Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI BESAR PENGUJIAN PENERAPAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT JENDERAL PENGUATAN DAYA SAING PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Bimbingan Teknis Inbis Invapro KP BBP3KP Sesi 3 Tingkatkan Kemampuan Manajerial dan Pemasaran UMKM

Jakarta (9/7) – Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Inkubasi Bisnis Inovasi Produk Kelautan dan Perikanan (Inbis Invapro KP) sesi 3 pada Kamis 9 Juli 2020 melalui video conference Zoom Meeting.

Bimbingan Teknis yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kompetensi tenant/UMKM Binaan dalam mengelola usaha dan pemasarannya ini masih dihadiri oleh 9 (sembilan) tenant dan 16 UMKM Binaan, Satker BBP3KP (Cibinong, Palabuhanratu, Mataram, Ambon), pendamping tenant dan UMKM Binaan dari 20 (dua puluh) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota, dan tim Inbis Invapro KP 2020 dengan jumlah total sebanyak 90 (sembilan puluh) orang peserta.

  

Materi yang disajikan pada bimtek sesi terakhir ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan pemasaran peserta khususnya tenant/UMKM Binaan BBP3KP. Materi pertama berjudul Strategi Peningkatan Omzet dan Kapasitas Produksi UMKM yang disampaikan oleh Direktur CV Baroka Mitra Sejahtera sekaligus Ketua Asosiasi Pelaku Usaha Bandeng Indonesia (ASPUBI) Mumfaizin. Materi ini membahas tentang strategi atau rencana yang dilakukan untuk mencapai tujuan jangka panjang pada kondisi ketidakpastian sehingga unggul dan kompetitif dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan. Pada materi tersebut peserta dapat memahami bagaimana perencanaan, pelaksanaan, maupun rencana pengembangan produk dan pasar yang digambarkan melalui sebuah peta/matriks.

Materi ke-2 disampaikan oleh Analis Pasar Hasil Perikanan (APHP) BBP3KP Madya Sri Rahayu berjudul Analisa Usaha. Materi ini menjelaskan tentang bagaimana cara menyusun analisa keuangan sebuah usaha dengan memperhatikan kebutuhan peralatan, bahan, tenaga kerja, tempat usaha, dan kebutuhan biaya sehingga diperoleh harga pokok produksi dan harga jual produk yang pada akhirnya dapat mengetahui jumlah keuntungan dari usaha tersebut.  

Materi ke-3 disampaikan oleh Analis Pasar Hasil Perikanan (APHP) BBP3KP Muda Hendra Permana dengan judul Akuntansi Sederhana yang menjelaskan tentang pengertian, tujuan, dan jenis pemakai informasi akuntansi. Pada materi ini peserta diberikan penjelasan bagaimana cara menyusun laporan keuangan berdasarkan Persamaan Dasar Akuntansi dan faktor apa saja yang diperlukan dalam penyusunan laporan tersebut.

Kegiatan dilanjutkan dengan materi Potensi Berbisnis melalui e-commerce di Indonesia oleh perwakilan Shopee wilayah Solo Dias Bahary Adhitama. Pemateri menjelaskan bahwa pada era serba digital ini promosi dan pemasaran secara online menjadi penting terlebih lagi sedang mewabahnya covid-19 yang mengharuskan masyarakat untuk jaga jarak dan tetap berdiam diri di rumah sehingga pembelian melalui online menjadi salah satu alternatif mendapatkan produk yang diinginkan. Pada kesempatan ini Dias memberikan tips dan trik dalam meningkatkan penjualan serta tata cara pendaftaran penjualan produk UMKM di Shopee.

Pada setiap akhir materi peserta diberi kesempatan untuk bertanya kepada narasumber. Kesan dan pesan terkait kegiatan disampaikan oleh peserta dari tenant/UMKM Binaan dan pendamping tenant/UMKM Binaan 2020. Salah satu peserta sekaligus tenant terpilih Inbis Invapro KP 2020 Puspitaningrum menyampaikan bahwa 3 (tiga) sesi sudah dijalani dengan baik dan ini sungguh luar biasa ilmu yang diterima meskipun dengan jarak yang tidak langsung berhadapan tapi banyak sekali hal-hal yang menimbulkan energi positif. Pemilik Gerai D’Pita dengan produk lele siap goreng ini berharap ke depan usaha yang dimiliki bisa tumbuh kembang sesuai dengan harapan dan memiliki kesempatan untuk naik kelas serta mendapat pembinaan dari tangan-tangan profesional yang memberikan nilai tambah. “Semoga ada pertemuan tatap muka langsung mungkinpada saat pembinaan sehingga segala kendala yang dilalui sehari-hari bisa tersampaikan lebih tuntas” ujar Puspitaningrum.

Salah satu peserta sekaligus pendamping UMKM dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pangkep Thamrin menyampaikan bahwa di daerah sangat minim informasi sehingga berharap agar BBP3KP dapat memberikan informasi khususunya terkait pengolahan produk perikanan terbaru dan program pembinaan UMKM.

Kegiatan diakhiri dengan penjelasan Agenda Pendampingan Tenant/UMKM Binaan Inbis Invapro KP 2020 dan kata penutup oleh Kepala Bidang Pelayanan Pengembangan Usaha Adi Wibowo. “Terima kasih bagi para peserta tenant/ukm binaan dan pendamping yang sudah mengikuti kegiatan ini juga Terima kasih kepada Tim Inbis yang sudah mendukung terselenggaranya kegiatan ini” ujar Adi mengakhiri sambutan penutupnya.

 

Humas BBP3KP

Admin   13 Juli 2020   Dilihat : 2454



Artikel Terkait: