Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Mangrove Masa Depan Bangsa

Ekosistem mangrove memiliki fungsi fisik, ekologis dan fungsi ekonomi yang sangat penting bagi masyarakat di sekitarnya. Pemanfaatan yang berlebihan telah mengakibatkan ekosistem mangrove mengalami kerusakan yang memprihatinkan. Sebagian besar ekosistem mangrove di Indonesia mengalami degradasi sumberdaya yang berdampak tidak hanya melemahkan fungsi ekologisnya, juga mengakibatkan kehancuran sosial ekonomi masyarakat pesisir itu sendiri. Hal ini dicerminkan dengan menurunnya hasil tangkapan ikan terutama udang dan kepiting, terganggunya usaha pertambakan, dan kebangkrutan para pengelola wisata, akibat bangunannya tergerus abrasi hebat. Lebih dari itu, kerusakan ekosistem mangrove merusak tatanan lingkungan, seperti intrusi air laut yang mengakibatkan kesulitan air tawar, dan terjadinya kerusakan pemukiman akibat angin dan badai.

 

Berawal dari permasalahan tersebut di atas, Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam hal ini Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil melaksanakan program Pusat Restorasi dan Pengembangan Ekosistem Pesisir (PRPEP) yaitu suatu program dengan pendekatan perlindungan dan rehabilitasi serta pemanfaatan ekosistem mangrove secara berkelanjutan yang pengelolaannya melibatkan masyarakat setempat, sehingga masyarakat turut memiliki kepedulian dalam menjaga dan memelihara ekosistem mangrove. Konsep Pengembangan PRPEP adalah dengan mengembangkan suatu kawasan yang dirancang untuk perlindungan dan restorasi ekosistem pesisir yang sekaligus juga dikembangkan menjadi pusat pembelajaran sebagai sarana edukasi, penelitian, laboratorium alam serta destinasi ekowisata.

 

Pengembangan PRPEP telah dirintis sejak tahun 2015, hingga saat ini telah tersebar di 22 Kabupaten/Kota dengan 28 lokasi sebagai lokus pengembangannya. Buku “Mangrove Masa Depan Bangsa” adalah buku yang menggambarkan dokumentasi pelaksanaan kegiatan PRPEP yang selama ini dilaksanakan sekaligus merupakan wujud sosialisasi kami terhadap pengembangan konsep PRPEP yang secara garis besar berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dalam perlindungan dan restorasi ekosistem pesisir di wilayahnya. Besar harapan kami bahwa keberhasilan konsep pengembangan ini dapat diduplikasikan bagi seluruh stakeholder pemerhati lingkungan sebagai salah satu alternatif pendekatan dalam penyelamatan ekosistem pesisir dari ancaman kerusakan. Semoga buku ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi semua pihak (Direktorat P4K)

 

Untuk mendapatkan Buku "Mangrove Masa Depan Bangsa", dapat menghubungi via email subditrestorasikkp@gmail.com

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut   06 April 2020   Dilihat : 479



Artikel Terkait: