Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

DIREKTORAT JENDERAL PENGUATAN DAYA SAING PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Tingkatkan Nilai Tambah dengan Inovasi Pengolahan Rumput Laut

JAKARTA (4/8). Inovasi pengolahan rumput laut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dan daya daya saing komoditas rumput laut. Selain itu inovasi pengolahan ini dapat memenuhi permintaan dan  kebutuhan  konsumen akan ragam dan alternatif olahan rumput laut.  Untuk itulah Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan melalui UPT Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan terus melalukan berbagai inovasi pengolahan rumput laut.  

 

Dan untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang  inovasi pengolahan rumput laut, Senin (3/8) BBP3KP menyelenggarakan seminar secara daring bertajuk “Pengolahan Stik Rumput Laut dan Kiat Sukses UMKM Produk Kelautan dan Perikanan”. Terpantau sekitar 300 peserta dari unsur pemerintah pusat, provinsi maupun daerah, unsur akademisi, swasta, perekayasa, pengawas mutu maupun masyarakat umum  akftif mengikuti acara webinar ini.

 

Sekretaris Ditjen PDSPKP, Berny A. Subki, saat membuka acara menyampaikan bahwa rumput laut sejak berabad lalu sudah ter-mapping dengan baik dan sudah dimanfaatkan sebagai produk pangan. Rumput laut selain dapat dikonsumsi saat ini juga dapat dijadikan potensi masa depan. “Perlu ada suatu forum inovasi tertentu yang dapat melakukan loncatan ke 10 tahun depan untuk melihat kemungkinan bisa dilakukan oleh UMKM. Sudah menjadi kewajiban kita semua untuk selalu berpihak dan melakukan pendampingan kepada UMKM  dalam berinovasi” ujar Berny.

 

 

Pada webinar ini, UKM Sasaq Maiq dari Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat membagi  kemampuan inovasi rumput laut menjadi stik rumput laut sehingga dapat menambah pengetahuan  kepada UMKM dan masyarakat umum sebagai referensi melakukan inovasi.

 

 

Selain UKM Sasaq Maiq pada Webinar ini juga menghadirkan  Imelda Delfina Sibarani sebagai pemilik UKM Duo Mitra Raya yang juga melakukan inovasi terhadap ikan patin yang telah diolah menjadi cereal ikan.

 

“Cereal ikan ini samplingnya cukup enak dan kemasannya menarik. Mudah-mudahan produknya bisa dijadikan referensi pangan untuk masyarakat luas” ujar Berny.

 

Sebagai informasi, UKM Sasak Maiq dan UKM Duo Mitra Raya merupakan Tenant Inkubasi Bisnis yang menjadi binaan BBP3KP. Melalui webinar ini diharapkan agar bertambah UKM yang mendaftar dan mengajukan menjadi tenant BBP3KP baik melalui dinas, media sosial, maupun website BBP3KP.

 

Untuk yang ingin menyaksikan lebih lanjut silahkan klik link berikut. 

 

 

djpds1   04 Agustus 2020   Dilihat : 6724



Artikel Terkait: