Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU TAKALAR
DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
Kilas Berita  

Ketersediaan Informasi Publik


 

  • Ketersediaan informasi publik

LS BPBAP Takalar  memelihara (melalui publikasi, media elektronik atau cara lain) dan menyediakan berdasarkan permintaan, sebagai berikut:

  1. informasi tentang (atau referensi) skema sertifikasi, termasuk prosedur evaluasi, peraturan dan prosedur untuk pemberian, pemeliharaan, perluasan ruang lingkup, mengurangi ruang lingkup, pembekuan, pencabutan, atau penolakan sertifikasi;
  2. uraian tentang cara-cara lembaga sertifikasi memperoleh sumber dana, dan informasi umum tentang biaya yang dikenakan kepada pemohon danklien;
  3. uraian tentang hak dan kewajiban pemohon dan klien, termasuk persyaratan, larangan atau pembatasan atas penggunaan nama lembaga sertifikasi dan tanda sertifikasi dan cara mengacu sertifikasi yang telah diberikan;
  4. informasi tentang prosedur penanganan keluhan dan banding.

 

 

 

 

 

 

 

PROSEDUR PERMOHONAN SERTIFIKASI

 

  1. TUJUAN :

 

Prosedur ini merupakan uraian tata cara yang harus dipenuhi oleh pemohon/perusahaan yang mengajukan permohonan sertifikasi IndoGAP yang meliputi Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) ,Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan/atau CPPIB (Cara Pembuatan Pakan Ikan yang Baik) dalam kegiatannya memproduksi benih perikanan / pembesaran / Transportasi / Pengemasan dan Pakan.

Dengan mengikuti ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan dalam rangka kegiatan sertifikasi LS Pro IndoGAP BPBAP Takalar

 

  1. RUANG LINGKUP

 

Prosedur ini mencakup semua kegiatan dan kelengkapan yang harus dipenuhi dalam rangka pengajuan permohonan sertifikasi kepada LS Pro IndoGAP.

 

  1. DEFINISI :

 

  1. ACUAN :

 

 Standard SNI ISO/IEC 17065 dan skema sertifikasi IndoGAP

 

  1. PENANGGUNG JAWAB : Manajer Administrasi

 

  1. PROSEDUR

 

  1. Manajer administrasi menyediakan informasi mutakhir tentang prosedur sertifikasi secara rinci dilengkapi dengan persyaratan sertifikasi serta hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh masing-masing pihak. Ketentuan dan persyaratan sertifikasi sesuai dengan SM-D-06.
  2. Permohonan sertifikasi yang akan ditindak-lanjuti hanya permohonan yang diajukan secara tertulis menggunakan formulir permohonan sertifikasi (ADM-F–30) yang telah dilengkapi dengan persyaratan kelengkapan sesuai (ADM-F-31). Berkas dokumen kelengkapan permohonan ditandatangani oleh wakil pemohon.
  3. Dokumen permohonan lembaga pemohon akan diterima oleh Manajer Administrasi untuk diagendakan sesuai ADM-P-02.
  4. Personil yang ditunjuk di bawah tanggung jawab Manajer Administrasi yakni Deputy Manager Administrasi atau staf administrasi akan melakukan verifikasi kelengkapan Permohonan sesuai ADM-IK-02 : Verifikasi Kelengkapan Dokumen dan mengisi formulir  kelengkapan permohonan ( ADM-F–31) Info untuk ADM-31 dan ADM-IK-02 Sesuaikan dengan skema sertifikasi CPIB dan CBIB dan CPPIB
  5. Hasil verifikasi disampaikan oleh personil tersebut ke Manajer Administrasi. Apabila Manajer Administrasi menyatakan hasil verifikasi belum lengkap maka segera diinformasikan ke pemohon dengan memberi tahu kekurangannya agar pemohon segera melengkapi. Permohonan dinyatakan diterima terhitung mulai dari dokumen permohonan dinyatakan sudah lengkap.
  6. Manager Administrasi menyiapkan draft Kontrak Sertifikasi Antara LS Dengan Pelanggan (ADM-F32). Bila terdapat kesepakatan, maka akan dilakukan penandatanganan kontrak antara LS dengan pelanggan

 

  1. Apabila Manajer Administrasi menyimpulkan dokumen permohonan sertifikasi sudah lengkap maka Manajer Administrasi akan menyampaikan berkas dokumen permohonan tersebut ke Manager Operasional untuk  ditindak lanjuti. Penyampaian berkas permohonan ini dilakukan dengan mengisi formulir serah terima dokumen (ADM-F- 33).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROSEDUR PENGAMBILAN KEPUTUSAN SERTIFIKASI

 

  1. TUJUAN

 

Prosedur ini disusun untuk pedoman bagi LS Pro  IndoGAP Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar  dalam pengambilan keputusan sertifikasi

 

  1. RUANG LINGKUP

 

Prosedur ini mencakup tata cara pengambilan keputusan sertifikasi dalam rangka penetapan pemberian sertifikat IndoGAP  

 

  1. DEFINISI :

 

  1. ACUAN :

 

Standard SNI ISO/IEC 17065:2012 dan skema indogap   

 

  1. PENANGGUNG JAWAB : Manajer Administrasi

 

  1. PROSEDUR

 

  1. Kepala LS Pro INDOGAP BPBAP Takalar menetapkan Panitia Pengambil Keputusan Sertifikasi yang diketuai oleh salah satu manajer untuk pengambilan keputusan sertifikasi dengan Surat Penetapan Pembentukan Panitia Pengambil keputusan Sertifikasi (ADM-F-34).  Keanggotaan panitia  terdiri dari minimal 5 orang.

 

  1. Manajer Administrasi mengundang anggota Panitia Pengambil Keputusan Sertifikasi untuk membahas dokumen Laporan Akhir asesmen pada jadual yang telah ditetapkan (ADM-F-14). Semua peserta rapat mengisi Daftar Hadir (ADM-F-15). Rapat  panitia Pengambil Keputusan Sertifikasi dinyatakan quarum bila dihadiri oleh anggota minimal ¾ dari jumlah anggota. 

 

  1. Rapat dipimpin oleh Ketua Panitia Pengambil Keputusan Sertifikasi dan melakukan mengkaji seluruh rekaman file pemohon (OPR-F-14) dan memverifikasi seluruh informasi yang dikumpulkan selama proses sertifikasi.

 

  1. Bila Panitia Pengambil Keputusan Sertifikasi memerlukan informasi tambahan maka Auditor Kepala dapat diminta untuk menjelaskan.

 

  1. Tim Panitia Pengambil Keputusan Sertifikasi harus memiliki tingkat pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk mengevaluasi proses audit dan rekomendasi yang dibuat oleh tim audit.

 

 

  1. Bila rapat Panitia Pengambil Keputusan Sertifikasi menyepakati sertifikasi dapat diberikan karena memenuhi kondisi pada SM-D-06, maka Ketua Panitia Pengambil Keputusan Sertifikasi mengukuhkan rekomendasi Auditor Kepala dan menetapkan pemberian sertifikat kepada lembaga pemohon, dengan mengisi kolom Catatan Panitia Pengambilan Keputusan Sertifikasi pada form OPR-F-09. Tetapi bila hasilnya belum memenuhi ketentuan, maka pemberian dapat ditunda sampai kesesuaian terpenuhi.

 

  1. Pengambilan keputusan diutamakan berdasarkan musyawarah untuk mufakat, apabila tidak terjadi kesepakatan maka pengambilan keputusan dengan metoda voting. Keputusan yang diambil berdasarkan suara terbanyak yaitu 50% + 1 dalam hal anggota terdiri dari 5 orang, maka keputusan harus disetujui oleh minimal 3 orang.

 

  1. Ketua Panitia Pengambil Keputusan Sertifikasi akan menyusun laporan hasil rapat berupa keputusan sertifikasi untuk disampaikan ke Kepala LS Pro IndoGAP dan diinformasikan kepada Auditor Kepala dengan mengisi Form ADM-F-40.

 

  1. Manajer Administrasi akan mempersiapkan dokumen sertifikat yang di tanda tangani oleh Kepala LS , untuk diserahkan secara langsung kepada pemohon. Format Sertifikat LS yang dikeluarkan oleh LS sesuai dengan ADM-F-35.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROSEDUR PENYERAHAN SERTIFIKAT

 

  1. TUJUAN

 

Prosedur ini disusun sebagai pedoman bagi LS Pro IndoGAP BPBAP Takalar dalam proses penyerahan sertifikat kepada pemohon yang telah ditetapkan untuk diberikan sertifikatnya

 

  1. RUANG LINGKUP

 

Prosedur ini mencakup seluruh kegiatan yang dilakukan pada saat penyerahan sertifikat IndoGAP   kepada pelanggan yang dinyatakan dapat diberi sertifikat

 

  1. DEFINISI :

 

  1. ACUAN :

 

Standard SNI ISO/IEC 17065:2012    

 

  1. PENANGGUNG JAWAB : Manajer Administrasi

 

  1. PROSEDUR

 

  1. Apabila keputusan sertifikasi sudah ditetapkan maka Manajer Administrasi akan menginformasikan hasil keputusan tersebut kepada lembaga pemohon sekaligus menentukan waktu penyerahan sertifikat pada waktu yang telah ditentukan.

 

  1. Manajer Administrasi menyiapkan Surat Undangan (ADM-F-14,ADM-F-15) untuk acara penyerahan sertifikat yang akan dilakukan secara resmi oleh Kepala LS Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalardan/atau ketua Dewan Pengarah kepada pimpinan atau wakil dari lembaga pemohon. Pertemuan ini dapat dihadiri oleh pelaku usaha dan pengguna jasa pelanggan serta pihak-pihak lain yang terkait dengan usaha

 

  1. Penyerahan dokumen sertifikat disertai Berita Acara Terima Sertifikat (ADM-F-36).

 

  1. Manager Administrasi membuat Laporan Acara Penyerahan Sertifikat kepada Kepala LS Pro

 

  1. LS Pro IndoGAP Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar dapat memuat informasi penyerahan sertifikat ini dalam media informasi LS Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar dan direktori pelaku usaha yang telah mendapat sertifikat sistem mutu dari LS Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalardan datanya disimpan pada ADM-F-37

 

 

PROSEDUR PENGGUNAAN SERTIFIKAT DAN LOGO

 

  1. TUJUAN

 

Prosedur ini menetapkan cara untuk melaksanakan pengendalian hak kepemilikan, pemakaian dan peragaan tanda dan logo LS Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar oleh pelanggan yang telah disertifikasi oleh LS Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar dalam penerapan     yang meliputi SNI Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB), SNI Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan SNI CPPIB (CPPIB) dalam kegiatannya memproduksi benih perikanan / pembesaran / Transportasi / Pengemasan dan Pakan sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

 

  1. RUANG LINGKUP

 

Prosedur ini memuat ketentuan untuk  menggunakan logo LS Pro IndoGAPBalai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar oleh pelanggan yang telah disertifikasi.  Tanda dan logo LS Pro IndoGAP Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar adalah gambar yang dimiliki oleh LS IndoGAP. Bentuk penampilan, pencantuman dan penggunaannya oleh pelanggan yang telah disertifikasi diatur oleh LS Pro IndoGAP  Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar.

 

  1. DEFINISI :

 

  1. ACUAN :

 

Standard SNI ISO/IEC 17065:2012

 

  1. PENANGGUNG JAWAB : Manajer Administrasi

 

  1. PROSEDUR

 

  1. Pelanggan yang telah disertifikasi oleh LS Pro IndoGAP Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar berhak untuk membubuhkan logo LS Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar pada kegiatan surat menyurat (kertas kepala surat, pernyataan, sertifikat, laporan, leaflet dan brosur), kartu nama, publikasi di media massa dan kemasan luar produk yang disertifikasi.

 

  1. Setelah sertifikat sistem mutu pelanggan diberikan, Manajer Administrasi harus segera membuat Surat Pemberitahuan Hak Pencantuman Logo Lembaga (ADM-F-38) kepada pelanggan tentang diperbolehkannya pelanggan menggunakan logo sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh LS (SM-D-07)

 

  1. Pelanggan membuat surat permohonan izin rencana penggunaan logo, yang disertai draft logo dan uraian tempat penggunaan.

 

  1. Manajer Administrasi mengevaluasi permohonan Ijin rencana penggunaan logo, draft logo dan uraian tempat penggunaan logo oleh pelanggan, apabila telah memenuhi, Manajer Administrasi atas nama Kepala LS mengirimkan surat persetujuan penggunaan logo.

 

  1. Berdasarkan persetujuan yang diberikan LS INDOGAP, pelanggan dapat menggunakan logo, dan satu set contoh penggunaan logo diberikan ke LS untuk dijadikan arsip LS INDOGAP.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROSEDUR PENGAWASAN PENYALAHGUNAAN SERTIFIKAT DAN LOGO

  1. TUJUAN

Prosedur ini menetapkan cara untuk melaksanakan pengendalian hak kepemilikan, pemakaian dan peragaan tanda dan logo LS Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalaroleh pelanggan yang telah disertifikasi oleh LS Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar dalam penerapan SNI  IndoGAP yang meliputi SNI Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB),  SNI Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) dan  SNI CPPIB dalam kegiatannya memproduksi benih perikanan / pembesaran / Transportasi / Pengemasan dan Pakan sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

 

  1. RUANG LINGKUP

 

  1. DEFINISI :

 

  1. ACUAN : Standard SNI ISO/IEC 17065:2012

 

  1. PENANGGUNG JAWAB : Manajer Administrasi

 

  1. PROSEDUR
  2. Acuan penggunaan logo indoGAP mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya No. 216/KEP-DJPB/2019 tentang Penetapan Logo Sertifikasi Indonesian Good Aquaculture Practices
  3. Apabila pelanggan melakukan beberapa penyalahgunaan penggunaan sertifikat dan logo dilaporkan atau tidak dilaporkan kepada LS Pro IndoGAP, dan diketahui oleh  LS Pro Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar, maka Kepala LS IndoGAP dapat mengeluarkan Surat Peringatan Kepada Pelanggan yang berisi tindakan koreksi yang harus dilakukan (ADM-F-39) yang disertai formulir Kesanggupan Tidak Menyalahgunakan Logo (ADM-F-23) yang harus diisi oleh pelanggan.
  4. Bila pelanggan gagal melakukan tindakan koreksi yang dipersyaratkan dalam surat peringatan tersebut dapat mengakibatkan pelanggan berada pada salah satu kondisi yang terdapat pada SM-D-06 sehingga terancam untuk ditunda/dibekukan dan atau dicabut status sertifikatnya dengan melaksanakan OPR-P-05.
  5. Penundaan/pembekuan sertifikat dapat diakhiri bila pelanggan mengajukan permintaan maaf tertulis dan dipublikasikan pada media informasi LS INDOGAP.

 

 

 

 

 

 

PEMBIAYAAN

Untuk pembiayaan sertifikasi mulai thn 2021 sampai dengan 2022, biaya sertifikasi dibebankan kepada DIPA APBN Dinas Kelautan Dan Propinsi, artinya klien yang akan melakukan proses sertifikasi tidak dikenakan biaya (gratis). Anggaran untuk Akreditasi LS Pro dibebankan kepada LS Pro masing masingbyang bersumber dari dana APBN.

Yang harus dibayarkan oleh klien pada saat sertifikasi setelah tahun 2022 adalah  sbb :

BIAYA SERTIFIKASI

Rincian biaya sertifikasi LS.Pro IndoGAP BPBAP Takalar  :

1

Biaya permohonan

:

Rp                        0

2

Biaya audit kecukupan

:

Rp                       0

3

Asesmen lapangan:

 

 

 

a.   Auditor Kepala    : 1orang x 2 hr x Rp1.500.000

:

Rp          3.000.000

 

b.   Auditor   : 1 orang x 2 hr x Rp 1.000.000

:

Rp          2.000.000

 

c.   Tenaga ahli  : 1 orang x 2 hr x Rp 750.000

:

Rp           1.500.000

4

Panitia Teknis :

 

 

 

a.   Anggota tetap : 4 orang x Rp 250.000

:

Rp                        0

 

b.   Tenaga ahli     : 1 orang x Rp 500.000

:

Rp                       0

5

Sertifikat         

:

Rp              250.000

6

Survailen:

 

 

 

a.   Auditor Kepala : 1 orang x 1 hr x Rp 1.500.000

:

Rp         1. 500.000

 

b.   Auditor  : 1 orang x 1 hr x Rp 1.000.000 

:

Rp         1. 000.000

 

c.   Tenaga ahli : 1 orang x 1 hr x Rp 750.000

:

Rp              750.000

7

Biaya Tahunan

:

Rp                        0

 

Jumlah

:

Rp        10.000.000

 

Catatan :

  • Rincian tersebut di atas tidak termasuk biaya transportasi dan akomodasi auditor dan atau tenaga ahli selama audit
  • Transportasi menggunakan standar angkutan kelas bisnis dan untuk akomodasi menggunakan penginapan yang standar
  • Biaya sertifikasi berlaku setelah  LS IndoGAP Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar terakreditasi

 

 

 

HAK DAN KEWAJIBAN  LS Pro dan KLIEN

  • LS Pro BPBAP Takalar memberikan hak kepada Klien  yang telah disertifikasi untuk untuk membubuhkan logo LSPro IndoGAP Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar pada kegiatan surat menyurat (kertas kepala surat, pernyataan, sertifikat, laporan, leaflet dan brosur), kartu nama, publikasi di media massa dan kemasan luar produk yang disertifikasi.
  • 2 LS Pro BPBAP Takalar tidak mengijinkan kepada Klien  menggunakan LOGO pada produk atau kemasan produk yang terlihat oleh konsumen atau dengan cara lain yang dapat diinterpretasikan sebagai  kesesuaian produk.  
  1. LS Pro BPBAP Takalar tidak mengijinkan logonya dipakai pada laporan uji laboratorioum, kalibrasi atau inspeksi, karena dalam konteks ini laporan tersebut dianggap  sebagai produk. 
    1. PIHAK PERTAMA akan mengambil tindakan yang sesuai, bila ternyata PIHAK KEDUA yang telah disertifikasi melakukan penyalahan penggunaan logo LSPro IndoGAP Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar
    2. PIHAK PERTAMA melarang penggunaan logo LS Pro IndoGAP Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar pada produk atau kemasan produk yang terlihat oleh konsumen atau dengan cara lain yang dapat diinterpretasikan sebagai kesesuaian produk dan tidak mengijinkan dipakai pada laporan uji laboratorium, kalibrasi atau inspeksi karena dalam konteks ini laporan tersebut dianggap sebagai produk.

 

  1. LS Pro BPBAP Takalar menjamin perjanjian sertifikasi yang mewajibkan Klien memenuhi setidaknya, sebagai berikut :
  1. LS Pro BPBAP Takalar  selalu memenuhi persyaratan sertifikasi termasuk menerapkan perubahan yang sesuai bila perubahan tersebut telah dikomunikasikan oleh Klien
  2. jika sertifikasi berlaku untuk produksi yang sedang berlangsung, produk yang disertifikasi secara terus menerus memenuhi persyaratan produk
  3. LS Pro BPBAP Takalar membuat seluruh pengaturan yang diperlukan untuk :
  4. pelaksanaan evaluasi dan survailen (jika diperlukan), termasuk ketentuan untuk memeriksa dokumentasi dan rekaman, dan akses terhadap peralatan, lokasi, wilayah, personil, dan subkontraktor klien yang relevan;
  5. penyelidikan pengaduan;
  6. partisipasi pengamat, jikadiperlukan;
  7. Klien membuat pernyataan terkait sertifikasi sesuai dengan ruang lingkup sertifikasi;
  8. Klien tidak menggunakan sertifikasi produknya sedemikian rupa sehingga mengakibatkan reputasi lembaga sertifikasi menjadi buruk dan tidak membuat pernyataan terkait sertifikasi produknya yang dianggap oleh lembaga sertifikasi sebagai menyesatkan atau tidak sah;
  9. pada saat pembekuan, pencabutan, atau penghentian sertifikasi, Klien menghentikan penggunaan seluruh iklan yang berisi referensi apapun didalamnya dan mengambil tindakan seperti yang dipersyaratkan oleh skema sertifikasi (misalnya mengembalikan dokumen sertifikasi) dan mengambil tindakan lain yang diperlukan;
  10. jika Klien : memberikan salinan dokumen sertifikasi kepada pihak lain, dokumen harus direproduksi secara keseluruhan atau seperti yang ditentukan dalam skema sertifikasi;
  11. dalam membuat referensi untuk sertifikasi produk di media komunikasi

seperti dokumen, brosur atau iklan, klien memenuhi persyaratan lembaga sertifikasi atau seperti yang ditetapkan dalam skema sertifikasi;

  1. Klien memenuhi persyaratan apapun yang mungkin ditentukan dalam skema sertifikasi yang berhubungan dengan penggunaan tanda kesesuaian, dan informasi yang terkait dengan produk;
  2. KLien menyimpan rekaman seluruh keluhan yang diketahui berkaitan dengan pemenuhan persyaratan sertifikasi dan membuat rekaman tersedia bagi lembaga sertifikasi bila diminta, dan :
    1. Mengambil tindakan yang tepat terhadap keluhan dan setiap kekurangan yang ditemukan dalam produk yang mempengaruhi kesesuaiannya terhadap persyaratan sertifikasi;
  3. Mendokumentasikan tindakan yang diambil.
  1. Klien menginformasikan kepada lembaga sertifikasi, tanpa penundaan, perubahan yang dapat  mempengaruhi kemampuannya untuk sesuai dengan persyaratan sertifikasi. Penggunaan lisensi, sertifikat dan tanda kesesuaian
  2. LS Pro BPBAP Takalar akan melakukan pengendalian seperti ditetapkan oleh skema sertifikasi atas kepemilikan, penggunaan dan memperlihatkan lisensi, sertifikat, tanda kesesuaian, dan setiap mekanisme lain untuk menunjukkan produk telah disertifikasi.
  3. Referensi yang salah terhadap skema sertifikasi atau penyalahgunaan lisensi, sertifikat, tanda, atau mekanisme lain untuk menunjukkan produk telah disertifikasi, yang ditemukan pada dokumentasi atau publikasi lainnya akan ditangani dengan tindakan yang sesuai.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ō

 

PROSEDUR PENANGANAN BANDING, KELUHAN DAN PERSELISIHAN

  1. TUJUAN

 

Prosedur ini menguraikan tata cara penanganan banding, keluhan dan perselisihan dari pelanggan kepada LS Pro IndoGAP BPBAP Takalar yang berkaitan dengan ketentuan atau ketetapan LS  Pro IndoGAP yang tidak sesuai dengan keinginan pelanggan.

 

  1. RUANG LINGKUP

 

Prosedur ini meliputi permohonan, penyampaian keluhan, perselisihan, dan naik banding dari pelanggan serta penanganan naik banding, keluhan dan perselisihan oleh LS Pro IndoGAP BPBAP Takalar.

 

  1. DEFINISI : -

 

  1. ACUAN

 

Standard SNI ISO/IEC 17065: 2012  4.3 dan 7.13

 

  1. PENANGGUNG JAWAB : Manajer Mutu

 

  1. PROSEDUR

 

  1. Pengajuan banding, keluhan dan perselisihan ke LS Pro IndoGAP BPBAP Takalar dapat dilakukan oleh pelanggan yang telah mendapat sertifikat/keputusan sertifikasi dari LS IndoGAP BPBAP Takalar dengan mengajukan masalahnya secara resmi dan tertulis.
  2. Manajer Administrasi akan menerima pengajuan banding, keluhan dan perselisihan, dicatat dalam Tabulasi Pengaduan Pelanggan (SM-F-20), selanjutnya meneruskannya ke Manajer Mutu untuk mengidentifikasi masalah tersebut dengan mengisi formulir Identifikasi penanganan keluhan (SM-F-17). Disposisi masalah banding, keluhan dan perselisihan disampaikan kebagian lain yang tidak terlibat secara langsung dalam kegiatan sertifikasi tersebut .
  3. Masing-masing manajer terkait yang mendapat disposisi dari Manajer Mutu akan melakukan penyelidikan penyebab permasalahan dengan cara investigasi langsung atau melakukan audit internal untuk temuan bidang dan sumber daya terkait yang menjadi tanggung jawabnya.

 

 

 

 

  1. Personil yang terlibat secara langsung dalam kegiatan sertifikasi tersebut

dalam selang waktu kurang 2 tahun tidak ditugaskan untuk menyelidiki setiap banding, keluhan dan perselisihan yang ada

  1. Hasil penyelidikan didokumentasikan pada (SM-F-18) sebagai bahan penanganan banding, keluhan dan perselisihan.
  2. Bila masalah banding, keluhan dan perselisihan dapat diselesaikan pada saat keluhan diterima maka LS Pro IndoGAP BPBAP Takalar langsung menyelesaikan dan hasilnya disampaikan secara tertulis kepada pelanggan yang mengajukan banding, keluhan dan perselisihan.
  3. Jika pengaduan belum dapat dipecahkan secara memuaskan bagi kedua belah pihak yang terkait dalam waktu 60 hari sejak waktu pengaduan diterima maka LS Pro IndoGAP BPBAP Takalar akan melanjutkan penyelesaian masalah tersebut ke tingkat Komite Pengamanan Ketidakberpihakan
  4. Komite Pengamanan Ketidakberpihakan akan mengadakan rapat untuk menyelesaikan masalah tersebut dan hasilnya akan disampaikan kepada LS Pro IndoGAP BPBAP Takalar dan Pelanggan. Seluruh proses dan hasil penanganan banding, keluhan dan perselisihan didokumentasikan dan dipelihara.
  5. Jika Komite Pengamanan Ketidakberpihakan tidak dapat menyelesaikan, maka masalah tersebut akan diselesaikan sesuai hukum yang berlaku.
  6. LS IndoGAP BPBAP Takalar akan melakukan beberapa penyelidikan untuk menentukan tindakan perbaikan yaitu :
  • Perbaikan kesesuaian terhadap Standard SNI ISO/IEC 17065:2012 secepat mungkin dapat dilaksanakan (SM-F-19)
  • Pencegahan agar tidak terulang kembali
  • Penilaian keefektifan dari tindakan perbaikan yang diambil