Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI BESAR PENGUJIAN PENERAPAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT JENDERAL PENGUATAN DAYA SAING PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Menteri Trenggono Ajak Asosiasi Gelar Pameran Ikan Hias Skala Internasional

SIARAN PERS

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

NOMOR SP.763/SJ.5/VII/2021

 

JAKARTA (26/7) - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendorong tumbuhnya industri ikan hias di dalam negeri. Salah satu yang menurutnya penting dilakukan adalah dengan menggelar pameran ikan hias berskala internasional. Selain sebagai ajang promosi dan edukasi, pameran berskala besar akan melahirkan kegiatan ekonomi baru.

 

Hal ini disampaikan Menteri Trenggono saat berdialog dengan perwakilan Indonesia Asosiasi Ikan Hias (Inafish) secara daring dan luring, Senin (26/7/2021).

 

"(Perlu) ada pameran (berskala internasional). Saya tawarkan raiser (di Bogor) itu dibangun. Orang-orang nantinya berbondong pergi ke situ. Turunannya banyak sekali. Misal pembuatan akuariumnya, selangnya, belum lagi pakaian. Ekonominya jalan," ujar Menteri Trenggono dalam dialog tersebut.

 

KKP memiliki Raiser Ikan Hias di Cibinong, Jawa Barat yang bisa dimanfaatkan sebagai lokasi pameran maupun menjadi wadah berkumpulnya para stakeholder ikan hias di Indonesia. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan stakeholder sangat diperlukan dalam mewujudkan pembangunan industri ikan hias nasional.

 

Langkah lain yang menurutnya juga penting dilakukan untuk mempromosikan komoditas ikan hias Indonesia adalah mengkombinasikannya dengan dunia seni. Baik itu dalam bentuk film, lukisan, maupun tulisan.

 

"(Nanti) saya mau temukan antara ikan hias dengan seni. Saya katakan tolong dong kamu (pelaku seni) temukan sebuah cerita, dalam konteks seni," terangnya.

 

Sementara mengenai regulasi, Menteri Trenggono memastikan tidak akan mempersulit pelaku usaha maupun pembudidaya selama kegiatan yang dilakukan tidak mengancam kelestarian lingkungan dan kelestarian komoditas ikan hias itu sendiri.

 

Pihaknya juga memastikan memberi dukungan penuh apalagi di masa pandemi Covid-19, ikan hias termasuk komoditas sektor perikanan yang tumbuh subur karena banyak peminatnya.

 

"Kita ini produksinya regulasi, kemudian mengevaluasi yang sudah ada, kemudian merevitalisasi terhadap yang kurang baik menjadi baik," tambahnya.

 

Sebagai informasi, Indonesia tercatat memiliki 4.552 jenis spesies ikan hias dengan 440 jenis di antaranya merupakan ikan endemik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Nilai ekspor ikan hias Indonesia terus mengalami peningkatan dari USD21 juta pada tahun 2012 menjadi USD30,8 juta pada 2020.

 

Sementara untuk tahun ini saja, sampai dengan Mei 2021 tercatat ekspor ikan hias Indonesia sebesar USD15,2 juta. Jenis ikan hias utama yang diekspor antara lain arwana, arwana jardini, maskoki, koi, dan cupang hias. Sedangkan negara tujuan ekspor terbesar adalah Jepang, Amerika Serikat, Hongkong, Vietnam, dan China.

 

BIRO HUMAS DAN KERJA SAMA LUAR NEGERI

Admin   28 Juli 2021   Dilihat : 103



Artikel Terkait: