Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN NASIONAL KUPANG
DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Bimbingan Teknis Manajemen Pengelola dan Penilaian Daya Dukung Kawasan Konservasi Perairan

 

Kupang – Jum’at (3/6) Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Manajemen Pengelola dan Penilaian Daya Dukung Kawasan Konservasi Perairan yang dilaksanakan secara luring di Aula Hiu Paus Kantor BKKPN Kupang dan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan ini merupakan salah satu peningkatan kapasitas Sumberdaya Manusia dalam lingkup internal BKKPN Kupang. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 3 - 4 Juni 2022. Materi yang disampaikan yaitu Analisis Daya Dukung dan Daya Tampung Jasa Ekosistem Kawasan Konservasi Perairan dan Model Daya Dukung Wisata Bahari dan Wisata Pantai dengan Pendekatan Sistem Dinamik, Membangun dan Mengelola Budaya Pelayanan Prima, Aplikasi Konservasi Genetik dalam Pengelolaan Kelautan dan Tata Kelola Kawasan Konservasi menuju Pengelolaan yang Efektif. Materi pertama terkait Analisis Daya Dukung dan Daya Tampung Jasa Ekosistem Kawasan Konservasi Perairan disampaikan oleh Bapak Dr. Irman Firmansyah, M.Si yang merupakan Ketua Umum Asosiasi Sistem Dinamik Indonesia. Daya Dukung merupakan kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Dinyatakan seimbang bila populasi berada pada garis yang sejajar dengan daya dukung. Penentuan Daya Dukung dan Daya Tampung ditinjau dari lingkup ekosistem kemudian diturunkan hingga ke level yang lebih rendah sampai dengan spesies maupun genetik. Dalam penentuan Daya Dukung dan Daya Tampung perlu menentukkan proyeksi waktu, untuk menentukkan faktor-faktor yang mempengaruhi dan saling mempengaruhi. Analisis DDT dengan memproyeksi waktu dapat menjadi prakiraan/prediksi kondisi, sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Materi selanjutnya tentang Model Daya Dukung Wisata Bahari dan Wisata Pantai dengan Pendekatan Sistem Dinamik disampaikan oleh Ibu Dr. Chaterina A. Paulus, S. Pi., M.Si dari Fakultas Kelautan Universitas Cendana. Pada materi ini disampaikan kebijakan – kebijakan terkait konservasi perairan dan tahapan penilaian daya dukung wisata. Kerangka Daya Dukung Kawasan merupakan kerangka yang bisa digunakan untuk mengintegrasikan keberlanjutan dalam pengelolaan kawasan perairan nasional yang berkelanjutan. Tantangan yang cukup besar dalam integrasi DDK ke dalam Pengelolaan KKP adalah inventarisasi dan pemetaan data terkait dengan komponen skenario yang dibangun. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi. Materi Budaya Pelayanan Prima disampaikan oleh Bapak Darwanto K., S.H, M.H, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang. Pada kesempatan ini Bapak Darwanto menyampaikan "Dalam melaksanakan tugas, harus penuh dengan integritas, tanggung jawab dan kejujuran. Hindari kepentingan pribadi dan rasa ingin memperkaya diri sendiri. Tunas akan membesar, semua akan bertumbuh. Bangun karakter yang baik dari sekarang agar terus terbawa dan sudah terbentuk bagus sampai masa depan. Jaga diri, jaga nama baik, jaga nama instansi." Selain disampaikan beberapa materi, pada kegiatan ini juga dilakukan sesi mini workshop untuk materi Aplikasi Konservasi Genetik dalam Pengelolaan Kelautan. Peserta tampak antusias dalam melakukan praktek koleksi sampel untuk identifikasi DNA. Agenda hari terakhir disampaikan secara daring materi terkait Tata Kelola Kawasan Konservasi menuju Pengelolaan yang Efektif oleh Bapak Herri Binarasa Putra, S.Pi., M.Sc , Sub Koordinator Kelompok Pemanfaatan Kawasan Konservasi. Ruang lingkup materi yang disampaikan yaitu sistematika perizinan Kawasan Konservasi dan peraturan - peraturan terkait Pengelolaan Kawasan Konservasi.

 

Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional Kupang   03 Juni 2022   Dilihat : 92



Artikel Terkait: