dibuat dalam forum resmi; ranah RZWP3K/Materi Teknis Perairan Pesisir pada 0-12 mil laut dihitung dari garis pantai, untuk kegiatan di sungai dan danau pengaturan kegiatannya diatur dalam RTRW; BIG menerbitkan pembaharuan data garis pantai pada Kebijakan Satu Peta (KSP) setiap tahun didasarkan pada Perka BIG. Garis pantai tersebut disarankan menggunakan garis pantai terbaru yang diterbitkan dalam KSP.

 

   

 

Sebelum kegiatan ditutup, terdapat beberapa arahan, diantaranya terkait FGD Dokumen Final (Pasal 69) yang rencananya dilaksanakan pada minggu ke 2 bulan Mei tersebut, Pemda Kalsel mendeklarasikan dokumen yang disusun terhadap Matek menggunakan data-data dasar yang digunakan dari BIG dan Kemendagri. Konsultasi Publik Dokumen Final (Pasal 70) dan Konsultasi Teknis Dokumen Final (Pasal 71), jadwal ditentukan KKP berdasarkan kesesuaian Dokumen Final yang masuk ke KKP; diupayakan agar alokasi ruang yang disusun tidak menyebabkan konflik pemanfaatan; serta zona pengelolaan ekosistem pesisir pada RZWP3K Kalsel agar ditambahkan narasi “cadangan karbon biru”. (YSR)

Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Pontianak   22 April 2022   Dilihat : 54



Artikel Terkait: