Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI BESAR RISET PENGOLAHAN PRODUK DAN BIOTEKNOLOGI KELAUTAN DAN PERIKANAN
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
Pelatihan penghitungan Angka Konsumi Ikan (AKI) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN), Kabupaten Tanah Bumbu

 

Salah satu tindak lanjut implementasi kerjasama Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan (BBRP2BKP) dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu diwujudkan melalui Pelatihan penghitungan AKI (Angka Konsumsi Ikan) dan NTN (Nilai Tukar Nelayan).

 

Tingkat konsumsi ikan atau sekarang dikenal dengan angka konsumsi ikan merupakan tingkat konsumsi masyarakat Indonesia terhadap komoditas ikan yang dikonversi dalam satuan kg per-kapita per-tahun. Angka konsumsi ikan merupakan salah satu indikator penting yang dapat digunakan untuk mengetahui besarnya kebutuhan ikan di dalam negeri, serta menjadi bahan dalam membuat perencanaan dan penetapan kebijakan suatu wilayah dalam pengelolaan perikanan. Sedangkan Nilai Tukar Nelayan merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengetahui kemampuan tukar ikan hasil tangkapan terhadap barang/jasa yang diperlukan untuk kebutuhan produksi maupun kebutuhan konsumsi rumah tangga. Sehingga nilai ini sering digunakan sebagai indikator penting untuk mengukur tingkat kesejateraan nelayan.

 

Kegiatan Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari, dari tanggal 27 s.d. 28 Mei 2021, berlokasi di Ruang Rapat Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari para penyuluh Satminkal Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Banyuwangi serta staf Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu. 

 

Pelatihan penghitungan AKI dan NTN dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Yulian Herawati. Dalam sambutannya Yulian menyampaikan harapannya agar kedepan Dinas Kelautan dan Perikanan dapat melakukan penghitungan nilai AKI dan NTN secara mandiri. Terkait dengan harapannya tersebut, Yulian sangat mengapresiasi dukungan dari Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan yang telah menugaskan penelitinya untuk memberikan pelatihan.

 

Dalam sesi penyampaian materi, Singgih Wibowo, peneliti dari BBRP2BKP, memberikan pengenalan dan pemahaman tentang AKI yang diikuti dengan simulasi cara penghitungan menggunakan data SUSENAS. Selanjutnya Rizki Aprilian, peneliti dari BBRSEKP, menyampaikan materi tentang NTN yang juga diikuti dengan simulasi penghitungan menggunakan Diagram Timbang dari data SUSENAS dan Data Harga Pedesaan Badan Pusat Statistik.

 

Diharapkan melalui pelatihan ini, baik penyuluh maupun staf Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, memperoleh bekal yang cukup untuk memahami dan memiliki pengalaman dalam melakukan pengukuran angka konsumsi ikan dan nilai tukar nelayan secara mandiri.

 

      

Erki Herdian   01 Juni 2021   Dilihat : 681



Artikel Terkait: