Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI BESAR RISET SOSIAL EKONOMI KELAUTAN DAN PERIKANAN
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Kerugian Sumber Daya Ikan Akibat Praktik Mark Down Kapal Penangkap Ikan Di Indonesia

Penulis: Maulana Firdaus, Yesi Dewitasari, Radityo Pramoda, Sonny Koeshendrajana

 

ABSTRAK:

Dampak praktik Illegal Unreported and Unregulated Fishing (IUUF) telah mengakibatkan terganggunya pengelolaan pemanfaatan perikanan yang berkelanjutan dan menimbulkan kerugian ekonomi. Praktik mark down ukuran kapal penangkapan ikan merupakan salah satu penyalahgunaan perizinan dalam konteks praktik IUUF. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai kerugian sumber daya ikan (deplesi sumber daya) akibat praktik “mark down” ukuran kapal penangkap ikan yang dilakukan di Indonesia. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – April 2017 bersifat ‘desk study’ dan dilengkapi dengan kajian literature terkait. Data sekunder dan primer digunakan dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan melalui Pendekatan Surplus Produksi Model Schaefer digunakan dalam penelitian ini. Nilai kerugian sumber daya ikan diketahui berdasarkan nilai deplesinya. Nilai deplesi sumber daya menggunakan pendekatan The Net Price Method. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya praktik “mark down” telah menyebabkan deplesi sumber daya ikan atau pengurangan aset sumber daya ikan di perairan Indonesia. Besarnya nilai deplesi sumber daya pada tahun 2015 mencapai 9,83 trilyun rupiah dan diprediksi pada tahun 2020 meningkat menjadi 14,55 trilyun rupiah. Kajian merekomendasikan perlunya percepatan pengukuran ulang kapal perikanan dan penerapan sangsi yang tegas terhadap pelanggar sehingga tata kelola pemanfaatan sumber daya perikanan tangkap yang baik yang mampu mewujudkan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan di Indonesia.

 

Full Paper selengkapnya dapat diakses melalui tautan berikut:

http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/sosek/article/view/5324

 

Admin BBRSEKP   17 Juli 2020   Dilihat : 893



Artikel Terkait: