Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT MAKASSAR
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  

Permohonan Surat Keterangan Jenis Ikan (SKI)


Menindaklanjuti perpindahan Manajement Authority (MA) terhadap pemanfaatan biota laut dilindungi dan atau Appendix II CITES taksa Pisces, dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, maka diiharapkan kepada pelaku usaha (badan usaha maupun perorangan) untuk dapat mengajukan permohonan penerbitan SKI. Pengajuan permohonan penerbitan SKI dapat dilakukan pada link yang tercantum dibawah, sesuai dengan biota laut yang dimanfaatkan.

Tata cara pengajuan permohonan penerbitan SKI :

  1. Mengisi formulir registrasi perusahaan sesuai dengan jenis biota laut yang dimanfaatkan (hanya sekali mengisi), untuk mendaftarkan perusahaan, dengan mengeklik link/tautan yang disediakan.
  2. Mengisi formulir pengajuan permohonan SKI sesuai dengan jenis biota laut yang dimanfaatkan (diisi setiap kali melakukan lalu lintas biota laut) , dengan mengeklik link/tautan yang disediakan

 Untuk registrasi perusahaan yang akan melakukan lalu lintas perdagangan biota laut silahkan menyiapkan dokumen :

      1. Nomor Induk Berusaha (NIB)
      2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
      3. Surat Ijin Tempat Usaha (SITU),jika ada
      4. Surat Ijin Usaha Perikanan
      5. KTP Direktur/Penanggung Jawab Perusahaan
      6. Scan Tanda Tangan Direktur/Penanggung Jawab Perusahaan
      7. Foto Direktur/Penanggung Jawab Perusahaan

 

A. Sidat

    Sidat termasuk kedalam biota yang dilindungi berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 80 Tahun 2020 tentang Perlindungan Terbatas Ikan Sidat dan Permen KP No 19 Tahun 2012 Tentang Larangan Pengeluaran Benih Sidat (Anguilla spp) Dari Wilayah Negara Republik Indonesia Ke Luar Wilayah Negara Republik Indonesia. Perlindungan terhadap sidat berdasarkan Kepmen KP No 80 Tahun 2020 tentang Perlindungan Terbatas Ikan Sidat meliputi :

a. Benih semua spesies ikan sidat ( Anguilla spp) pada stadium glass eel tidak boleh ditangkap setiap bulan gelap tanggal 27-28 Hijriah

b. Ikan sidat jenis Anguilla bicolor dan Anguilla interioris dewasa di atas dua kilogram tidak boleh ditangkap sepanjang waktu.

c. Ikan sidat jenis Anguilla marmorata dan Anguilla celebesensis dewasa, dengan berat diatas lima kilogram tidak boleh ditangkap sepanjang waktu.

 

Sedangkan perlindungan terhadap sidat berdasarkan Permen KP No 19 Tahun 2012 Tentang Larangan Pengeluaran Benih Sidat (Anguilla spp) Dari Wilayah Negara Republik Indonesia Ke Luar Wilayah Negara Republik Indonesia meliputi : 

a. Larangan mengeluarkan benih ikan sidat (Anguilla spp) ukuran ≤ 150 gr ke luar wilayah NKRI

 

Untuk pengajuan registrasi perusahaan Sidat, silahkan klik link dibawah :

1. Formulir Registrasi Perusahaan Sidat (Hanya sekali isi, untuk mendaftarkan perusahaan)

Untuk pengajuan permohonan penerbitan SKI Sidat silahkan klik formulir di bawah

1. Formulir Pengajuan SKI Sidat

 

B. NAPOLEON

    Pemerintah Indonesia malalui Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menetapkan ikan napoleon sebagai jenis ikan yang dilindungi secara terbatas berdasar ukuran dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 37 Tahun 2013. Berdasar keputusan tersebut untuk ikan napoleon dengan ukuran berat antara 100 gr – 1 kg/ekor dan ukuran berat lebih besar dari 3 kg/ekor dinyatakan sebagai ukuran yang dilindungi.

   Ini berarti bahwa di dalam negeri pemanfaatannya tetap diperbolehkan pada ukuran yang tidak dilindungi, yaitu ikan napoleon dengan ukuran berat lebih kecil dari 100 gr/ekor dan ukuran berat antara 1 kg – 3 kg/ekor. Namun karena ikan napoleon termasuk dalam daftar Appendiks CITES, maka ketentuan perdagangan Internasionalnya harus mengikuti ketentuan CITES.

   Beberapa ketentuan yang dikeluarkan dalam rangka menjaga kelestarian dan pengendalian pemanfaatan serta pemenuhan ketentuan CITES dalam perdagangan internasional ikan napoleon diantaranya:

  1. Peredaran ikan napoleon antar wilayah yang diperuntukkan bagi kegiatan ekspor harus dilengkapi dengan dokumen SAJI-DN (Surat Angkut Jenis Ikan Dalam Negeri);
  2. Jumlah dan lokasi penangkapan ikan napoleon dibatasi melalui jumlah kuota penangkapan, dan jumlah ekspor dibatasi berdasarkan kuota ekspor. Kuota ekspor umumnya adalah jumlah kuota tangkap dikurangi dengan kuota dalam negeri;
  3. Ekspor ikan napoleon harus dilengkapi dengan SAJI-LN (Surat Angkut Jenis Ikan Luar Negeri) yang diterbitkan oleh Otoritas Pengelola;
  4. Ekspor ikan napoleon hanya diperbolehkan melalui transportasi udara; dan
  5. Ukuran ikan napoleon yang boleh diekspor adalah antara 1-3 kg/ekor.

 

Untuk pengajuan registrasi perusahaan Napoleon silahkan klik formulir di bawah

1. Formulir Registrasi Perusahaan Napoleon (Hanya sekali isi, untuk mendaftarkan perusahaan)

 

C. TERIPANG

     Jenis teripang yang masuk kedalam Appendix II CITES adalah :

1. Holothuria fuscogilva (Teripang Susu Putih, Bissawa) 

2. Holothuria whitmaei (Teripang Susu Hitam) 

3. Holothuria nobilis (Teripang Koro) 

 

Untuk pengajuan registrasi perusahaan Teripang, silahkan klik link dibawah :

1. Formulir registrasi perusahaan Teripang (Hanya isi sekali, untuk mendaftarkan perusahaan)

Untuk pengajuan penerbitan Surat Rekomendasi Pengangkutan Teripang silahkan klik link di bawah

1. Formulir pengajuan Surat Rekomendasi Pengangkutan Teripang

 

Surat Rekomendasi Pengangkutan Teripang Non Perdagangan

Pengangkutan teripang non perdagangan, memiliki persyaratan :

  1. Hanya untuk Oleh-oleh, Koleksi, Konsumsi, Penelitian
  2. Berat maksimal 1 Kg
  3. Tidak lebih dari 3 jenis teripang    

Untuk pengajuan penerbitan Surat Rekomendasi Pengangkutan Teripang Non Perdagangan cukup mengisi formulir dibawah ini :

Formulir pengajuan Surat Rekomendasi Teripang Non Perdagangan