Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Potensi Kawasan Konservasi di Kepulauan Sula, Maluku Utara

Secara geografis perairan Maluku Utara berada dalam kawasan segitiga terumbu karang atau coral triangle. Oleh sebab itu perairan Maluku Utara memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi dan menjadi rumah bagi beberapa spesies karang dan berbagai jenis ikan, lumba-lumba dan penyu. Kekayaan laut yang melimpah tersebut tentunya harus dijaga dan dirawat demi kehidupan anak cucu dan generasi mendatang. Karena itu terdapat beberapa kawasan pulau dan laut Maluku Utara yang akan dijadikan sebagai kawasan konservasi perairan.

 

Kepulauan Sula menjadi salah satu kawasan konservasi perairan baru yang ada di Maluku Utara. Hal ini merupakan buah kerjasama antara Indonesia dan Amerika Serikat. Peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat yang dirayakan dengan penetapan tiga Kawasan Konservasi Perairan di Maluku Utara. Tiga kawasan ini berada di Kepulauan Sula, Rao-Dehegila dan Pulau Makian. Kerjasama Indonesia dan Amerika Serikat di sektor kelautan dan perikanan, antara lain dalam meningkatkan pengelolaan sumber daya perikanan berkelajutan, salah satu lewat penetapan kawasan konservasi perairan.

 

Potensi yang dimiliki oleh Kepulauan Sula sangat beragam, ditinjau dari keanekaragaman hayati yang ada di kepulauan tersebut yakni terdapat ekosistem terumbu karang yang didominasi oleh karang hidup (karang keras dan lunak) dan substrat bergerak (berdasarkan survey PIT), juga keberagaman ikan karang dan biota lainnya. Selai itu terdapat pula potensi hutan bakau, padang lamun dan adanya spesies Kharismatik - Endangered, Threatened, Protected (ETP Species) seperti Hiu Karang Sirip Putih (Triaenodon obesus), Hiu Karang Sirip Hitam (Carcharhinus melanopterus), Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus), Ikan Kakatua Bonggol Paruh (Bolbometopon muricatum), Penyu, Paus dan Lumba-lumba.(Berdasarkan survei biofisik yang dilakukan oleh CTC bersama DKP Maluku Utara dan Universitas Khairun.

 

Berikut merupakan tujuan pembentukan KKP Kepulauan Sula :

 

  1. Melestarikan sumber daya hayati pesisir dan laut agar dapat terus-menerus memberikan manfaatnya (ecosystem services) bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula dan Provinsi Maluku Utara pada umumnya.
  2. Menjamin keberlanjutan perikanan dengan melindungi ekosistem tempat ikan berkembang biak, berlindung dan mencari makan. Keberlanjutan perikanan ini sangat penting bagi nelayan sehingga dapat meningkatkan hasil tangkapan tetapi dengan tetap menjaga stok perikanan
  3. Menjamin keberlanjutan pariwisata bahari sekaligus juga meningkatkan kunjungan wisata bagi penikmat wisata bahari khususnya wisata selam dan snorkeling dengan melindungi spesies-spesies kunci yang menjadi objek penting dalam wisata bahari seperti beberapa jenis hiu, penyu, ikan napoleon, mamalia laut dan tentu saja berbagai spesies terumbu karang.

 [WM/LPSPLSORONG]

 

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut   10 Januari 2020   Dilihat : 706



Artikel Terkait: