Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI BESAR PENGUJIAN PENERAPAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT JENDERAL PENGUATAN DAYA SAING PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
ILPIKANI dan BBP3KP Dorong Peningkatan Kompetensi Analis Laboratorium Organoleptik Melalui Pelatihan Panelis Standar ISO 8586:2012

 

Jakarta (8/6) – Lebih dari 300 Analis Pengujian Organoleptik dari 30 laboratorium yang tergabung dalam Ikatan Laboratorium Pengendalian dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan Seluruh Indonesia (ILPIKANI) mengikuti webinar Pelatihan Panelis Standar Berdasarkan ISO 8586:2012 melalui aplikasi zoom. Pelatihan ini digelar oleh ILPIKANI bekerja sama dengan Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) yang hingga saat ini masih dijadikan laboratorium referensi oleh Laboratorium Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan (LPPMHP).

 

“Kompetensi analis pengujian merupakan salah satu aspek penting ketika kita bicara mengenai akreditasi Laboratorium Penguji sesuai SNI ISO/EC 17025:2017,” ungkap Artati Widiarti, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) saat membuka acara.

 

Artati menyatakan bahwa banyak sekali tantangan yang dihadapi oleh LPPMHP di Indonesia terutama di daerah-daerah kecil, seperti keterbatasan anggaran dan pergantian personel laboratorium yang pada akhirnya memengaruhi kriteria kompetensi. Padahal, LPPMHP memiliki peranan yang sangat krusial dalam mengawasi, menguji, dan membina pelaku usaha perikanan terkait mutu produk hasil perikanan agar masyarakat umum dapat mengkonsumsi produk perikanan yang aman.

 

Pernyataan tersebut mendukung harapan Anwar Sobari, Ketua II ILPIKANI, yang menyatakan bahwa penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang mengarah pada kompetensi dari masing-masing laboratorium anggota ILPIKANI memang dirasa perlu.

  

Pelatihan daring yang digelar selama dua hari ini dibawakan oleh Rini Rosita, S.St.Pi selaku Pengawas Perikanan Muda dari BBP3KP. Dalam materi yang disampaikan, Rini memberikan pemaparan mengenai good sensory practices, metode pengujian organoleptik, serta pembentukan dan pemeliharaan panelis standar.

 

“Harapannya, pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi, pengetahuan, dan kemampuan analis laboratorium sebagai panelis standar,” terang Artati. Ia juga menjelaskan bahwa pemutakhiran kemampuan dan pemahaman Analis Pengujian Organoleptik diperlukan dalam pembentukan panelis standar.

 

Senada dengan hal tersebut, Widya Rusyanto, Kepala BBP3KP menyatakan bahwa selain untuk mencetak panelis standar, diharapkan pula uji panelis standar juga bisa dilakukan, sehingga konsistensi dan kepekaan calon panelis dapat terstandarisasi dengan baik.

 

Admin   09 Juni 2021   Dilihat : 111



Artikel Terkait: