Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Mengenal Sosok Penjaga Penyu Di Pantai Mampie Polewali Mandar

Di Hari Sumpah Pemuda ini, sudah sepatutnya kita para pemuda bangkit untuk memajukan Indonesia. Seperti Muhammad Yusri, Ketua Kelompok Sahabat Penyu si Penjaga Penyu di Pantai Mampie, Polewali Mandar.

  

Sejak 2013, Muhammad Yusri sudah memulai aktifitas penyelamatan penyu karena rasa prihatin terhadap keberadaan penyu yang semakin berkurang di daerahnya, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.

 

Setiap tahun, hampir semua penyu yang mendarat untuk bertelur, telurnya diambil lalu dijual oleh warga sekitar pantai.

 

Pada tahun 2016, Yusri mendirikan kelompok "Sahabat Penyu" di Pantai Mampie, Desa Galeso. Awalnya Yusri melakukan penyelamatan dengan cara mengadopsi telur penyu yang ditemukan warga dan melarang warga untuk menjual ke pasar dengan memberikan insentif uang.

 

Telur yang diadopsi lalu ditetaskan dan dilepaskan. Hal ini disambut baik masyarakat pesisir bahkan aktifitas pelepasan tukik membuat Pantai Mampie menjadi objek wisata.

 

Sahabat Penyu saat ini memiliki 15 orang anggota. Masyarakat yang dulunya menjual telur penyu kini menjadi anggota Sahabat Penyu, bersama para pemuda daerah, wartawan, dan pemerhati lingkungan.

Banyak kegiatan yang dilakukan di Rumah Penyu. Setiap kegiatan selalu dibarengi dengan pengenalan satwa laut. Contohnya anggota dari sanggar berlatih menari di Rumah Penyu sambil belajar tentang penyu.

 

"Pencapaian yg paling berkesan adalah kami sudah jarang melihat telur penyu dijual di pasar tradisional yg ada di Kabupaten Polewali Mandar, pemerintah provinsi juga sudah ikut mengkampanyekan pentingnya menjaga penyu"

 

Yusri bersama Sahabat Penyu mendapat dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Barat.

 

Sahabat Penyu juga menerima penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga.

 

 

Untuk para pemuda-pemudi Indonesia, Yusri berpesan "Masa depan bangsa ini ada di tangan pemuda. Jangan jadikan harta dan  latar pendidikan sebagai penghalang, tapi kita bisa karena berani memulai dari hal yang kecil" (Humas PRL)

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut   28 Oktober 2020   Dilihat : 697



Artikel Terkait: