Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT MAKASSAR
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
TINGKATKAN KUALITAS DAN KUANTITAS PRODUKSI GARAM TALISE-PALU SULAWESI TENGAH MELALUI INTEGRASI PEGARAMAN

Sosialisasi pegaraman Talise Palu

Palu, 14 Maret 2019 bertempat di Aula Kantor Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore BPSPL Makasssar melaksanakan Sosialisai Daerah Integrasi Pegaraman, untuk Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGaR) Kota Palu, Sosialisasi ini dihadiri oleh Stakeholder terkait yaitu Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, Dinas  Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu, Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan Kota palu, BPN Kota Palu, Dinas Koperasi dan UKM Kota Palu, Perwakilan Kecamatan Mantikulore, Lurah Talise, Pemilik Tambak Garam, Penggarap Tambak Garam, Ketua Forum Komunitas Petani Garam Talise, Penyuluh Perikanan Kota  Palu, dan JMK- OXFAM.

Kepala BPSPL Makassar Ir. Andry Indryasworo Sukmoputro, MM yang memaparkan materi Kebijakan Nasional PUGaR 2019 mengatakan “Intergasi Pegaraman di pantai Talise diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi garam Talise yang saat ini masih digarap secara parsial dan sederhana pasca gempa tsunami 28 September 2018” Luas Lahan Garam Talise kurang lebih 18 Ha, kami menargetkan 15 ha lahan bisa diintegrasikan sehingga bisa meningkatkan kualitas garam setingkat garam industri dan meningkatkan perekonomian petambak garam, lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, selaku kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu Ir. Dharma Gunawan Mochtar, M.Si menyatakan  bahwa “lahan garam Talise pasca Gempa dan Tsunami dimasukkan dalam red zone yang berarti tidak dibolehkan ada aktivitas bermalam atau hunian berupa pemukiman di zona tersebut, tetapi kami menerima masukan dan komitmen para Petani Garam hari ini untuk tetap menggarap lahan tambak dan merekomendasikan lahan yang dimaksud untuk kami akomodir dalam alokasi ruang di dalam revisi RTRW Kota Palu yang sementara masih dalam proses pembahasan/FGD dan akan ditetapkan pada bulan Agustus tahun ini”. Pernyataan Pak Kadis disambut gembira dan penuh sukacita oleh pemilik lahan maupun petani garam yang hadir. Dukungan eksistensi tambak garam di Pantai Talise pun diberikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah yang juga menganggap sudah sejalan dengan arah kebijakan pemerintah Provinsi untuk mengembangkan lahan tambak garam di Sulawesi Tengah serta dukungan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu.

Beberapa butir rekomendasi yang menjadi kesepakatan bersama pada pertemuan ini adalah: (1) Forum Komunitas Petani Garam Talise mendukung  program Integrasi Pegaraman dan akan membantu melakukan sosialisasi ke anggota kelompok yang tidak sempat hadir dalam pertemuan ini; (2) Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah mendukung program PUGaR melalui Integrasi  Pegaraman di Talise dan akan mendampingi mulai dari pra integrasi sampai proses bahkan pasca integrasi pegaraman; (3) Dinas Koperasi dan UKM Kota Palu mendukung dan akan membantu proses pembentukan Koperasi yang menaungi Petani Garam Talise; (4) Badan Pertanahan Nasional Kota Palu mengapresiasi  kegiatan integrasi pegaraman yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan karena dapat meningkatkan nilai tambah tanah yang umumnya telah bersertifikat dan meminta agar perbankan dilibatkan  guna membantu permodalan para petani garam yang membutuhkan dana awal pasca bencana gempa dan tsunami; (5) Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui BPSPL Makassar akan menyusun dokumen perencanaan Integrasi Pegaraman dan  berkoordinasi dengan Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu, PUPR BWSS III Sulawesi Tengah, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan bidang Perikanan Kota Palu, Forum Komunitas Petani Garam Talise serta penyuluh perikanan dalam penyusunan dokumen perencanaan agar bisa bersinergi.

Tim Pugar BPSPL Makassar 2019

 

Tim Humas BPSPL Makassar

Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Makassar   19 Maret 2019   Dilihat : 1752



Artikel Terkait: