Indonesia   |   English  
Saran Dan Pengaduan

BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN
Kilas Berita  
Penandatanganan PKS dengan AP II, KKP Genjot Peningkatan Ekonomi Perikanan di Daerah

JAKARTA (31/12) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT Angkasa Pura II menyepakati kerjasama dalam peningkatan ekspor komoditas kelautan dan perikanan Indonesia. Adapun ruang lingkup Perjanjian Kerja Sama (PKS) kedua lembaga ini meliputi, koordinasi pemeriksaan dan lalu lintas ikan dan hasil perikanan.

Selain itu, kedua lembaga juga sepakat untuk melakukan pertukaran data dan informasi serta peningkatan kompetensi petugas teknis.

"Kita berkomitmen dalam kerja sama fasilitasi perdagangan ikan dan hasil perikanan," kata Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina usai melakukan rapat kerjasama dengan AP II, di Jakarta, Jumat (31/12/2021).

Rina mengungkapkan, perjanjian kerja sama yang berlaku 2 tahun ini juga terbuka untuk eksportasi melalui rute langsung (direct call) di 18 bandara di wilayah barat. Dia memastikan, di 18 lokasi bandara tersebut terdapat unit pelaksana teknis (UPT) yang siap berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan di daerah.

"Kerjasama ini sangat berkaitan dengan peningkatan ekonomi perikanan di wilayah terkait," ujarnya.

Melalui direct call, Rina berharap biaya operasional eksportir jadi lebih efisien. Terlebih direct call memangkas biaya operasional hingga 50 % serta mampu menjaga sekaligus mempertahankan kualitas komoditas perikanan.

"Tingkat kematian ikan yang diekspor jadi turun, karena waktu tempuh lebih singkat," jelas Rina.

Sementara Direktur Utama PT AP II, Muhammad Awaluddin menyebut direct call menciptakan efektivitas laju transportasi udara serta memacu produktivitas wilayah-wilayah sentra produksi perikanan. Dampaknya tentu ke peningkatan devisa negara.

"Kita berharap dengan kerjasama ini koordinasi dan kapasitas sumber daya manusia dalam rangka pengawasan pemeriksaan lalu lintas ikan dan hasil perikanan semakin meningkat," terang Awaluddin.

Sebagai informasi, sejak 23 Juli 2020, KKP juga melakukan kerjasama dengan PT. Angkasa Pura I (Persero). Kerjasama ini berlaku 3 tahun.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut akan menggenjot produktivitas sektor perikanan budidaya di Indonesia. Peningkatan produksi salah satunya bertujuan untuk memenuhi target ekspor, khususnya untuk komoditas perikanan budidaya.

Dua program terobosan juga telah disiapkan yakni pengembangan perikanan budidaya berbasis pada ekspor dengan komoditas unggulan di pasar global serta pembangunan kampung perikanan budidaya berbasis kearifan lokal.

HUMAS BKIPM

BKIPM   31 Desember 2021   Dilihat : 475



Artikel Terkait: