Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

DIREKTORAT JENDERAL PENGELOLAAN RUANG LAUT
Kilas Berita  
Pergerakan Gelombang Di Pantai

Gelombang pecah adalah suatu sistem yang sangat kompleks, bahkan dalam beberapa jarak sebelum gelombang pecah, bentuknya tidak sinusoida lagi. Jika terjadi gelombang pecah, energi yang diterima dari angin akan berkurang, kemudian beberapa energi dikembalikan ke laut dan jumlahnya bergantung kepada kemiringan pantai, semakin kecil sudut kemiringan pantai maka semakin kecil pula energi yang dibalikkan (Open University 1993).

Gelombang pecah diklasifikasikan dalam tiga kategori yaitu spilling, plunging, Spilling biasanya terjadi apabila gelombang dengan kemiringan kecil menuju ke pantai yang datar (kemiringan kecil).

 

ombak spilling

1. Spilling dicirikan oleh buih dan turbulensi di puncak gelombang dan biasanya dimulai beberapa jarak dari pantai dan disebabkan jika akibat lapisan air di puncak bergerak lebih cepat daripada gelombang seluruhnya. Gelombang seperti ini dicirikan dengan kemiringan pantai yang landai (Open University 1993).

ombak plunging

2. Plunging terjadi saat kemiringan gelombang dan dasar bertambah, gelombang akan pecah dan puncak gelombang akan memutar dengan massa air pada puncak gelombang akan terjun ke depan. Bentuk gelombang ini banyak disukai oleh peselancar

ombak surging

3. Surging terjadi pada pantai dengan kemiringan yang sangat besar (sangat curam), dibentuk dari gelombang yang rendah dengan periode panjang dan muka gelombang dan puncaknya relatif tidak pecah seperti gelombang yang meluncur ke pantai [ING/LPSPLSORONG]

Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut   14 November 2019   Dilihat : 6709



Artikel Terkait: