Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN NASIONAL KUPANG
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  

Sumber Daya Perikanan SAP Waigeo Sebelah Barat


Potensi Perikanan

 

Wilayah ini memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi. Sejumlah fauna dapat dijumpai seperti ketam kenari, (Birgus latro), Soasoa (Hydrosaurus amboinensis), burung elang laut perut putih (Holiaeetus leucogaster), dara laut kepala putih (Anour minibus), nuri merah kepala hitam (Lorius lory) dan burung raja udang (halcyon sp). Jenis ikan hias diantaranya jenis kupu-kupu (Chaetodon spp), sersan mayor (Abudefdul spp) dan ikan badut (Amphiprion sp), kepe-kepe (Pamacentrus spp) dan mujair laut (Dascyllus spp).Terdapat 537 jenis karang keras, dimana 9 diantaranya merupakan jenis baru dan 13 jenis endemik. Jumlah ini merupakan 75% karang dunia (CI, TNC-WWF).

Potensi perikanan yang dimanfaatkan oleh nelayan di sekitar SAP Kepulauan Waigeo Sebelah Barat adalah batu-batu (kakak tua), bubara (kuwe),  cangkalang, dan gutila (lencam). Jenis alat tangkap yang dipergunakan untuk menangkap ikan antara lain: pancing, pancing dasar, cigi, jaring insang, dan speargun. Di Kampung Sarpele terdapat sebuah perusahaan mutiara. Sebagian penduduk kampung bekerja di perusahaan ini dan juga menjual hasil tangkapan ikan ke perusahaan.  Dibandingkan kelima kampung lainnya dari segi ekonomi, peredaran uang di Kampung Serpele terlihat cukup bagus karena masyarakat dapat menjual secara langsung hasil tangkapan ikan (cumi, lobster, kerapu, ikan, dll) ke pengumpul hasil perikanan dari Sorong maupun perusahaan mutiara atau ditukar dengan bahan-bahan sembako (Coremap II Raja Ampat, 2010).

 

Download PDF