Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Konidisi Ekosistem Padang Lamun Di Pesisir Tablolong, Kupang

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Tim Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang melakukan kegiatan monitoring kondisi ekosistem padang lamun di perairan desa Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, pada Senin (20/4). Tujuan dari kegiatan monitoring ini adalah untuk mendapatkan informasi sebaran lamun, tutupan lamun, dan jenis lamun di perairan laut dangkal Desa Tablolong dalam rangka pengumpulan data series kondisi ekosistem dan habitat di perairan TNP Laut Sawu.

 

Kegiatan dilakukan pada 3 stasiun yang merupakan stasiun pengamatan baru dengan metode yang mengacu pada panduan Monitoring Padang Lamun (sea grass watch LIPI). Metode yang dipergunakan pada kegiatan monitoring lamun lokasi perairan Tablolong ini adalah dengan metoda transek kuadrat yang di bentangkan secara tegak lurus garis pantai sepanjang 100 m. Untuk mengetahui tutupan dan dominansi jenis lamun, data diambil dengan pendekatan kuadrat (frame) 50 x 50 cm.

 

Dari hasil pengamatan di stasiun pemantauan tersebut ditemukan terdapat 7 jenis lamun, yaitu: Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Syringodium isoetifolium, Halophila ovalis, Halodule uninervis, Halodule pinifolia, dan Cymodocea serrulata. Lamun jenis Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, dan Syringorium isoetifolium merupakan lamun yang mendominasi pada lokasi ini. Untuk selanjutnya, akan dilakukan analisis data untuk memperoleh rata-rata persentase tutupan total, kerapatan, dominansi, sehingga diketahui status padang lamun berdasarkan kriteria yang tercantum dalam KepMenLH 200 tahun 2004, dan akan dilaporkan secara lengkap kemudian. (BKKPN Kupang)

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut   28 April 2020   Dilihat : 732



Artikel Terkait: