Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR TATELU
DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
Kilas Berita  
BUDIDAYA IKAN NILA SISTEM TRADISIONAL DI KOTA TOMOHON-SULAWESI UTARA

Budidaya Perikanan menjadi salah satu kegiatan yang sejak lama telah dilakukan oleh banyak masyarakat di Indonesia. Tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah untuk memperbanyak jumlah populasi ikan dalam suatu wadah. Ikan nila menjadi salah satu komoditas yang banyak menjadi pilihan untuk di budidayakan di Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Kota Tomohon. Kota Tomohon yang terkenal dengan kota penghasil bunga ini juga tidak kalah saing dalam menghasilkan produk-produk periknan, yang salah satunya adalah hasil pembudidaya ikan Nila. Ikan nila diketahui bukan merupakan ikan asli dari perairan Indonesia tetapi merupakan jenis ikan hasil introduksi.

Ikan Nila berasal dari Sungai Nil dan danau-danau sekitarnya serta pertama kali diintroduksi dari Taiwan pada tahun 1969 dan pada tahun yang sama dikembangkan di Danau Tondano Provinsi Sulawesi Utara. Sebagai informasi persyaratan lokasi atau kolam pemeliharaan ikan nila tidaklah sulit. Dimana, ikan nila hidup pada air media pemeliharaan yang jernih dan tidak tercemar. Proses produksi benih ikan Nila meliputi seleksi induk dan pematangan gonad, pemijahan, pemanenan larva, pendederan dan pemanenan benih. Dimana termasuk didalamnya meliputi manajemen pemberian pakan, manajemen kualitas air dan kesehatan ikan serta lingkungan serta monitoring pertumbuhan.

Melihat pesatnya pengembakbiakan ikan nila di Provinsi Sulawesi Utara ini, maka BPBAT Tatelu melalui Pejabat Fungsional Pengawas Pembudidayaan Ikan melakukan monitoring dan inventarisasi dalam rangka pengawasan kegiatan produksi ikan nila di salah satu kota yang berada di Sulawesi Utara yaitu Kota Tomohon. Kegiatan pengawasan ini bertujuan untuk melakukan pendataan terhadap proses produksi dan pasca produksi ikan yang dilakukan oleh Pokdakan ataupun perorangan. Sebagai salah satu lokasi yang ditinjau di Kota Tomohon yaitu berada pada Pokdakan Mujair Sinambey Kota Tomohon yang beralamatkan di Kelurahan Kinilow Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara. Dimana, berdasarkan keterangan dari Ketua Pokdakan Mujair Sinambey, komoditas yang dibudidayakan adalah ikan nila pada kolam tanah dengan jumlah total kolam produksi sebanyak 22 unit dengan sistem budidaya tradisional. Hasil produksi pada 22 unit kolam tanah tersebut biasanya didapatkan ± 1 ton per siklus, dimana untuk 1 siklus biasanya dilakukan selama 2-3 bulan untuk ukuran benih tebar 3-5 cm dengan hasil panen berkisar 100-200 gram/ekor.

Melihat potensi atau peluang pasar yang masih terbuka luas, penting untuk dilakukan pembimbingan kepada pembudidaya-pembudidaya yang berada di Kota Tomohon untuk terus mengembangkan kegiatan pembudidayaanya dan perlu untuk dilakukan program desiminasi teknologi pembudidayaan ikan agar hasil produksiikan pada masyarakat pembudidaya ikan di Kota Tomohon lebih meningkat tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan.

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR TATELU   04 Februari 2020   Dilihat : 1259



Artikel Terkait: