Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BALAI BESAR RISET BUDIDAYA LAUT DAN PENYULUHAN PERIKANAN
BADAN RISET DAN SDM KELAUTAN DAN PERIKANAN
Kilas Berita  
PENINGKATAN KOMPETENSI DALAM PENGELOLAAN INFROMASI HUMAS BBRBLPP MENGIKUTI WORKSHOP KEHUMASAN LINGKUP BRSDMKP

Perkembangan teknologi informasi yang ada  saat ini menjadikan informasi merupakan sesuatu hal yang sangat penting. Hal ini disebabkan karena informasi mampu mempengaruhi berbagai aspek dalam kehidupan Teknologi informasi yang berkembang sangat pesat ini memunculkan suatu fenomena dimana informasi-informasi sangat mudah disebarkan, mudah diakses dan muncul juga berbagai sumber informasi yang tentunya mampu menyediakan beragam informasi. Sumber-sumber informasi bersaing untuk menjadi sumber informasi yang terpercaya yang banyak diminati oleh pencari informasi.Dalam persaingan sumber informasi ini, yang paling memegang peranan penting dalam keberhasilan menyampaikan informasi adalah terkait pengemasan informasi yang ingin disampaikan. Pengemasan informasi memiliki peranan yang sangat penting sebagai upaya informasi yang ingin disampaikan mudah dicari, mudah dipahami, mudah disampaikan kembali.

Dalam upaya peningkatan kompetansi kehumasan di BBRBLPP, tim kehumasan BBRBLPP mengikuti kegiatan workshop Kehumasan lingkup BRSDM KP yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 10-13 Maret 2020 di Gedung Mina Bahari II Jakarta Pusat. Workshop diikuti oleh 89 peserta dari 49 UPT lingkup BRSDMKP. Kegiatan ini tentunya merupakan kegiatan penting karena mengingat Humas merupakan ujung tombak pengelolaan informasi dalam organisasi.  Informasi informasi yang disampaikan oleh organiasi diharapkan mampu membangun kepercayaan masyarkat kepada suatu organisasi sehingga masyarakat diharapkan mampu berpartisipasi untuk memajukan organisasi tersebut. Sebagai bagian terdepan dalam pengelolaan informasi, Humas diharapkan mampu mengelola dan menyampaikan informasi yang baik. Salah satu faktor utama untuk terciptanya infomasi yang baik dibutuhkan tim humas yang berkualitas. Seperti yang diungkapkan oleh Bapak Hadi Soesmono dalam sambutannya menyatakan bahwa pesan akan tersampaikan dengan baik apabila didukung oleh profesionalisme pengelola informasi (Humas) dan teknologi yang digunakan.

Kehumasan dalam organsisasi kepemerintahan

Dalam suatu organisasi khususnya dipemerintahan informasi-informasi dikelola oleh bagian yang disebut dengan Humas. Dalam instansi pemerintaha Humas memiliki peran sebagai, penggali/pengumpul informasi, pengolah/pengemas informasi, penyebar informasi serta pengelola timbal balik dari informasi yang disampaikan. Seperti yang disampaikan oleh Ibu Galuh Pangestu dalam materi Public Sector Communication tentang Government Public Sector Communication bahwa Humas  dalam pemerintah dituntut untuk dapat melakukan komunikasi dengan membuat konten-konten unggul di tengah jutaan konten kreatif yang dinamis serta mampu menyampaikan informasi-informasi yang mampu memberikan nilai-nilai nyata kepada masyarakat sehingga mampu membangun trust/kepercayaan kepada masyarakat. Dengan adanya trust ini akan mampu membangun jiwa partisipasi masyarakat dalam membangun organiasasi. Hal terpenting yang perlu diperhatikan oleh humas dalam penyampaian informasi tentang organisasinya yaitu tentang Brand Activation  dari organisasinya sehingga masyarakat dengan mudah memahami visi misinya.

Sosial Media Management

Sebagai penyelenggara kegiatan informasi, Humas harus memiliki kemampuan dalam mengelola media yang akan digunakan dalam menyampaikan informasinya sehingga informasi yang ingin disampaikan dengan mudah dan cepat dapat diakses oleh masyarakat.  Menurut pemateri Ibu Swiny Adestika bahwa Pengelolaan media social sangat erat kaitannya dnegan pengelolaan citra lembaga. Pembuatan konten dan gaya Bahasa diharapkan mampu mencitrakan Lembaga, namun tetap sesuai dengan target khalayak pengguna media social sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat dengan mudah diterima oleh masysrakat pengguna. Dalam management media sosial  ada beberapa yang harus dilakukan oleh humas dalam memilih media social yaitu: a) Riset yaitu melakukan riset terkait media sosial yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, b). Stackholdermapping, c). Analisa Trend Medsos, d). Analisa Trend konten, e). Kolaborasi, dan f). pemahaman waktu waktu terbaik dari masing-masing media social. Selain itu hal terpenting juga adalah pengemasan informasi/konten sehingga menarik pembaca serta kekinian dari berita yang disampaikan mengingat setiap media social memilki karakteristik dan pembaca yang berbeda

Analisis Media Sosial

Banyaknya Informasi yang tersedia dengan beragama media saat ini membutuhkan kejelian bagian humas dalam menetukan informasi yang akan disampaikan melalui media social. Humas perlu memiliki kemampuan dalam analisa terhadap media social sehingga informasi yang disampaikan tepat sasaran dan tercapai tujuannya serta mampu memanfaatkan informasi-informasi yang ada.  Menurut Ika K Idris  ada beberapa hal yang bisa dianalisa untuk menganalisa social media diantaranya konten misalnya topik yang banyak diperbincangkan public, topik yang sering di sampaikan public/intensitas suatu topik. Untuk Analisa media social dapat menggunakan dengan melhat tren media social yang paling banyak digunakan oleh masyarakat. Sementara untuk konten dapat dilakukan dengan metode analityc text dimana alah satu aplikasi yang digunakan adalah anatlytic dan voyanttools

Mobile Journalism

Perkembangan teknologi saat ini sudah menyediakan berbagai sarana untuk pengolahan informasi sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat menarik pembaca. Selain beragam juga menyediakan  berbagai kecanggihan. Saat ini media pengolahan informasi sudah sangat mudah dioperasikan dan mudah di bawa kemana-mana sehingga sangat membantu dalam pengumpulan dan pengolahan informasi. Salah satu contohnya adalah perkembangan smartphone dan fitur-fiturnya. Perkembangan teknologi ini sudah merubah bentuk dan teknik dalam peliputan suatu berita. Mobil Journalism merupakan teknik terbaru dalam pemanfaatan teknologi dalam pengolahan informasi dimana para peliput infomrasi hanya menggunakan sebuah smartphone dalam mengumpulkan, mengolah dan menyebarkan informasi. Pemanfaatan smartphone ini karena pada saat ini banyak smartphone yang mampu menyediakan berbagai fitur yang dibutuhkan oleh pengelola informasi. Salah satu bagian misalnya dalam penyediaan kamera yang ada di smartphone yang sudah hampir sama dengan kamera-kamera khusus . Hal ini tentunya sangat membantu para peliput informasi dalam merekam setiap kejadian yang bisa digunakan sebagai informasi. Menurut Riki Danu seorang founder Mobie Journalism mengatakan bahwa kamera pada smartphone saat ini sudah memiliki kualitas dan potensi  untuk membuat konten berita yang baik sehingga bisa digunakan untuk merekam peristiwa dan mengolahnya menjadi berita/informasi. Selain itu Pengolahan konten juga bisa langsung dilakukan pada smartphone dengan sebuah aplikasi sehingga bisa mempemudan dan mempercepat pengemasan konten informasi/berita. Salah satu aplikasi yang bisa digunakan adalah aplikasi Kinemaster. Kinemaster dapat digunakan untuk mengolah foto dan video sehingga pembuat berita dapat merangkai berbagi kegiatan atau peristiwa menjadi sebuah informasi yang lengkap dan terupdate.

Masiani   13 Maret 2020   Dilihat : 44



Artikel Terkait: