Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI BESAR RISET BUDIDAYA LAUT DAN PENYULUHAN PERIKANAN
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
SOSIALISASI SUSTAINABLE OCEAN ECONOMIC, KEPALA BRSDM KP BERKUNJUNG KE BALAI BESAR RISET BUDIDAYA LAUT DAN PENYULUHAN PERIKANAN (BBRBLPP)

Potensi pengembangan budidaya laut di Indonesia sangat besar. Selain wilayah perairan yang sangat luas juga banyak potensi-potensi yang dikembangkan dengan memanfatkan beberapa sarana yang saat ini ada di perairan Indonesia. Optimalisasi Pengembangan dan pemanfaatan wilayah laut Indonesia ini diperkirakan mampu dalam peningkatan perekonomian  di masyarakatt, daerah dan nasional.

Dalam uapaya sosialisasi terkait pengembangan kegiatan perikanan dan kelautan, pada tanggal 12 Desember 2020, Kepala Badan Riset Sumberdaya Manusia dan Kelautan Perikanan (BRSDM KP) Bapak  Prof. Ir. R. SjariefWidjaja, Ph.D melakukan kunjungan kerja ke BBRBLPP. Dalam kunjungan ini Ka BRSDM KP didampingi Kepala Pusat Riset Kelautan Bapak Dr I Nyoman Radiarta, Kepala Bidang Riset Perikanan Budidaya Agus Cahyadi, M.Si yang dalam hal ini mewakili Plt. Kepala Pusat Riset Perikanan, Kepala BROL Bapak DrTeja Arief Wibawa, S.Pi, M.Si. Kunjungan ini  diterima secara langsung oleh Kepala Balai  BBRBLPP Bapak Bambang Suanto, M.Si didampingi oleh pejabat strutural, koordiantor Kelompok Pelayanan Teknis Sarana dan Penyuluhan, Koordinator Kelompok Tata Usaha,  subkoordinator Kerjasama dan pelayanan Riset, Sub Kkoordinator Sarana, Sub Koordinator Program dan Anggaran, Sub Koordinator Monev, dan Sub Koordinator Kepegawiaan serta perwakilan kelompok peneliti komoditas . Sementara Peneliti BBRBLPP mengikuti secara daring.

Kunjungan KA BRSDMKP ini merupakan kunjungan  dalam rangka sosialisasi tentang  Sustainable Ocean Economic dan pengarahan serta pemantaun kegiatan di BBRBLPP.

 

SUSTAINABLE OCEAN ECONOMIC

Sustainable Ocean Economic merupakan  gerakan bersama utk membangun solidaritas internasional yang dideklarasikan oleh 14 negara dunia. Adapun 14 Negara yang mendeklarasikan Sustainable Ocean Economic  yaitu : Australia,Canada,Chile,Fiji,Ghana,Indonesia,Jamaica,Japan,Kenya,Mexico,Namibia,Norway,Palau,Portugal

Deklarasi  ini merupakan kesepaktan yang dinamakan deklarasi Transformation for A Sustainable Ocean Economy sebagai bentuk gerakan bersama untuk membangun solidaritas internasional  dalam upaya untuk menjaga kelestarian laut duni mengingat saat ini banyak faktor yang mengancam keberlanjutan dalam pengelolaan kelautan dii antaranya polusi, penangkapan ikan secara berlebihan (over fishing), dan perubahan iklim. Deklarasi ini merupakan salah satu betuk dokumen rencana aksi yang dengan visi:

Protection yaitu terkait tentang  bagaiman laut itu bisa  dilindungi

Production yaitu terkait bagaimana laut dikembangkan mjd area produksi yang efisien

prosperty  yaitu bagaimana laut mampu menjadi sumber kesejahteraan bagi masyaakat

Dalam visi ini didukung dengan komponen-komponen yang terdiri dari lima komponen utama yaitu kesehatan laut (ocean health), kekayaan laut (ocean wealth), pengetahuan laut (ocean knowledge), dan keuangan laut (ocean finance)

PEMETAAN

Luasnya wilayah perairan  laut di Indonesia berserta potensi yang beraneka ragam maka dalam upaya pemanfaatan dan pengembangan kegiatan perikanan perlu dibentuk dan dianalisa mengenai zonasi-zonasi perikanan. Terbentuknya pemetaan zonasi maka akan dapat mengetahui potensi-potensi di masing-masing daerah sehingga mempermudah pengelompokan. Di tahun 2024  diharapkan  sudah ada maps overlys. Dengan adanya maps Overlays/ pemetaan potensi perairan di Indonesia in maka akan dapat menentukan wilayah-wilayah untuk pengembangan perikanan budidaya laut, komoditas yang cocok,

 

Seperti diketahui sampai saat ini  perikanan budidaya  laut belum  ada masterplan, sehingga kedepannya perlu membuat roadmap untuk dikembangkan budidaya laut sehingga bisa menentukan titik mana saja bisa dimanfaakan untuk perikanan laut dan komoditas yang cocok. Dengan masterplan ini bisa memetakan sesuai dengan zonasi propinsi yang bisa dikembangkan untuk buiddaya perikanan laut serta menetukan komoditas pada lokasi yang ditetapkan. Selain itu juga bisa mengetahui dan  menentukan Sumberdaya  yang dibutuhkan dan nilai investasinya.

RISET UNTUK PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Dalam Kesempata ini Ka BRSDM KP juga memberikan himbauan kepada para peneliti dimana riset yang dilakukan oleh peneliti sudah saatnya tidak hanya  berkonsentrasi untuk kegiatan  penelitian individu  (Angka kredit) tetapi  riset yang melekat untuk ekonomi menuju pertumbuhan ekonomi regional propinsi,nasional  dan riset yang mampu berkontribusi untuk  kesejahateraan masyarakat.

PERESMIAN PELATARAN

Dalam kesempatan ini Ka BRSDMKP meresmikan sekaligus meninjau salah satu bangunan BBRBLPP yaitu bangunan pelataran yang berlokasi di tepi pantai Gondol

Masiani   12 Desember 2020   Dilihat : 139



Artikel Terkait: