Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI BESAR PENGUJIAN PENERAPAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT JENDERAL PENGUATAN DAYA SAING PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Pemanfaatan Sarana Bale Kusuka Cisolok, Sukabumi melalui Alih Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan Komoditas Setempat

Sukabumi (21/6). Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah melakukan pembangunan dan menetapkan penerima Bantuan Pemerintah berupa Bale Kusuka.  Keputusan Dirjen PDSPKP Nomor 143/KEP-DJPDSPKP/2018 tentang Penerima Bantuan Pemerintah Pembangunan Bale Kusuka tahun 2018 menetapkan 6 (enam) lokasi yaitu Demak, Cilacap, Sukabumi, Pandeglang, Pasuruan, dan Lombok Barat. Bale Kusuka ini berfungsi sebagai tempat dilaksanakannya pendampingan, penyuluhan, penyampaian informasi, sosialisasi kebijakan pembangunan dan inovasi teknologi kelautan dan perikanan kepada pelaku utama dan usaha kelautan dan perikanan serta masyarakat. Untuk lebih memanfaatkan fungsi Bale Kusuka maka BBP2HP melaksanakan kegiatan penyebarluasan informasi pengujian dan penerapan hasil perikanan di Bale Kusuka Cisolok Sukabumi dengan menghadirkan peserta sebanyak 30 orang terdiri dari pengolah, pemasar, penyuluh perikanan, dan staf Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2019 dibuka oleh Plt. Kepala BBP2HP Muhammad Wahidin, S.St.Pi, M.AP yang dihadiri oleh Kepala Bagian SDM Aparatur dan Organisasi Ditjen PDSPKP Ir. Edy Sopian Oskandar, serta Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kab Sukabumi, Arif Solihin, S.IP. M.Si. Dalam sambutannya beliau berharap UKM pengolah hasil perikanan di Wilayah Cisolok, khususnya dan penyuluh bisa lebih memanfaatkan pengunaan sarana bale kusuka dan pemerintah pusat dapat lebih memeberikan pelatihan olahan olahan hasil perikanan sehingga angka konsumsi makan ikan bisa meningkat, diversifikasi olahan bertambah, dan bale kusuka dapat dimanfaatkan secara maksimal. Materi yang disampaikan pada kegiatan diseminasi kali ini yaitu dengan mempertimbangkan komoditas dari daerah sekitar. Adapun sebagai narasumber yaitu fungsional perekayasa BBP2HP, Susilo Raharjo, S.St.Pi menyampaikan sekaligus mempraktekkan teknologi pengolahan Abon Pindang Tongkol, Sambel Cakalang, dan Sambel Teri.

 

 

Admin   21 Juni 2019   Dilihat : 209



Artikel Terkait: