Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI PENGELOLAAN SD PESISIR & LAUT DENPASAR
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  

KOMPAK Tahun 2018


Kelompok Kuda Laut

  • Informasi Umum

Lokasi kelompok berada di Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupate Probolinggo dengan wilayah pengawasan meliputi Selat Madura dan Sekitarnya. Kelompok Kuda laut memiliki anggota sebanyak 18 orang dan sebagai ketua adalah Abdul Hasan (085330329291). Daerah tersebut merupakan jalur migrasi beberapa spesies akuatik seperti Hiu Paus, Lumba-Lumba dan Paus. Kelompook Kuda Laut dikukuhkan pada tanggal 25 September 2012 melalui SK Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Probolinggo nomor: 423/58/426.115/2012. Beberapa kegiatan konservasi yang telah dilakukan: (1) Penanganan Hiu Paus terdampar di Desa Penambangan Kec. Pajarakan; (2) Pengawasan Mamalia Laut di Perairan Tongas dan Sumberasih (3) Penananman Mangrove 15.000 batang (4) Evakuasi Paus Pilot terdampar di Desa Pesisir Kec. Gending Kab. Probolinggo.

Kegiatan pengawasan yang semula hanya dilakukan 4-7 kali dalam satu bulan, dengan adanya bantuan Kompak, kegiatan pengawasan meningkat menjadi 14 kali dalam sebulan.

Pada tahun 2018 kelompok Kuda Laut mendapat bantuan pemerintah berupa Bantuan Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) terdiri dari:

 

No.

Nama Barang/Spesifikasi

Volume

Satuan

1.

Perahu Fiber 11 Meter

Mesin Perahu 8,5 PK 2 unit

1

Paket

2.

Kamera Underwater

1

Paket

3.

Teropong Binokuler

1

Paket

4.

GPS

1

Paket

 

  • Hasil Evaluasi

Kondisi Terkini Bantuan

Bantuan dalam kondisi baik dan berfungsi dengan baik.

Pemanfaatan Bantuan

Bantuan dimanfaatkan untuk patroli pengawasan. Khusus bantuan kapal, selain digunakan patroli pengawasan juga dimanfaatkan untuk mengantar tamu yang ingin melihat atraksi Hiu Paus dan memancing. Rata-rata dalam sebulan 6 kali mengantar tamu untuk berwisata memancing. Dalam sebulan kelompok memperoleh penghasil bersih minimal 650 ribu. Sebelumnya kelompok melakukan pengawasan sebanyak 4-7 kali dalam satu bulan dengan adanya bantuan Kompak, kelompok melakukan pengawasan sebanyak 14 kali dalam satu bulan.

Rekomendasi

Kelompok perlu membuat logbook aktivitas baik dalam kegiatan pengawasan maupun kegiatan ekowisata, sehingga aktivitas kelompok dapat terdokumentasikan dengan baik. Selain itu kelompok juga perlu membuat buku laporan keuangan kas agar pengelolaan keuangan lebih akuntabel. Kelompok juga perlu melakukan pendataan kemunculan Hiu Paus, mengingat area pengawasan merupakan daerah ruaya Hiu Paus.

 

  • Penutup

Secara umum Bantuan Kompak yang diberikan kepada kelompok Kuda Laut dalam kondisi baik dan dimanfaatkan dengan baik serta dapat meningkatkan kinerja dan pendapatan kelompok.

 

  • Dokumentasi

kuda laut 1kuda laut 2

 

 

 

Kelompok Kurma Asih

  • Informasi Umum

Sejak didirikan mulai tahun 1997 hingga sekarang, Kurma Asih telah menjadi pusat edukasi masyarakat sekitar Jembarana. Kurma Asih ditetapkan sebagai kelompok pelaku utama perikanan melalui SK Bupati Jembrana nomo:344/DPKP/2017 tentang Penetapan Jumlah Kelompok Pelaku Utama Perikanan di Kab. Jembrana Tahun 2017. Kelompok Kurma Asih berlokasi di Desa Perancak, Kec. Jembrana, Kab. Jembrana dengan area kerja sepanjang Pantai Perancak dan sekitarnya. Kurma Asih memiliki anggota sebanyak 11 orang dan sebagai ketua kelompok adalah I Wayan Anom Astika Jaya (081338410898). Beberapa kegiatan konservasi yang telah dilakukan kelompok Kurma Asih antara lain: (1) Penyelamatan Penyu (2) Sosialisasi Perlindungan Penyu (3) Penyelamatan habitat penyu.

Dengan adanya bantuan Kompak, kegiatan konservasi yang dilakukan kelompok semakin meningkat yaitu patroli kelompok semakin sering karena bantuan berupa pondok informasi yang dimanfaatkan kelompok sebagai kantin memberikan pendapatan sampingan untuk kelompok. Selain itu keberadaan pondok wisata juga dapat menarik pengunjung untuk datang ke Kurma Asih. Selama tahun 2018, kelompok Kurma Asih berhasil menyelamatkan sarang sebanyak 325, telur sebanyak 22.905 butir, dan tukik sebanyak 20.943 ekor.

Pada tahun 2018 kelompok Kuda Laut mendapat bantuan pemerintah berupa Bantuan Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) terdiri dari:

 

No.

Nama Barang/Spesifikasi

Volume

Satuan

1.

Pondok Wisata

1

Unit

 

  • Hasil Evaluasi

Kondisi Terkini Bantuan

Bantuan dalam kondisi baik dan berfungsi dengan baik.

Pemanfaatan Bantuan

Bantuan dimanfaatkan untuk kantin untuk melayani pengunjung yang datang belajar konservasi penyu. Selain itu bantuan juga bermanfaat sebagai sarana penunjang ekowisata konservasi penyu di Desa Perancak. Untuk meningkatkan nilai guna bantuan dan menarik minat pengunjung untuk datang, kelompok menambahkan sarana WIFI dan water sport.

Rekomendasi

Kelompok perlu membuat logbook, sehingga aktivitas kelompok dapat terdokumentasikan dengan baik. Selain itu kelompok juga perlu membuat buku laporan keuangan kas agar pengelolaan keuangan lebih akuntabel.

 

  • Penutup

Secara umum Bantuan Kompak yang diberikan kepada kelompok Kurma Asih dalam kondisi baik dan dimanfaatkan dengan baik serta dapat meningkatkan kinerja dan pendapatan kelompok.

 

  • Dokumentasi

kurma asih 1kurma asih 2

 

 

 

Kelompok Sumbawa Grow Up

  • Informasi Umum

Kelompok ini terbentuk karena melihat kerusakan terumbu karang di perairan Teluk Saleh Kabupaten Sumbawa yang rusak parah. Kelompok ini terfokus pada kegiatan konservasi yaitu transplantasi terumbu karang, penanaman mangrove dan kampanye sampah. Kelompok ini terdiri dari 8 orang, sebagai ketua Ari Abdussalam (081337352576) dengan alamat Jl. Kamboja PPN Bukit Indah RT 001 RW 006 Kelurahan Seketeng Kec. SumbawaKab. Sumbawa.

Kegiatan transplatasi terumbu karang telah kami laksanakan dari bulan Maret 2017 hingga saat ini. Transplantasi terumbu karang dilakukan di Gili Dangar Ode Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir Sumbawa Nusa Tenggara Barat. Kegiatan transplantasi terumbu karang yang kami lakukan di kawasan Gili Dangar Ode telah berlangsung yang ke 7 (tujuh) kali dengan jumlah penanaman bibit terumbu karang sebanyak 195 media tanam (beton).

Pada tahun 2018 kelompok Sumbawa Grow Up mendapat bantuan pemerintah berupa Bantuan Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) terdiri dari:

 

No.

Nama Barang/Spesifikasi

Volume

Satuan

1.

Paket Peralatan Selam

2

Paket

2.

Senter Underwater

1

Unit

3.

Alat Selam Dasar

10

Unit

4.

Life Jacket

10

Unit

5.

Teropong

1

Unit

6.

Kamera Underwater

1

Unit

7.

Jangka Sorong

1

Unit

8.

Perahu

1

Unit

9.

Mesin Perahu

1

Unit

 

  • Hasil Evaluasi

Kondisi Terkini Bantuan

Bantuan dalam kondisi baik dan berfungsi dengan baik.

Pemanfaatan Bantuan

Bantuan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan antara lain: (1) monitoring terumbu karang sebanyak 2 kali dalam sebulan, (2) Penyewaan kapal untuk wisata sebanyak 3 kali dalam sebulan, (3) Transplantasi karang 1 kali dalam sebulan, (4) Memancing 8 kali dalam sebulan. Dengan adanya bantuan tersebut kegiatan konservasi kelompok meningkat terutama kegiatan monitoring dan transplantasi karang menjadi rutin tiap bulan dilakukan. Selain itu, pendapatan kelompok juga meningkat, pada bulan juli 2019 pendapatan kelompok mencapai 9.250.000.

Rekomendasi

Kelompok perlu membuat buku laporan keuangan kas agar pengelolaan keuangan lebih akuntabel.

 

  • Penutup

Secara umum Bantuan Kompak yang diberikan kepada kelompok Sumbawa Grow Up dalam kondisi baik dan dimanfaatkan dengan baik serta dapat meningkatkan kinerja dan pendapatan kelompok.

 

  • Dokumentasi

Grow Up 1Grow Up 2

 

 

 

Kelompok Sahabat Penyu Loang

  • Informasi Umum

Kelompok Sahabat Penyu Loang adalah salah satu kelompok swadaya yang dibangun oleh beberapa anggota masyarakat yang ada di desa Riabao Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata dimana kelompok ini sudah terdaftar dan diakui  secara resmi oleh Dinas Perikanan Kab. Lembata melalui Keputusan Kepala Dinas Perikanan Kab. Lembata Nomor: DISKAN.523/SD 1.312/XI/2017. Kelompok Sahabat Penyu Loang Berada di Desa Riabao dengan Alamat Sekretariat yaitu; Desa Riabao,RT Sartika, Dusun Tubukrajan Desa Riabao, Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata Provinsi NTT. Sebagai ketua kelompok adalah Densianus Ado Nunang (ketua): 0822137431751 dan sebagai koordinator adalah Polikarpus Bala 081337733809.

Sejak didirakan pada tahun 2016 kelompok ini telah melakukan berbagai kegiatan konservasi antara lain:

  1. Rilis Tukik Bersama Menteri Kelautan dan Perikanan serta beberapa Lembaga dan Pemda Kabupaten Lembata
  2. Kegiatan Monitoring Penyu dilakukan setiap malam sejak april 2016 sampai sekarang.
  3. Edukasi dan sosialisasi kepada sebagian kelompok masyarakat dan anak sekolah khusus di wilayah Loang Kec. Nagawutung
  4. Pembangunan kandang penetasan semi permanen
  5. Pembersihan Pantai
  6. Pemasangan Plang Stop Berburu Penyu dibeberapa titik daerah pesisir pulau lembata
  7. Pendataan Spot Dolphin Watcing, Snorkling
  8. Mendampingi Kelompok Ikat Tenun dengan motif Penyu dan biota laut lainnya
  9. Advokasi dan Sosialisasi Kepada masyarakat untuk pengembangan ekowisata di pantai loang
  10. Pelatihan teknik monitoring dan relokasi telur penyu bagi kelompok nelayan dari Desa Biarawan Kabupaten Flores Timur.

Pada tahun 2018 kelompok Sahabat Penyu Loang mendapat bantuan pemerintah berupa Bantuan Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) terdiri dari:

  

No.

Nama Barang/Spesifikasi

Volume

Satuan

1.

Kandang Penangkaran Penyu

1

Unit

2.

Papan Informasi

2

Unit

3.

Teropong Binokular Bushnell H2) 10x42 mm waterproof

2

Unit

4.

Handy Talkie ICOM V-80 HT VHF TRANSCEIVER

4

Unit

4.

GPS Garmin ETREX Touch 25

2

Unit

5.

Radio Minirig ICOM IC-2300H 65 W VHF KEYPAD MIC (antena HY-Gain V-2R 2M 5,2 DBI Vertical)

1

Unit

6.

Kamera DSLR Canon EOS 1500D

1

Unit

7.

Kamera Underwater Fujifilm Fine Pix XP 130

1

Unit

8.

Senter coolfire cree bomber X3

2

Unit

9.

Head lamp EIGER

4

Unit

10.

Megafon TOA ZR-2015S

1

Unit

11.

Drybag Consina 20L

4

Unit

12.

Snorkling Set AMSCUD (dan Mesh bag Size Big)

4

Unit

13.

Life Jacket

6

Unit

  

  • Hasil Evaluasi

Kondisi Terkini Bantuan

Bantuan dalam kondisi baik dan berfungsi dengan baik kecuali kamera underwater yang dalam kondisi rusak dan sedang diperbaiki.

Pemanfaatan Bantuan

Bantuan dimanfaatkan untuk monitoring dan patroli penyu. Kelompok melakukan penandaan sarang penyu, kelompok juga memanfaatkan bantuan untuk edukasi konservasi penyu kepada masyarakat sekitar. Bantuan peralatan monitoring dimanfaatkan patroli sebanyak 5 kali dalam seminggu dimana semula patroli hanya dilakukan 3 kali dalam seminggu.

Rekomendasi

Kelompok perlu mendapat pelatihan penggunaan GPS, karena dalam belum dapat menggunakannya dan penandaan sarang penyu masih menggunakan alat sederhana.

 

  • Penutup

Secara umum Bantuan Kompak yang diberikan kepada kelompok Sahabat Penyu Loang dalam kondisi baik dan dimanfaatkan dengan baik, kecuali kamera underwater yang dalam kondisi rusak dan sedang dalam perbaikan. Adanya bantuan Kompak dapat meningkatkan kinerja dan pendapatan kelompok.

 

  • Dokumentasi

Penyu Loang 1Penyu Loang 2

Penyu Loang 3