Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI BESAR RISET BUDIDAYA LAUT DAN PENYULUHAN PERIKANAN
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
PANEN ABALON DI PERAIRAN CENINGAN-LEMBONGAN, KECAMATAN NUSA PENIDA, KAB. KLUNGKUNG, BALI

 

Salah satu keberhasilan penerapan hasil riset yang dihasilkan oleh BBRBLPP adalah pengembangan budidaya abalone di perairan Ceningan-Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Kegiatan panen Abalon yang dilakukan pada Sabtu (11/12/2021) ini secara langsung di hadiri oleh Bupati Klungkung Nyoman Suwirta yang didampingi oleh Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, Dewa Suweta Negara, Plt. Kepala BBRBLPP, Ir. Ibnu Rusdi, MP dan I Gusti Ngurah Permana, MP (peneliti komoditas abalone) serta penyuluh wilayah kerja Nusa Penida. Kegiatan panen ini merupakan bentuk Kerjasama yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung dengan melibatkan inovasi teknologi yang dihasilkan BBRBLPP dalam budidaya abalone. Kegiatan ini telah dimulai pada awal tahun melalui proses inisiasi, survey kelayakan lahan budidaya oleh tim peneliti BBRBLPP dan penebaran benih abalone di alam dalam beberapa segmentasi ukuran. Selain sebagai upaya mengenalkan abalone dimasyarakat Kabupaten Klungkung, kegiatan budidaya abalone ini juga sebagai pengenalan usaha alternatife bagi masyarakat di Nusa Penida Klungkung, disamping usaha utama sebagai daerah wisata juga pusat budidaya rumput laut. Mengingat potensi rumput laut dan pakan utama abalone juga berbasis rumput laut (jenis tertentu) diharapkan budidaya abalone dapat berhasil. Kegiatan panen abalone ini melibatkan pelaku utama/kelompok nelayan setempat yang didampingi oleh penyuluh perikanan yang ditugaskan juga oleh BBRBLPP. Setelah masa pemeliharaan di alam selama lebih kurang 4 bulan, benih abalone segmen ukuran 4-5 cm saat penebaran menjadi sekitar 25-30g dan dapat dikonsumsi.Selain abalon terdapat komoditas lokal yang terdapat di perairan setempat yang memiliki potensi dikembangkan karena secara turun temurun dikonsumsi di daerah Ceningan, Lembongan, namun belum bisa dibudidayakan. Harapan kedepannya spesies ini bisa diteliti oleh peneliti BBRBLPP sehingga bisa dikembangkan. Dalam kegiatan ini Bupati klungkung menyampaikan bahwa kegiatan panen abalone hari ini sebagai media untuk menunjukkan dan mengenalkan kepada masyarakat tentang spesias abalone sehingga kedepannya dapat di budidayakan tidak hanya dilaut tetapi juga dalam media budidaya dengan sistem tertutup di dalam bak budidaya. Selain itu, aplikasi pengembangan budidaya abalon di Nusa Penida diharapkan dapat menghasilkan produk perikanan untuk dapat memenuhi kebutuhan seafood dari budidaya sendiri dan ditujukan untuk keperluan konsumsi lokal maupun wisata sehingga tidak perlu mendatangkan dari luar. Keberhasilan dalam budidaya abalon ini juga diharapkan akan menambah variasi menu seafood yang sudah ada saat ini dan menjadi menu favorit baru di Nusa Penida selain dari kepiting, Udang dan Ikan.

 

Sementara Plt Kepala Balai menyampaikan bahwa potensi pengembanga sumberdaya perikanan yang ada di Klungkung sangat besar yang didukung dengan kualitas air cukup bagus dalam mendukung budidaya laut. Potensi perikanan yang ada di Nusa Penida apabila dikelola dengan baik memiliki peluang yang cukup besar khususnya dalam budidaya abalone. Dalam kesempatan ini juga disampaikan bahwa BBRBLPP siap membantu dalam pengembangan budidaya laut di Lembongan dengan dukungan dari  peneliti dan penyuluh yang ada di Kabupaten Klungkung

 

Masiani   11 Desember 2021   Dilihat : 290



Artikel Terkait: