Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI RISET BUDIDAYA IKAN HIAS
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
PENELITI BRBIH AJARKAN MAGGOT PADA 10 NEGARA DI FORUM INTERNASIONAL

Dr. Melta Rini, Peneliti dari Balai Riset Budiaya Ikan Hias (BRBIH) menjadi pengajar utama pada acara Internasional Training on Aquaculture and Processing Techniques for African and Middle East Countries. Acara yang diikuti oleh peserta dari 10 negara ini diadakan di Jakarta dan Tegal pada 22-25 Juli 2019.

Kegaiatan Internasional Training on Aquaculture and Processing Techniques for African and Middle East Countries ini dibuka langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pujiastuti yang bertempat di BallRoom GMB III dan didampingi oleh Sekjen KKP Bapak Nilanto. Hadir juga pada acara pembukaan Pejabat dari Kementerian Luar Negeri Mari Elka Pangestu dan Hasan Wirayuda serta  Duta Besar negara-negara peserta training .

Acara ini terdiri dari beberapa bidang, khusus bidang aquakultur training internasional ini diikuti oleh 10 negara diantaranya Algeria, Egypt, Madagascar, Mauritius, Morocco, Namibia, South Africa, Sudan, Tanzania, dan Tunisia. Selain Dr. Melta Rini Fahmi (Peneliti BRBIH) yang menyampaikan materi tentang “Bioconversion of Organic waste by using BSF Larvae for Aquafeed Shortage” atau yang umum dikenal dengan Biokonversi menggunakan Maggot juga terdapat dua pengajar utama lainnya yaitu Prof. Dr Rudi Gustiano (Peneliti BPPBAT) yang menyampaikan materi “Bogor Enhanced Strain Tilapia (BEST)” dan Rika Putri, M.P dengan materinya yang berjudul “Yumina and Bumina Cultivation Practice”

Pelatihan dimulai pada tanggal 23 Juli di Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan, Tegal. Untuk Materi Bioconversi berlangsung selama 2 hari tanggal 24-25 Juli 2019. Hari pertama pelatihan diisi dengan topik  1.  Bioconversion as new concept for protein sources of fish feed dan 2. Biology and Domestication of Black Soldier Fly Larvae (Magot) dilanjutkan dengan praktek budidaya magot dan pemanfaatan magot sebagai pakan ikan, pada kesempatan ini ikan yang digunakan adalah ikan Koi.

Hari kedua pelatihan yang diberikan adalah 3. Rearing and fattening BSF larvae (Magot) dan 4. Nutritional characteristic of BSF Larvae and Fish feed based on insect protein (BSF Larvae). Peserta yang hadir sangat antusias dengan materi yang diberikan, mengingat masalah pakan ikan juga menjadi permasalah besar industri budidaya ikan di negara mereka, disamping itu keberadaan sampah juga mejadi permalasahan karena belum ada teknologi yang memberikan nilai ekonomis tinggi. Diskusi semakin menarik dengan kehadiran mitra BRBIH dari pihak industri yaitu PT BSI (Biomag Sinergi Internasional) yakni Pandudamai Taufik. M.Sc yang menjelasakn aktifitas industri magot dan inovasi-inovasi yang akan dikembangkan dengan BRBIH.

Sebagai pengajar utama Dr. Melta Rini menyampaikan harapan pertemuan tidak hanya berakhir pada training ini, tapi dapat dilanjutkan dengan kerjasama dimasa yang akan datang, dan harapan ini disambut baik oleh semua peserta.

Sawung   26 Juli 2019   Dilihat : 1052



Artikel Terkait: