Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN NASIONAL KUPANG
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Survey Sosek, Persepsi Masyarakat dan Monitoring bantuan Kompak di TWP Kapoposang

 

Pangkep – Minggu (29/5) Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang melalui Pengelola Wilayah Kerja TWP Kepulauan Kapoposang dan Laut Sekitarnya melakukan Survey Sosial Ekonomi, Persepsi Masyarakat dan Monitoring bantuan Kompak di Pulau Gondongbali, Desa Mattiro Matae, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan pada tanggal 25-28 Mei 2022. kegiatan dilakukan dengan metode wawancara menggunakan kuisionel. Berdasarkan hasil survey sosial ekonomi, diketahui bahwa masyarakat di Pulau Gondongbali mayoritas bekerja sebagai nelayan dan ada beberapa pengepul ikan. Nelayan menangkap ikan di perairan sekitar kawasan TWP Kepulauan Kapoposang dan Laut Sekitarnya dan ada yang menangkap hingga di Kendari. Hasil tangkapan mayoritas adalah ikan Mairo/ teri , gurita, sotong, kerapu dan ikan katamba. Alat tangkap yang digunakan berupa pere’ pere’ dan pancing . Masa tangkap terbaik pada bulan januari – juni – Adapun Kendala yang sering dihadapi yaitu cuaca buruk, mahalnya harga BBM dan mesin. Berdasarkan hasil survey persepsi masyarakat , diketahui bahwa mayoritas masyarakat sudah memahami terkait kawasan konservasi perairan, biota laut dilindungi dan pemanfaatan sumber daya yang ramah lingkungan. Masyarakat juga sudah memahami pentingnya ekosistem karang, lamun dan mangrove terutama karang sebagai rumah ikan - Jenis biota laut dilindungi yang sering dijumpai masyarakat adalah penyu, hiu paus dan hiu. Guna meningkatkan pengetahuan terhadap biota yang dilindungi, masyarakat berharap diberikan bahan edukasi seperti poster. Berdasarkan hasil monitoring bantuan kompak juga selanjutnya diketahui bahwa bantuan lampu guna alat tangkap ramah lingkungan telah digunakan oleh para penerima. Mayoritas lampu sudah digunakan oleh para nelayan pere pere untuk menangkap ikan mairo / teri/ Ada beberapa penerima yang belum menggunakan bantuannya dikarenakan kapal sedang dalam perbaikan dan musim tangkap mairo hampir selesai. Pada pelaksanaan kegiatan ini, tim pengelola terkendala cuaca sehingga target narasumber yang dituju tidak semuanya terwakilkan.

Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional Kupang   29 Mei 2022   Dilihat : 85



Artikel Terkait: