Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

PUSAT PENDIDIKAN KELAUTAN DAN PERIKANAN
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  

Profil Pusat Pendidikan KP


Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan resmi terbentuk setelah ditandatanganinya KEPMEN No.76/Men/2006. Berdirinya Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan diprakarsai oleh Dr. Soen'an H.Poernomo, yang waktu itu menjabat sebagai Kepala Pusat Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan. Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan sebagai lembaga yang bertanggungjawab pada usaha pencerdasan kehidupan bangsa, khususnya Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 31 tahun 2004, Pasal 57 dan 59 tentang Perikanan bahwa Pemerintah menyelenggarakan dan mengembangkan sistem pendidikan, pelatihan dan penyuluhan perikanan bertaraf internasional. Berdasarkan peraturan perundangan tersebut, serta memperhatikan kebutuhan pasar tenaga kerja nasional maupun global, pemerintah Republik Indonesia memiliki komitmen dalam mengembangkan kualitas sistim pendidikan kelautan dan perikanan pada semua jenjang lembaga pendidikan yang dikelola oleh Departemen Kelautan dan Perikanan.

Pada saat didirikan, Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan telah memiliki 13 (tiga belas) satuan pendidikan yang tersebar dari Aceh sampai Sorong - Papua Barat. Satuan Pendidikan tersebut, terdiri dari:

A.    Sekolah Usaha Perikanan Menengah  (SUPM)  sebanyak 9 (sembilan) yang terdiri dari:

  1. SUPM - Ladong, Provinsi Aceh
  2. SUPM - Pariaman,  Provinsi  Sumatera Barat,
  3. SUPM - Kota Agung,  Provinsi Lampung,
  4. SUPM - Tegal,  Provinsi Jawa Tengah,
  5. SUPM - Bone,  Provinsi Sulawesi Selatan,
  6. SUPM - Pontianak,  Provinsi Kalimantan Barat,
  7. SUPM - Waiheru , Provinsi  Maluku
  8. SUPM - Sorong, Provinsi Papua Barat.
  9. SUPM - Kupang , Provinsi Nusa Tenggara Timur

Program Keahlian yang dimiliki Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) adalah sebagai berikut :

  1. Nautika Perikanan Laut (NPL)
  2. Teknika Perikanan Laut (TPL)
  3. Teknologi Budidaya Perikanan (TBP)
  4. Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP)

 

B.    Politeknik Kelautan dan Perikanan terdiri dari 10 (sepuluh) lokasi yaitu:

  1. Politeknik KP Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur,
  2. Politeknik KP Bitung,  Provinsi Sulawesi Utara,
  3. Politeknik KP Sorong,  Provinsi Papua Barat,
  4. Politeknik KP Karawang, Provinsi Jawa Barat,
  5. Politeknik KP Kupang, Nusa tenggara Timur,
  6. Politeknik KP Bone, Sulawesi Selatan,
  7. Politeknik KP Pangadaran, Provinsi Jawa Barat,
  8. Politeknik KP Jembrana, Provinsi Bali,
  9. Politeknik KP Dumai, Provinsi Riau,
  10. Akademi Komunitas Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Program Studi yang dimiliki Politeknik KP adalah sebagai berikut :

  1. Teknik Penangkapan Ikan (TPI)
  2. Mekanisasi Perikanan (MP)
  3. Teknik Budidaya Perikanan (TBP)
  4. Teknik Penanganan Patologi Perikanan (TPP)
  5. Agribsinis Perikanan (AP)
  6. Pemanfaatan Sumberdaya Perairan (PSP)
  7. Teknik Pengolahan Produk Perikanan (TP3)
  8. Teknik Kelautan ( TK)
  9. Konservasi (KSi)
  10. Ekowisata Bahari (EBi)

C.    Sekolah Tinggi Perikanan (STP) terdiri 5 (lima) lokasi kegiatan pendidikan yaitu :

  1. Kampus Jakarta – Provinsi D.K.I Jakarta
  2. Bagian Administrasi Pendidikan Pelatihan Lapangan (BAPPL) Serang,  Provinsi Banten
  3. Kampus Bogor, Jurusan Penyuluhan Perikanan Bogor - Provinsi Jawa Barat
  4. Kampus Karawang, Jawa Barat
  5. Kampus Konsevasi Wakatobi, Sulawesi Tenggara

Program Studi yang diselenggarakan pada Sekolah Tinggi Perikanan (STP) adalah sebagai berikut :

  1. Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan (TPI)
  2. Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPH)
  3. Program Studi Permesinan Perikanan (MP)
  4. Program Studi Teknologi Akuakultur (TAK)
  5. Program Studi Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Perairan (TPS)
  6. Program Studi Penyuluhan Perikanan (PP)