Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

PUSAT RISET PERIKANAN
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  

Profil


Pusat Riset Perikanan

Pembangunan perikanan diharapkan dapat memberikan sumbangan terbesar bagi pembangunan nasional secara langsung dalam meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing dalam mewujudkan kemandirian ekonomi serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi lainnya sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Meskipun demikian, harus diakui bahwa masih banyak permasalahan yang dihadapi dalam pembangunan perikanan sehubungan dengan dinamika lingkungan strategis domestik dan global, antara lain berkaitan dengan jumlah dan pertumbuhan penduduk, kemiskinan, kebutuhan energi, ketahanan pangan, degradasi lingkungan, dan perubahan iklim.

Permasalahan dan tantangan tersebut perlu segera diatasi dengan inovasi teknologi maupun kebijakan. Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan temuan-temuan yang tepat guna dan inovasi baru teknologi yang inovatif dan kelembagaan perikanan secara terus menerus dan berkelanjutan, agar dapat merespons permasalahan dan tantangan agar dapat menguatkan struktur perekonomian ataupun daya saing usaha di bidang perikanan secara aman dan bijaksana.

Pusat Riset Perikanan sebagai sebuah lembaga riset diharapkan menjadi pusat inovasi teknologi perikanan yang handal untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara kepulauan yang mandiri dan maju dengan basis kepentingan nasional. Selain itu, dukungan IPTEK yang kuat di era revolusi industri 4.0 dapat dimanfaatkan sebagai keunggulan komparatif menuju peningkatan produksi, industrialisasi ataupun ekspor. Perkembangan IPTEK yang pesat di era revolusi industri 4.0 dan era sosial (society) 5.0 menuntut adanya perubahan tatanan kehidupan baru yang berpusat pada manusia (human centered) serta berbasis teknologi (technology based). Dengan paradigma baru ini, orientasi kerja Pusat Riset Perikanan adalah menciptakan paket teknologi yang inovatif dalam sistem produksi perikanan, menjadikan IPTEK sebagai dasar pengembangan usaha perikanan di masyarakat / pengguna yang kompetitif dan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas serta sinergi kegiatan riset yang berdaya saing. Untuk itu, kegiatan riset harus berorientasi kepada kebutuhan pengguna (user oriented), tanpa mengabaikan pengembangan teknologi yang bersifat demand driving, sehingga ilmu pengetahuan, teknologi, dan sistem kelembagaan perikanan yang dihasilkan lebih tepat guna (spesifik lokasi dan pemakai) dan dapat sekaligus futuristik. Riset harus dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan perwakilan calon pengguna outputnya sehingga output cepat menjadi outcomes yang tepat sasaran dan tepat cara agar berdampak dalam percepatan pengembangan.

 
 
Organisasi
Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 48/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pusat Riset Perikanan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan teknis, rencana, program, pelaksanaan, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan.

Dalam melaksanakan tugasnya, Pusat Riset Perikanan menyelenggarakan fungsi:
  1. Penyiapan penyusunan kebijakan teknis, rencana, program riset dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan tangkap, perikanan budidaya, pemulihan sumber daya ikan, dan teknologi alat dan mesin perikanan;
  2. Penyiapan pelaksanaan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan tangkap, perikanan budidaya, pemulihan sumber daya ikan, dan teknologi alat dan mesin perikanan;
  3. Penyiapan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan riset perikanan;
  4. Pelaksanaan urusan ketatausahaan.

Susunan organisasi Pusat Riset Perikanan terdiri atas Kelompok Jabatan Fungsional.

 
Pusat Riset Perikanan memiliki 11 Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di seluruh Indonesia, yaitu:
  1. Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan, Gondol, Bali
  2. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan, Bogor, Jawa Barat
  3. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan, Maros, Sulawesi Selatan
  4. Balai Riset Budidaya Ikan Hias, Depok, Jawa Barat
  5. Balai Riset Pemuliaan Ikan, Sukamandi, Jawa Barat
  6. Balai Riset Perikanan Laut, Jakarta
  7. Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan, Palembang, Sumatra Selatan
  8. Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan, Jatiluhur, Jawa Barat
  9. Loka Riset Perikanan Tuna, Denpasar, Bali
  10. Loka Riset Budidaya Rumput Laut, Boalemo, Gorontalo
  11. Loka Riset Mekanisasi Pengolahan Hasil Perikanan, Bantul, D.I. Yogyakarta

 

Kantor Pusat Riset Perikanan berlokasi di Gedung BRSDM II Lantai 2-3, Jl. Pasir Putih II, Ancol Timur Jakarta Utara. Saat ini Pusat Riset Perikanan dipimpin oleh Ibu Yayan Hikmayani, S.Pi, M.Si. sebagai Kepala Pusat Riset Perikanan.
 
 
Yayan Hikmayani, M.Si
 

Profil