Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI BESAR RISET SOSIAL EKONOMI KELAUTAN DAN PERIKANAN
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Kategori Berita: ROKR

BBRSEKP MENGGELAR WORKSHOP PEMANTAPAN RENCANA OPERASIONAL KEGIATAN RISET (ROKR)

 

SOSEK NEWS, JAKARTA, 4 – 5 MARET 2021 - Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan (BBRSEKP) menggelar workshop pemantapan Rencana Operasional Kegiatan Riset (ROKR) BBRSEKP Tahun Anggaran 2021 dalam rangka mempertajam ruang lingkup pelaksanaan riset agar selaras dengan kebijakan nasional dan sejalan dengan program/kegiatan yang ada pada ditjen teknis lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sehingga hasil riset dapat berkontribusi dalam pembangunan kelautan dan perikanan pada tahun 2021 dan tahun mendatang (science based policy).

 

 

Workshop diselenggarakan pada tanggal 4 – 5 Maret 2021 secara luring dan daring melalui aplikasi zoom meeting dan dihadiri oleh Kepala Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Kementerian Pertanian (PSEKP), Dr. Sudi Mardianto, perwakilan ditjen teknis lingkup KKP, koordinator dan sub koordinator lingkup BBRSEKP, serta seluruh peneliti BBRSEKP.

 

Narasumber dalam acara ini adalah Prof. Pantjar Simatupang (PSEKP), Prof. Dr. Jangkung Rahardjo (Dosen Universitas Telkom), Dr. Suhana (Pusat Kajian Pembangunan Kelautan dan Peradaban Maritim), Prof. Dr. I Wayan Rusastra (PSEKP), Dr. Sitti Hilyana (Universitas Mataram dan Presiden IMFISERN), Dr. Luky Adrianto (Dosen IPB University), Prof. Dr. Nuddin Harahab (Dosen FPIK Universitas Brawijaya), Prof. Rubiyo (Peneliti Utama Balitbang Kementerian Pertanian), Dr. Syahyuti, Dr. Dedi Supriadi (LIPI), serta Dr. Rilus Kinseng (Dosen Sosiologi Pedesaan dan Pengembangan Masyarakat IPB University).

 

Acara dibuka oleh Koordinator Tata Operasional BBRSEKP, Tenny Apriliani, M.Si., dilanjutkan dengan sambutan dan pengarahan oleh Kepala BBRSEKP, Dr. Rudi Alek Wahyudin. Pada sambutannya, Kepala BBRSEKP menyampaikan dokumen perencanaan yang menjadi dasar penetapan riset tahun 2021, yaitu RPJMN 2020- 2024, serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021 yang terkait dengan pemulihan ekonomi dan ketahanan kebencanaan. Penetapan riset juga mengacu pada Renstra KKP 2020-2024, Renjak 2020, dan Restra SDM.

 

Kepala BBRSEKP, Dr. Rudi Alek Wahyudin berharap pelaksanaan riset sosial ekonomi kelautan dan perikanan bisa menjawab tantangan permasalahan di tahun 2021 dan ke depannya. “Mudah-mudahan hasil dari workshop ini bisa mematangkan rencana riset BBRSEKP pada tahun 2021”, tambah Dr. Rudi Alek Wahyudin.

 

Judul riset yang ditelaah dalam workshop ini adalah Model Bisnis Mariculture di Indonesia untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi, Riset Model Pengurangan Resiko Pengelolaan Rumpon untuk Perikanan Berkelanjutan, Model Inovasi Usaha dalam Mendukung Pemulihan dan Pengembangan Industri Sektor Kelautan dan Perikanan Pasca Pandemi Covid-19, Model Penguatan Peran Masyarakat Lokal dalam Bisnis Perikanan di Kawasan Industrialisasi Perikanan, Model Resiliensi dalam Pemanfaatan Sumber Daya Kelautan Perikanan, Model Ketahanan Komunitas Pelaku Usaha Budidaya Terhadap Kebencanaan, Analisis Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, Model Integrasi Sosial Ekonomi yang diterapkan, serta Panel Indikator Mikro Sosial Ekonomi dalam Mendukung Pembangunan KP.

 

Masukan dan saran dari para narasumber diharapkan dapat mempertajam arah pelaksanaan kegiatan riset BBRSEKP serta memperkuat metodologi riset yang memenuhi kaidah dan metode ilmiah secara sistematis dan sejalan dengan kebutuhan dan pelaksanaan kegiatan teknis lingkup KKP dan kementerian/lembaga lain terkait.

 

Kontributor: Andakoro Yoga P.

 

Foto kegiatan

 

 

 

Edwin Yulia Setyawan   05 Maret 2021   Dilihat : 116



Artikel Terkait: