Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

STASIUN KIPM PANGKAL PINANG
BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN
×

KKP

Kilas Berita  

ISO/IEC 17025:2017 – Standar Uji dan Kalibrasi Laboratorium


ISO / IEC 17025: 2017 merupakan standar ISO yang digunakan oleh Laboratorium yang merupakan persyaratan umum untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Di sebagian negara-negara besar, ISO/IEC 17025 adalah standar akreditasi untuk dianggap kompeten secara teknis. Dalam banyak kasus, pemasok dan pihak berwenang tidak akan menerima pengujian atau kalibrasi hasil dari laboratorium yang tidak terakreditasi. Pada mulanya ISO / IEC 17025 dikeluarkan oleh Lembaga Standarisasi Internasional pada tahun 1999. Dibandingkan dengan seri ISO 9000 standar, ISO / IEC 17025 lebih spesifik dalam persyaratan kompetensi yang berlaku secara langsung kepada organisasi yang memiliki laboratorium pengujian dan kalibrasi.

Keuntungan dalam penerapan ISO / IEC 17025: 2017, antara lain :

  1. Menyatukan semua sistem manajemen mutu laboratorium;
  2. Memberikan dan mempromosikan pengakuan formal sebagai laboratorium penguji yang kompeten;
  3. Meningkatkan citra dan reputasi laboratorium penguji yang dapat dijadikan rujukan;
  4. Meningkatkan kualitas konsistensi data dari hasil pengujian;
  5. Pengakuan terhadap data hasil pengujian baik dari dalam maupun luar negeri;
  6. Menghindari penggandaan pengujian sehingga dapat mengurangi limbah laboratorium;
  7. Memudahkan kerjasama antar laboratorium dan atau antar instansi dalam tukar menukar informasi, pengalaman dan standar dan prosedurnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional Nomor 329/3.a.1/LAB/03/2022, maka KAN telah memutuskan untuk memberikan reakreditasi kepada Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Pangkalpinang sebagai Laboratorium Penguji dengan nomor akreditasi LP-683-IDN. Masa akreditasi berlaku 5 (lima) tahun dari tanggal 16 Maret 2022 – 20 Februari 2027.

Ruang lingkup pengujian yang diakreditasi sebanyak 12 (dua belas) ruang lingkup, antara lain:

  1. Anisakis sp,
  2. White Spot Syndrome Virus (WSSV),
  3. Infectious Myonecrosis Virus (IMNV),
  4. Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease / Early Mortality Syndrome (AHPND/EMS) TOXIN 1,
  5. Viral Nervous Necrosis (VNN),
  6. Megalocytivirus
  7. Salmonella,
  8. Sensori (organoleptik), 
  9. Formalin,
  10. Angka Lempeng Total,
  11. Escherichia coli, dan
  12. Vibrio parahaemolyticus