Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN NASIONAL KUPANG
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Dukungan Kepada Masyarakat Pulau Meosmangguandi, KKP Lakukan Penyerahan Bantuan KOMPAK

 

BIAK NUMFOR [25/06] – Penyerahan Bantuan Pemerintah Tahun Anggaran 2022 dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang wilayah kerja Taman Wisata Perairan (TWP) Kepulauan Padaido sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) Pulau Meosmangguandi, Distrik Aimando, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.

Proses serah terima bantuan ini disaksikan oleh perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor, Stasiun PSDKP Biak, Kepala Distrik Aimando, Kepala Desa Supraima, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Mahasiswi UNIPA dan masyarakat Pulau Meosmangguandi. Dalam sambutannya, Irianto R. Rumawak selaku pelaksana Seksi Pemberdayaan Nelayan Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Biak Numfor menyampaikan harapannya terkait dukungan yang telah diberikan kepada masyarakat Pulau Meosmangguandi. “Mengenai kawasan konservasi yang ada ini, marilah kita jaga dan lestarikan dengan adanya pemberian sarana KOMPAK kepada masyarakat agar dapat digunakan dengan baik sesuai dengan kebutuhan sebagaimana mestinya. Pesan dari saya untuk masyarakat yaitu perlunya diimbangi antara penggeloaan dan pemanfaatan hasil perikanan ini agar jauh lebih baik dalam menggembangkannya,“ kata Irianto dalam sambutannya.

Proses penyerahan bantuan KOMPAK diberikan langsung oleh Imam Fauzi selaku Kepala BKKPN Kupang kepada ketua kelompok penerima bertempat di Balai Kampung Supraima pada [24/06]. Bantuan KOMPAK yang diserahkan terdiri dari sarana pendukung kegiatan konservasi yaitu berupa 1 unit mesin tempel, 1 unit Global Positioning System (GPS), 1 unit senter, 1 unit teropong, 1 unit kamera bawah air (underwater camera), 10 unit baju pelampung (life jacket), 13 buah pakaian lapangan, 5 paket alat selam dasar (masker selam, snorkel dan fins), 1 buah tas kamera, 1 buah kartu memori dan 2 buah mooring buoy.

Imam menjelaskan bahwa dengan penyaluran bantuan tersebut, diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok penerima dalam melakukan kegiatan perlindungan, pelestarian, dan/atau pemanfaatan pada kawasan konservasi maupun jenis ikan terancam punah dan/atau dilindungi. “Kami berharap dengan pemberian bantuan KOMPAK, kepeduliannya terhadap kawasan konservasi yang ada ini dapat dijaga dan dilestarikan karena kawasan konservasi ini memiliki potensi yang tinggi terhadap kehidupan dan lautan. Kami sampaikan juga bahwa akan dilakukan pula pemonitoringan pengawasan dalam penggunaan alat – alat yang telah diberikan oleh pemerintah ini untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam penggunaan. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat Meosmangguandi jauh lebih memperhatikan dan mempergunakannya dengan baik dan sangat ditegaskan kembali kepada masyarakat untuk kesadaran sepenuhnya dalam menjaganya," tegas Imam.

Roberth Rumaropen selaku Kepala Distrik Aimando juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan BKKPN Kupang kepada masyarakat Pulau Meosmangguandi. “Kami mengucapkan terima kasih untuk Kepala BKKPN Kupang yang sudah menyempatkan datang ke Meosmangguandi ini dalam rangka penyerahan KOMPAK dan terkait dengan hal ini, kami harapkan adanya kesadaran dari masyarakat untuk selalu mempergunakan sebagaimana mestinya dalam menggunakan alat-alat yang ada ini agar tetap aman dan dapat digunakan dengan baik. Potensi lautan yang sangat menjanjikan dan menjadi sumber kehidupan bagi kami semua, ada lebih baiknya mari kita sama-sama menjaga dan melestarikan kawasan konservasi ini,“ ujar Roberth.

Zakaria Rumkorem sebagai ketua kelompok masyarakat penerima bantuan KOMPAK turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada KKP melalui BKKPN Kupang atas bantuan sarana yang diberikan. “Kami mewakili masyarakat Pulau Meosmangguandi merasa sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional Kupang. Adanya sarana ini akan kami gunakan dengan seperlunya atau untuk kepentinngan sebagaimana mestinya, serta ikut menjaga dan melestarikan kawasan konservasi yang ada ini,” jelas Zakaria.

Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional Kupang   25 Juni 2022   Dilihat : 54



Artikel Terkait: