Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Mengenal Lebih Dekat Silvertip Shark (Carcharhinus albimarginatus)

Gambaran Umum

 

Hiu Silvertip memiliki nama latin Carcharhinus albimarginatus (Ruppell, 1837). penamaan hiu ini didasarkan pada karakteristik margin warna putih pada semua sirip ditubuhnya. bentuk tubuhnya ramping danmemiliki mata bulat besar. Sirip ekor asimetris, dengan lobus atas yang besar. ikan ini memiliki 12-14 gigi bergerigi di rahang bawah dan atas. Warna tubuh umumnya abu-abu gelap atau abu-abu coklat bagian punggung, memudar menjadi putih di bagian perut. Panjang hiu ini sekitar 3 meter (rata-rata 2-2,5 meter) dan betina cenderung lebih besar dari jantan. Berat maksimum yang tercatat untuk hiu silvertip adalah 162,2 kg.

 

gulam

 

Reproduksi

 

sistem reproduksi hiu ini adalah vivipar. dalam sekali melahirkan, ikan ini bisa mengeluarkan 1-11 anakan/bayi hiu, setelah periode kehamilan 12 bulan. hiu muda yang dilahirkan memiliki panjang tubuh 63-68 cm. bayi hiu akan tetap berada di daerah terumbu dangkal, bergerak ke perairan yang lebih dalam saat mereka tumbuh dewasa. Hiu jantan dan betina mencapai kematangan seksual pada panjang tubuh berkisar 1,6-1,9 meter.

 

Habitat

 

Hiu Silvertip menghuni landas kontinen dan perairan lepas pantai, di sekitar pulau lepas pantai dan terumbu karang, pada kedalaman dari permukaan hingga 800 m. Hiu dewasa memiliki jangkauan yang luas, sedangkan yang muda lebih sering ditemukan di perairan dangkal yang lebih dekat ke pantai.

 

interaksi dengan manusia

 

jika bertemu dengan hiu silvertip, perlu untuk berhati-hati, karena berpotensi berbahaya bagi manusia. Hiu Ini dianggap berpotensi berbahaya karena ukurannya yang besar, kelimpahan di sekitar terumbu karang lepas pantai. Menurut the International Shark Attack File, spesies ini bertanggung jawab atas satu serangan tidak beralasan. Meskipun cenderung menjaga jarak dari penyelam dan perenang, hiu silvertip akan menjadi agresif saat ada umpan/makanan.

 

Status perlindungan

 

secara nasional, Silvertip Shark belum memiliki status perlindungan. namun, pada tahun 2015 oleh IUCN status ikan ini telah dinaikkan dari Near Threathened (hampir terancam) menjadi Vulnerable (rentan).

 

Pemanfaatan

 

berdasarkan data Loka PSPL Sorong, pada tahun 2018 total produksi sirip hiu jenis ini mencapai 238 Kg dengan rata 19,8 Kg/bulan. hiu ini menyumbang 0,67% dari total keseluruhan produk sirip hiu tahun 2018. [GA/LPSPLSORONG]

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut   10 Januari 2020   Dilihat : 714



Artikel Terkait: