Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

POLITEKNIK KP KARAWANG
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Kegiatan TEFA November 2019

 Pada bulan November 2019, Unit Teaching Factory (TEFA) Politeknik KP Karawang melaksanakan 2 agenda kegiatan:

  1. Rapat pengelolaan dan rencana kerja TEFA Pengolahan;
  2. Perbaikan fasilitas TEFA Pengolahan dan TEFA Mesin.

 

  1. Rapat pengelolaan dan rencana kerja TEFA Pengolahan

Rapat pengelolaan dan rencana kerja TEFA Pengolahan dilaksanakan pada hari Rabu, 12 Desember 2019, di Ruang Rapat Lt. 1 Gedung Utama Politeknik KP Karawang. Rapat ini dihadiri oleh Direktur (Dr. Aef Permadi), Pudir 1 (Rahmad Surya H. S., M.Sc.), Pudir 2 (Dr. Anthon A. Djari), Pudir 3 (Dr. Aris Widagdo), Kepala Sub-bagian Akademik dan Administrasi Ketarunaan (Asep Supriatna Latief, A.Pi.), Kepala Unit Tefa (Dr. Robet Perangin Angin), Sekretaris Unit TEFA, para pengelola TEFA, para pelaksana TEFA, Sekretaris Program Studi Teknik Pengolahan Produk Perikanan (TPPP), dan para dosen Prodi TPPP.

 TEFA 1.jpg

Gambar 1 Rapat pengelolaan dan rencana kerja TEFA Pengolahan

 

Tujuan utama rapat ini adalah untuk menyamakan persepsi terkait fungsi TEFA, khususnya TEFA Pengolahan. Rapat dibuka dengan pemaparan pentingnya fungsi TEFA bagi para peserta didik, khususnya dalam pendidikan vokasi. TEFA bertujuan untuk menyiapkan peserta didik setelah lulus untuk memasuki dunia usaha dan industri (DUDI). Untuk mencapai tujuan tersebut, TEFA berfungsi untuk memasukkan unsur industri produksi ke dalam kegiatan studi para peserta didik. Di dalam kegiatan industri produksi, peserta didik dapat dilibatkan secara langsung dalam berbagai aspek, mulai dari perencanaan anggaran, pengoperasian alat, transfer teknologi, penyusunan dan pelaksanaan rencana produksi dari bahan baku hingga produk akhir, memegang peran manajerial, serta pemasaran.

Pada pengembangan TEFA Pengolahan ke depan, diperlukan kerja sama dengan mitra industri. Dengan bermitra dengan industri lain, TEFA memiliki peluang untuk memperoleh insentif anggaran, alat, ilmu manajemen, sumber daya manusia, dan pasar. TEFA juga harus memiliki business plan dan rencana kerja dalam jangka waktu 1 - 5 tahun ke depan. Business plan dapat dirancang dengan melibatkan peserta didik, dengan diawasi oleh dosen dan pengelola/pelaksana TEFA. Dengan adanya business plan dan rencana kerja, maka pengembangan TEFA, seperti alat, sarana dan prasarana, dapat menjadi lebih terarah.

Rapat diakhiri dengan pembahasan mengenai pemaparan laporan kemajuan perbaikan fasilitas TEFA serta rencana kegiatan yang akan dilaksanakan oleh TEFA Pengolahan pada tahun anggaran 2020. Pada tahun 2020, TEFA Pengolahan akan fokus pada produksi pengolahan crispy dan fillet ikan, dengan target pendapatan negara bukan pajak (PNBP) yang diupayakan mencapai 100% dari modal.

 

  1. Perbaikan fasilitas TEFA Pengolahan dan TEFA Mesin

Pada bulan November 2019, dilakukan juga perbaikan fasilitas TEFA Pengolahan dan Mesin yang meliputi kamar mandi, sistem saluran air, pompa air, dan jalur masuk. Pada 14 November 2019 dilakukan perbaikan pompa air di TEFA Pengolahan. Perbaikan ini dilakukan untuk memaksimalkan program kerja TEFA di tahun 2020.

 TEFA 2.jpg      
Gambar 2 Perbaikan pompa air di TEFA Pengolahan

 

 

 

Pada 16 November 2019 dilakukan perbaikan fasilitas toilet di TEFA Pengolahan.  

 

        TEFA 3.jpg

Gambar 3 Perbaikan toilet di TEFA Pengolahan. (a) Kondisi toilet sebelum perbaikan; (b) Proses perbaikan toilet; (c) Kondisi toilet setelah perbaikan

 

Pada 17 November 2019 dilakukan pembuatan jalur masuk di bagian depan TEFA Mesin.

 

         TEFA 4.jpg

Gambar 4 Pembuatan jalur masuk di bagian depan TEFA Mesin. (a) Tahap awal (b) Tahap akhir

MrRoSe   14 Januari 2020   Dilihat : 1144



Artikel Terkait: