Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI PELATIHAN DAN PENYULUHAN PERIKANAN BANYUWANGI
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
TINGKATKAN NILAI EKONOMI MASYARAKAT KP MELALUI PELATIHAN

Banyuwangi [21/2] - Balai Latluh Perikanan Banyuwangi sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadi wadah dalam melaksanakan kegiatan bimbingan serta pelatihan teknis dan manajerial perikanan. Guna mewujudkan peningkatan kompetensi kerja dan peningkatan taraf nilai ekonomi masyarakat kelautan perikanan maka Balai Latluh Perikanan Banyuwangi terus berusaha dalam menyelenggarakan pelatihan dibidang kelautan dan perikanan yang dibutuhkan masyarakat.

 

Balai Latluh Perikanan Banyuwangi dengan mantap mendukung program-program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan menyelenggarakan 6 (enam) kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di 2 (dua) provinsi dari tanggal 19 sampai dengan 23 Februari 2018, diantaranya sebagai berikut :

  1. Pelatihan Pembesaran Ikan Lele di Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat
  2. Pelatihan Budidaya Rumput Laut di Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat
  3. Pelatihan Pembuatan Garam dengan Sistem Buka Tutup di Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat
  4. Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Buatan di Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur
  5. Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Buatan di Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur
  6. Pelatihan Pembuatan Garam dengan Sistem Buka Tutup di Kabupaten Sampang Provinsi Jawa Timur

 

 Teknologi, metoda dan teknik yang tepat diperkenalkan kepada peserta latih sehingga peserta dapat lebih memahami cara dan metode yang sesuai dalam mendukung kegiatan usaha yang selanjutnya akan terus dikembangkan. Sehingga besar harapan dari pelatihan tersebut dapat mendukung dalam peningkatan nilai ekonomi peserta latih atau masyarakat kelautan dan perikanan.

 

Metode baru yang diperkenalkan dalam pelatihan tersebut salah satunya adalah Pelatihan Pembuatan Garam dengan Sistem Buka Tutup (On/Off). Sebagian besar masyarakat petambak garam masih menggunakan sistem secara tradisional. Keunggulan dari teknologi menggunakan meja garam On Off panas dalam ruangan akan terjaga pada saat malam hari sehingga panen garam semakin cepat, serta penggunaan plastik geothermal berupa plastik UV (Ultra Violet) dan plastik HDPE (High Density Poly Etilen) dapat menstabilkan dan meratakan panas matahari yang membuat garam lebih berkualitas ketika saat hujan terjadi, sehingga produksi garam dapat dilakukan sepanjang waktu pada musim hujan dan kemarau.

 

Begitu pula dengan peserta latih ex penangkap benih lobster yang berada di Lombok Barat. Peserta latih diperkenalkan cara budidaya pembesaran ikan lele yang memang menjadi salah satu potensi besar sebagai peluang usaha di Kabupaten Lombok Barat. Apresiasi dan antusias peserta dalam mengikuti pelatihan ini sangat luar biasa. Pelatihan tersebut nantinya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi budidaya serta dapat mewujudkan pengelolaan sumberdaya perikanan secara berkelanjutan dan mampu mewujudkan masyarakat kelautan dan perikanan yang sejahtera, maju dan mandiri.

 

 

Admin BPPP Banyuwangi   21 Februari 2018   Dilihat : 928



Artikel Terkait: